Begini Kronologi Pria Pengidap Gangguan Jiwa di Sampang yang Mengamuk hingga Lukai Orang Tua Kandung

- Admin

Sabtu, 23 Oktober 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SAMPANG, SUARABANGSA.co.id — Kronologi pria diduga orang dalam gangguan jiwa (ODGJ) mengamuk di Desa Bulmatet, Kecamatan Karang Penang, Kabupaten Sampang, Madura, Jawa Timur, Jum’at (22/10/2021) kemarin.

Informasi yang didapat kontributor suarabangsa.co.id, korban bernama KH Ilyas (70) dan Ny Supriati (65) keduanya tak lain adalah orang tua kandung dari pelaku yang bernama Fauzan.

Kapolsek Karang Penang Iptu Slamet menuturkan, pelaku tiba-tiba datang mengamuk pada orang tuanya sambil membawa pisau. Ia kemudian menyerang ayah dan ibunya hingga mengalami luka serius.

Baca Juga:  Beredar Kabar Tim BNN Tangkap Pelaku Narkoba di Robatal Sampang

“Awalnya, korban bernama KH Ilyas sedang berada di masjid. Tiba-tiba pelaku menyerang korban dengan menusukkan pisau yang dia bawa,” ujar Iptu Slamet, Sabtu (23/10/2022).

Saat mendengar adanya kejadian itu, warga langsung melaporkan ke pihak Polsek. Polisi dan warga berusaha bernegosiasi dengan pelaku. Saat itu, kata Iptu Slamet, pelaku masih menghunuskan pisaunya ke wajah korban.

“Setelah kita dapat laporan, langsung meluncur ke TKP. Saat itu pelaku memegang pisau yang sudah terhunus. Bapaknya adalah seorang kiai desa,” ungkap Slamet.

Baca Juga:  Bersih, Lapak Pedagang tak Tampak Lagi di Depan Pendopo Bupati Sampang

Menurutnya, aksi bengis pelaku akhirnya bisa dihentikan setelah warga dan polisi berhasil membujuk pelaku agar menyerahkan pisau yang dia bawa.

“Setelah kita negosiasi, akhirnya pelaku bisa di tenangkan. Pelaku ini diduga pengidap gangguan kejiwaan, dulu juga pernah ngamuk tapi gak sampai ada korban,” imbuhnya.

Slamet menjelaskan, jika saat ini kedua korban yang mengalami luka di bagian wajah, tangan dan leher kondisinya sudah stabil dan masih menjalani perawatan intensif di RSUD Sampang.

“Sementara pelaku sudah diamankan di Polres Sampang untuk menjalani proses pemeriksaan,” tandasnya.

Baca Juga:  Jalan Gelap, Motor dan Mobil Suzuki APV di Sampang Adu Banteng

Berita Terkait

DPMD Sumenep Mulai Proses Tahapan Pilkades Serentak 2027
Independensi PWI Dipertanyakan: Rangkap Jabatan BUMN Pengurus PWI Pusat Disorot Tajam
Wisata Sumber Grogolan Bojonegoro Diserbu Ribuan Pengunjung, UMKM Ikut Panen Berkah
Gantikan Night Carnival, Festival Sandur dan Pesta Rakyat Meriahkan HJB ke-349
Plat ‘G 1812 AN’ Nyelonong di Pawai Api Abadi, Kapolres Bojonegoro Buka Suara
Peringati HSN 2026, Bupati Bojonegoro Ajak Santri Kuasai Teknologi Menuju Indonesia Emas
Ketika Barongsai, Reog, dan Polisi Cilik Menyatu dalam Panggung Hari Santri Bojonegoro
DPRD Bojonegoro Sahkan Perda Perlindungan Perempuan dan Anak

Berita Terkait

Senin, 26 Oktober 2026 - 19:01 WIB

DPMD Sumenep Mulai Proses Tahapan Pilkades Serentak 2027

Senin, 26 Oktober 2026 - 18:45 WIB

Independensi PWI Dipertanyakan: Rangkap Jabatan BUMN Pengurus PWI Pusat Disorot Tajam

Minggu, 25 Oktober 2026 - 12:51 WIB

Wisata Sumber Grogolan Bojonegoro Diserbu Ribuan Pengunjung, UMKM Ikut Panen Berkah

Minggu, 25 Oktober 2026 - 11:22 WIB

Gantikan Night Carnival, Festival Sandur dan Pesta Rakyat Meriahkan HJB ke-349

Jumat, 23 Oktober 2026 - 03:28 WIB

Peringati HSN 2026, Bupati Bojonegoro Ajak Santri Kuasai Teknologi Menuju Indonesia Emas

Jumat, 23 Oktober 2026 - 03:24 WIB

Ketika Barongsai, Reog, dan Polisi Cilik Menyatu dalam Panggung Hari Santri Bojonegoro

Kamis, 22 Oktober 2026 - 12:53 WIB

DPRD Bojonegoro Sahkan Perda Perlindungan Perempuan dan Anak

Rabu, 21 Oktober 2026 - 12:03 WIB

BNC 2026 Batal Digelar: Lebih Baik Uang Rakyat untuk Kemiskinan dan Wisata Desa

Berita Terbaru

Daerah

DPMD Sumenep Mulai Proses Tahapan Pilkades Serentak 2027

Senin, 26 Okt 2026 - 19:01 WIB