MWC NU Guluk-guluk Gelar Aksi Bagi-bagi Masker

- Admin

Minggu, 19 April 2020

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMENEP, SUARABANGSA.co.id – Semua unsur masyarakat Sumenep dari daerah perkotaan hingga ke pelosok-pelosok desa melakukan upaya memutus rantai penyebaran Covid-19, upaya tersebut terus dimaksimalkan.

Seperti upaya yang dilakukan Satgas Covid-19 MWC NU Guluk-guluk. Dalam upayanya, mereka turut membagi-bagikan masker kepada para pengendara roda dua dan juga roda empat yang melintas di sejumlah titik di Kecamatan Guluk-guluk.

Tidak luput dari perhatian MWC NU Kecamatan Guluk-guluk, perbatasan Sumenep-Pamekasan di jalur Pragaan-Guluk-guluk, ribuan masker gratis turut dibagikan kepada para pengendara roda empat dan roda dua, juga pada para pemilik warung dan toko serta warga setempat.

Tak lupa juga, tenaga medis yang menjaga posko di perbatasan ikut diberikan masker yang sebagian diantaranya berlogo Nahdlatul Ulama tersebut.

Baca Juga:  Operasi Patuh Semeru 2021, Polres Pamekasan Fokus Ke Konsep Preemtif dan Preventif

Sekretaris MWC NU Guluk-guluk, Syafii Arby mengatakan, kurang lebih ada sekitar 1500 masker yang dibagikan pada kesempatan tersebut. Menurutnya, bahwa aksi bagi-bagi masker itu dilakukan sebagai langkah dan bentuk dukungan atas kebijakan pemerintah dalam rangka memutus mata rantai dari ancaman penularan Covid-19.

“Saat ini kan wajib pakai masker, kalau ada keperluan terpaksa harus keluar rumah. Sedangkan masih banyak warga yang kami jumpai, serta masih banyak masyarakat yang keluar rumah tanpa memakai masker, maka kami melakukan bantuan ini dan kami juga menyediakan bagi yang membutuhkan,” katanya, Minggu 19 April 2020.

Sementara Ketua Satgas Covid-19 MWC NU Guluk-guluk, Hasdani Roi mengaku saat ini sudah waktunya untuk terus waspada dan serius melakukan langkah pencegahan terhadap wabah virus ini. Karena, lanjut dia, pada saat ini di Jawa Timur hanya ada dua kabupaten yang masih berada di zona hijau, salah satunya Kabupaten Sumenep.

Baca Juga:  Bupati Sumenep Gelar Doa Bersama Tukang Becak

“Kami berkewajiban untuk terus menjaga Kabupaten Sumenep tetap di zona hijau, jadi kita harus bersinergi dengan semua elemen masyarakat, membangun kesadaran bersama agar langkah pencegahan ini berjalan efektif,” tuturnya.

Tidak luput juga, Ketua MWC NU Guluk-guluk, KH. Md. Widadi Rahim menegaskan jika Satgas MWC NU Guluk-guluk dibentuk sebagai upaya kepedulian NU dalam mengantisipasi penularan Covid-19.

Lanjut KH. Widadi, tidak hanya ini, namun sudah banyak langkah-langkah yang dilakukan oleh Satgas Covid-19 MWC NU Guluk-guluk dalam memutus penyebaran Covid-19, mulai dari penyemprotan cairan disinfektan ke rumah-rumah warga, melakukan himbauan disejumlah titik hingga penyediaan fasilitas kebersihan.

Baca Juga:  Dua Anak di Sumenep Tenggelam di Sungai DAM Pananggungan Guluk-guluk

“Selain kita berpasrah diri kepada Allah Yang Maha Esa, kami juga berikhtiyar, berusaha dalam rangka pencegahannya. Semoga semua ini ada hikmahnya, serta virus corona ini segera tiada dari Indonesia,” tandasnya.

Sekedar diketahui, dalam aksi bagi-bagi masker yang dilakukan Satgas Covid-19 MWC NU Guluk-guluk, juga ikut membantu badan otonom NU seperti GP Ansor dan Bansernya, IPNU-IPPNU, Lazisnu, KPNU serta sejumlah pihak lain yang terlibat secara ikhlas.

Berita Terkait

Lampu Sorot di Balik Panggung Konser: Menyoal Transparansi Dana Sponsor dan CSR BPR Bank Daerah Bojonegoro
Sengketa TKD Desa Belun Temui Jalan Buntu: Camat Temayang Bungkam, Dinas PMD Sebut Tak Bisa Bergerak Tanpa Dokumen
Wujudkan Asta Cita Melalui Otoda, Pemkab Bojonegoro Raih Prestasi Penyelenggaraan Pemerintahan Terbaik 2025
HUT BPR Bojonegoro Ke-30 Menuai Sorotan: Diduga Tabrak Perda KTR dan Regulasi Sponsor Rokok
Aset Desa Berubah Jadi Milik Pribadi Ahli Waris Pemdes Sebelumnya, Program Koperasi Merah Putih Terancam Layu Sebelum Berkembang
Warga Pamekasan Ini Butuh Uluran Tangan, Hidup Dalam Keterbatasan
Moch Mansur: IPSI Bojonegoro Harus Tegak Lurus pada Aturan, Jangan Terpancing Klaim Sepihak
KDMP di Desa Belun Bojonegoro terganjal dengan SHGB dan SHM, desa Belun terancam tidak punya KDMP

Berita Terkait

Rabu, 29 April 2026 - 19:47 WIB

Lampu Sorot di Balik Panggung Konser: Menyoal Transparansi Dana Sponsor dan CSR BPR Bank Daerah Bojonegoro

Selasa, 28 April 2026 - 12:11 WIB

Sengketa TKD Desa Belun Temui Jalan Buntu: Camat Temayang Bungkam, Dinas PMD Sebut Tak Bisa Bergerak Tanpa Dokumen

Senin, 27 April 2026 - 17:58 WIB

Wujudkan Asta Cita Melalui Otoda, Pemkab Bojonegoro Raih Prestasi Penyelenggaraan Pemerintahan Terbaik 2025

Minggu, 26 April 2026 - 11:45 WIB

HUT BPR Bojonegoro Ke-30 Menuai Sorotan: Diduga Tabrak Perda KTR dan Regulasi Sponsor Rokok

Sabtu, 25 April 2026 - 20:11 WIB

Aset Desa Berubah Jadi Milik Pribadi Ahli Waris Pemdes Sebelumnya, Program Koperasi Merah Putih Terancam Layu Sebelum Berkembang

Jumat, 24 April 2026 - 19:59 WIB

Moch Mansur: IPSI Bojonegoro Harus Tegak Lurus pada Aturan, Jangan Terpancing Klaim Sepihak

Jumat, 24 April 2026 - 08:15 WIB

KDMP di Desa Belun Bojonegoro terganjal dengan SHGB dan SHM, desa Belun terancam tidak punya KDMP

Jumat, 24 April 2026 - 08:10 WIB

Polemik Konser 3 Dekade BPR Bojonegoro: Antara Isu Anggaran Rp1,1 Miliar, Penjualan Tiket, dan Transparansi Aset Daerah

Berita Terbaru