Bupati Sumenep Dampingi Penerimaan SK Alih Bentuk STIT Al Karimiyah Menjadi Institut

- Admin

Sabtu, 9 Mei 2020

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMENEP, SUARABANGSA.co.id – Bupati Sumenep, KH. Abuya Busyro Karim beserta pihak Yayasan Kariman, resmi menerima Surat Keputusan (SK) atas perubahan alih bentuk Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Al Karamiyah Braji, Gapura, Sumenep, menjadi Institut Kariman Wirayudha (INKADHA), dari Direktur PTKI melalui video conference di Ruang VIP Rumah Dinas Bupati Sumenep, Jum’at (08/05).

Bupati Sumenep, Busyro Karim sangat mengapresiasi terhadap alih bentuk dari sekolah tinggi menjadi Institut yang dilakukan STIT Al Karimiyah, pihaknya mengatakan Yayasan Kariman telah berusaha keras dalam mengembangkan seluruh pendidikan yang ada di bawah naungan Yayasan Kariman.

Baca Juga:  Sopir Mengantuk, Kijang Innova Tabrak Pohon Asam di Jalan Raya Bluto Sumenep

“Kami mengapresiasi perjuangan mati-matian Yayasan Kariman dalam pengembangan pendidikan di lembaga yang ada di naungan Yayasan Kariman, salah satunya, Institut Kariman Wirayudha,” terangnya.

Bupati dua periode tersebut menambahkan, dari proses alih bentuk dari Sekolah Tingggi Ilmu Tarbiyah Al Karimiyyah menjadi Institut Kariman Wirayudha perjuangannya, menurut Busyro Karim tidak mudah, harus ada SDM yang mempuni, serta manajemen modern, dan terutama kekompakan.

Pihaknya berharap, apa yang dilakukan Yayasan Kariman supaya menjadi inspirasi bagi semua pihak dalam mengembangkan lembaga yang ada di Sumenep, menurutnya bahwa di Kabupaten Sumenep sudah banyak beberapa perguruan tinggi.

Baca Juga:  LPM Dialektika INKADHA Sumenep Gelar DJTD untuk Kader 2019-2020

“Ketika menjadi institut, kita ingin menjadi lembaga yang berkwalitas, Intitut Kariman Wirayudha yang berkwalitas,” pungkasnya.

Sementara itu, Ach. Syaiful A’la selaku Pelaksana Tugas (Plt) Rektor INKADHA Sumenep, mengatakan bahwa segala usaha yang sudah disiapkan dari jauh-jauh hari untuk peralihan bentuk sekolah tinggi menjadi Institut, telah memenuhi prosedur sesuai dengan yang dikeluarkan BAN-PT dan Diktis.

Sebagai program lima tahun ke depan, pihaknya akan melakukan banyak hal, diantaranya dalam melakukan penataan SDM, penelitian berbasis prodi, serta penelitian berbasis mata kuliah, yang hal tersebut dilakukan sebagai langkah awal visi misi menjadi kampus berbasis riset di Kabupaten Sumenep.

Baca Juga:  Belum Usai Polemik Larangan Mudik, Para Pimpinan OPD Sumenep Malah Gelar Acara di Luar Kota

“Kita sudah melakukan program lima tahun ke depan termasuk pengembangan mutu di raker kemarin,” ungkapnya.

Lebih jauh, Syaiful A’la berharap, atas capaian yang dilakukan saat ini, hingga suguhan-suguhan INKADHA yang akan dilakukan ke depan, pihaknya optimis lima tahun ke depan INKADHA bisa berubah menjadi Universitas.

“Lima tahun kita menata seperti pencapaian-pencapaian yang kita buat, insyaallah lima tahun lagi kita universitas,” pungkas Syaiful.

Berita Terkait

HUT ke-104 PSHT Bojonegoro: Diikuti Ribuan Anggota, Diapresiasi Bupati dan Ketua Cabang
Morula IVF Surabaya Siapkan Grand Prize IVF Gratis di Acara Future Family Planning
Lautan Penonton NDX AKA di Bojonegoro Tetap Kondusif, Ini Rahasia Pengamanan AKBP Yenni
Dibalik Kemewahan Gelaran Sound Horeg: Warga Bayemgede Buka Bobrok Tata Kelola APBDes
TACO dan Robries Ubah Limbah HPL Menjadi Furniture, Pamerkan di IBT Surabaya 2026
Dinilai Sudutkan Profesi Jurnalis, ASN Kecamatan Malo Berikan Klarifikasi
Warga Bayemgede Bojonegoro Gelar Aksi Demo, Desak Sekdes Dicopot dari Jabatan
Bojonegoro Raih Peringkat Ke-2 Jamsostek Award 2026 Tingkat Provinsi Jawa Timur

Berita Terkait

Senin, 21 September 2026 - 13:24 WIB

Perkuat Sinergi, SMSI Bojonegoro dan Bupati Setyo Wahono Bahas Ekosistem Media Sehat

Kamis, 17 September 2026 - 21:34 WIB

Pemkab Sumenep Dukungan Penuh Rencana Pembangunan KEK Tembakau Madura, Siapkan 30 Hektar

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 15:01 WIB

Produksi Minyak Merosot, Bojonegoro Pacu Pencarian Cadangan Baru di 17 Kecamatan

Kamis, 27 Agustus 2026 - 22:12 WIB

DPRD Sumenep Meminta Pemerintah Daerah Maksimalkan P-APBD Menghasilkan Program Pro Rakyat

Kamis, 27 Agustus 2026 - 06:34 WIB

Puluhan Tahun Tanpa Kepastian, Korban Penggusuran Jembatan Glendeng Bojonegoro Menagih Hak Sertifikat Tanah

Kamis, 27 Agustus 2026 - 06:29 WIB

Ketergantungan Dana Pusat Masih Tinggi, Bupati Setyo Wahono Putar Otak Genjot PAD Bojonegoro

Jumat, 21 Agustus 2026 - 22:10 WIB

Bahas Masalah Transportasi Laut, Bupati Sumenep Perjuangkan Masyarakat Kepulauan ke Kementerian Perhubungan

Rabu, 19 Agustus 2026 - 20:29 WIB

DPRD Sumenep Gelar Paripurna Penyampaian Pandangan Umum Fraksi Terhadap Raperda P-APBD 2026

Berita Terbaru