Disediakan Pemerintah, Penampungan Air di Taman Wiyata Bahari Sampang Hilang Dicuri

- Admin

Selasa, 8 Desember 2020

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SAMPANG, SUARABANGSA.co.id — Taman sejatinya menjadi tempat yang aman dan nyaman untuk warga. Tapi mungkin agak sedikit berbeda dengan Taman Wiyata Bahari yang terletak di Jalan Imam Bonjol, Kelurahan Dalpenang, Kecamatan Sampang, Kabupaten Sampang.

Taman ini sangat sepi, jarang warga yang datang. Kalau malam lampu juga temaram dan sepertinya menjadi lokasi target favorit bagi pelaku pencurian alat penampung air atau profil tank.

Bagaimana tidak, satu-satunya alat penampung air yang di sediakan untuk para pengunjung taman tersebut malah hilang diangkut orang tak dikenal.

Baca Juga:  Pendapatan Merosot, Pedagang Sembako di Torjun Sampang Mengeluh

Kabid Konservasi, Rehabilitasi, Lingkungan dan Pertamanan DLH Kabupaten Sampang Imam Irawan, saat dikonfirmasi suarabangsa.co.id, Selasa (8/12/2020) membenarkan hilangnya penampungan air tersebut.

“Iya benar, penampungan air (profil tank) lenyap dicuri orang yang tak bertanggungjawab. Harusnya, fasilitas yang disediakan pemerintah itu perlu dijaga bersama,” katanya.

Imam Irawan menyayangkan peristiwa hilangnya penampungan air tersebut, karena fasilitas itu untuk kepentingan masyarakat umum.

“Kami sangat prihatin atas pencurian ini, mengingat tandon air ini merupakan fasilitas publik yang seharusnya dijaga karena peruntukannya juga untuk masyarakat. Apalagi tandon tersebut cukup besar pastinya akan sulit jika dibawa sendirian,” sesalnya.

Baca Juga:  Diduga Belok Mendadak, Seorang Pemuda Tewas Ditabrak Minibus di Jalan Raya Jrengik Sampang

Irawan pun mengajak semua elemen masyarakat ikut berperan aktif menjaga kelestarian taman di Sampang. Setidaknya, tidak mengotori atau sengaja merusak fasilitas yang ada.

“Fasilitas itu disediakan pemerintah untuk kepentingan bersama. Karena itu, pemeliharaan dan perawatannya harus dilakukan bersama,” harapnya.

Menurut Irawan, ditengah rasionalisasi anggaran guna menangani pandemi virus corona, pihaknya sudah berupaya mengusulkan anggaran untuk taman. Yakni untuk honor para Penjaga Polisi Taman.

“Kami sudah mengajukan anggaran khusus untuk para penjaga polisi taman ini. Dan waktu nya pun sudah kami bagi, ada yang jaga pagi, sore dan juga jaga malam,” tandasnya.

Baca Juga:  Begini Kronologi Pria Pengidap Gangguan Jiwa di Sampang yang Mengamuk hingga Lukai Orang Tua Kandung

“Kemarin, kami juga sudah meminta bantuan ke Satpol PP untuk bantu-bantu jaga malam, tapi katanya Satpol PP kekurangan personel. Repot saya,” timpalnya.

Berita Terkait

Tukang Sapu SPBU Glagahwangi Bojonegoro yang Pernah Viral Kena PHK, Dituduh Gelapkan Uang Perusahaan
Koperasi Desa Merah Putih Desa Ngampel, Utamakan Pengurus dan Pengelola Warga Lokal
Bupati Bojonegoro Dampingi Wakil Panglima TNI Tinjau Kesiapan Peluncuran KDMP
Sering Jadi Penyebab Laka, Polsek kota dan Damkar Bojonegoro Lakukan Ini
PT BPR Bojonegoro Bungkam Soal Anggaran Konser Rp1,1 Miliar
Warga Manfaatkan Gudang KDKMP Grebegan untuk Senam, Kades: Upaya Meramaikan KDMP ke Depan
Dukung BUMD Pangan Bojonegoro, Eko Wahyudi: Jadi Instrumen Percepatan Asta Cita di Daerah
Perkuat Ketahanan Pangan, Eko Wahyudi Tekankan Sinergi Penyuluh dan Petani di Bojonegoro

Berita Terkait

Rabu, 13 Mei 2026 - 19:05 WIB

Tukang Sapu SPBU Glagahwangi Bojonegoro yang Pernah Viral Kena PHK, Dituduh Gelapkan Uang Perusahaan

Rabu, 13 Mei 2026 - 09:39 WIB

Koperasi Desa Merah Putih Desa Ngampel, Utamakan Pengurus dan Pengelola Warga Lokal

Selasa, 12 Mei 2026 - 19:43 WIB

Bupati Bojonegoro Dampingi Wakil Panglima TNI Tinjau Kesiapan Peluncuran KDMP

Senin, 11 Mei 2026 - 17:50 WIB

Sering Jadi Penyebab Laka, Polsek kota dan Damkar Bojonegoro Lakukan Ini

Sabtu, 9 Mei 2026 - 17:22 WIB

Warga Manfaatkan Gudang KDKMP Grebegan untuk Senam, Kades: Upaya Meramaikan KDMP ke Depan

Sabtu, 9 Mei 2026 - 17:20 WIB

Dukung BUMD Pangan Bojonegoro, Eko Wahyudi: Jadi Instrumen Percepatan Asta Cita di Daerah

Sabtu, 9 Mei 2026 - 14:16 WIB

Perkuat Ketahanan Pangan, Eko Wahyudi Tekankan Sinergi Penyuluh dan Petani di Bojonegoro

Kamis, 7 Mei 2026 - 23:58 WIB

Menguak “Tanah Celengan” di Belun, dari Pengakuan Ahli Waris dan Sikap Kadin PMD “Buang Badan” terkait kasus Belun

Berita Terbaru

Politik

Menjelang Muscab PPP Bojonegoro, Suhu Politik Memanas

Senin, 11 Mei 2026 - 16:27 WIB