Operasi Patuh Semeru 2021, Polres Pamekasan Fokus Ke Konsep Preemtif dan Preventif

- Admin

Selasa, 21 September 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PAMEKASAN, SUARABANGSA.co.id – Operasi Patuh Semeru 2021 serentak dilaksanakan se-Jawa Timur pada tanggal 20 September hingga 03 Oktober 2021.

Kepala Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Pamekasan Madura, Jawa Timur AKP Deddy Apriyanto mengatakan, Operasi Patuh Semeru 2021 di wilayah Pamekasan kali ini, sama seperti tahun kemarin, yakni fokus terapkan konsep Preemtif dan Preventif.

“Karena sekarang masih musim Pandemi Covid-19, maka kami fokuskan giat preemtif dan preventif, tentang prokes 5 M,” ujar AKP Deddy sesaat setelah melaksanakan kegiatan patuh semeru di jalan Diponegoro (21/9/2021) pagi.

Baca Juga:  Papan Reklame Ancam Keselamatan Warga, Pemkab Sampang Dinilai Kurang Jeli

Deddy menjelaskan, penerapan preemtif, diantaranya berupa penyuluhan, pendidikan masyarakat bidang lalu lintas (dikmas lantas), himbauan dengan public adrres, pembagian brosur serta pembagian masker.

Sementara untuk penerapan preventif, berupa patroli di daerah rawan laka, rawan pelanggaran, rawan macet, serta patroli daerah rawan kerumunan.

Lebih lanjut, mantan Kasatlantas Sumenep itu menyebutkan, bahwa pihaknya akan mengerahkan 62 personel, baik dari Satlantas maupun personel Polres Pamekasan. Terdapat beberapa wilayah yang nantinya akan dilakukan operasi.

“Lokasi sasaran meliputi tempat wisata dan tempat kerumunan. Yang selalu kita himbau dan selalu mengingatkan yaitu tentang prokes masker utama,” urainya

Baca Juga:  Dorong Keterbukaan Informasi, Kapolres Terima Kunjungan Pengurus Persatuan Wartawan Sampang

Untuk giat operasi patuh semeru 2021 terdapat 4 poin sasaran utama yakni:

1. Segala bentuk kegiatan masyarakat yang potensi menyebabkan klaster baru covid-19.

2. Masayarakat yang tidak patuh akan protokol kesehatan.

3.Masyarakat yang tidak disiplin dalam berlalu lintas.

4. Lokasi rawan, gar, kecelakaan lalu lintas dan rawan kerumunan.

Berita Terkait

Produksi Minyak Merosot, Bojonegoro Pacu Pencarian Cadangan Baru di 17 Kecamatan
Warga Batang-Batang Sumenep Ditemukan Meninggal Terbakar
DPRD Sumenep Meminta Pemerintah Daerah Maksimalkan P-APBD Menghasilkan Program Pro Rakyat
Puluhan Tahun Tanpa Kepastian, Korban Penggusuran Jembatan Glendeng Bojonegoro Menagih Hak Sertifikat Tanah
Ketergantungan Dana Pusat Masih Tinggi, Bupati Setyo Wahono Putar Otak Genjot PAD Bojonegoro
Warga Bungur Bojonegoro Hantam Ibunya Pakai Paving, Lalu Menyerah Tanpa Busana
Bahas Masalah Transportasi Laut, Bupati Sumenep Perjuangkan Masyarakat Kepulauan ke Kementerian Perhubungan
DPRD Sumenep Gelar Paripurna Penyampaian Pandangan Umum Fraksi Terhadap Raperda P-APBD 2026

Berita Terkait

Rabu, 26 Agustus 2026 - 18:56 WIB

Warga Bungur Bojonegoro Hantam Ibunya Pakai Paving, Lalu Menyerah Tanpa Busana

Minggu, 9 Agustus 2026 - 11:59 WIB

Seorang Pria di Longos Sumenep Ditemukan Meninggal, Diduga Gantung Diri

Kamis, 6 Agustus 2026 - 19:04 WIB

DVI Polda Jatim Serahkan Seluruh Jenazah Korban KM Mutiara Sentosa II Kepada Keluarga

Selasa, 4 Agustus 2026 - 13:24 WIB

Dua Jenazah Korban KMP Mutiara Sentosa II Diserahkan ke Keluarga, Tim DVI Lanjutkan Identifikasi Korban Lain

Sabtu, 11 April 2026 - 17:34 WIB

BEM Malang Raya Turun Jalan, Tuntut Kasus Penyiraman Air Keras Harus Diproses Secara Adil Tanpa Kompromi

Kamis, 9 April 2026 - 18:17 WIB

Aliansi Mahasiswa Dan Masyarakat Sipil Datangi Istana Merdeka, Sampaikan 3 Tuntutan Kepada Presiden RI

Jumat, 6 Maret 2026 - 14:33 WIB

Gara-gara Mercon, Warga Batuputih Gagal Rayakan Lebaran, Rumah Luluh Lantak

Sabtu, 28 Februari 2026 - 23:04 WIB

Dilaporkan Hilang, Seorang Anak di Bojonegoro Ditemukan Meninggal di Bekas Tambak

Berita Terbaru