Dua Budak Sabu di Sumenep, Diamankan Satreskoba Polres Sumenep

- Admin

Rabu, 26 Februari 2020

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMENEP, SUARABANGSA.co.id – Satreskoba Polres Sumenep kembali ungkap kasus penyalahgunaan obat-obatan terlarang narkotika jenis sabu-sabu, yang saat ini dilakukan penangkapan di wilayah hukum Kecamatan Bluto Kabupaten Sumenep, Selasa (24/02) pukul 20:00 WIB.

Kejadian tersebut berawal dari laporan masyarakat, bahwa Faisal Bahri (21) warga Desa Bluto Kecamatan Bluto Kabupaten Sumenep, dan Hengky Irawan (41) warga Desa Saronggi Kecamatan Saronggi Kabupaten Sumenep, sering mengkonsumsi dan melakukan transaksi Narkotika jenis sabu di daerah Kecamatan Bluto.

Berdasarkan laporan tersebut, kemudian dilakukan lidik oleh anggota Satresnarkoba Polres Sumenep, yang dipimpin langsung oleh Iptu Agus Rusdiyanto, S.H.

Menurut Kasubag Humas Polres Sumenep AKP Widiarti S, bahwa terdapat info kalau kedua tersangka akan melakukan transaksi di salah satu rumah kosong milik warga di Desa Aengbaja Raja Kecamatan Bluto.

Baca Juga:  Rekannya Tertangkap, Karyawan yang Terlibat Pencurian Ban Mobil di Tambaan Camplong Ini Serahkan Diri ke Polisi

“Maka petugas langsung melakukan penggerebekan, dan disertai penggeledahan dan ditemukan barang bukti tepatnya diteras rumah,” jelas Widiarti.

Alhasil, Satreskoba menemukan barang bukti berupa satu poket plastik klip kecil berisi Narkotika jenis sabu, yang dibungkus dengan sobekan tisu warna putih

Setelah dilakukan interogasi terhadap tersangka Faisal Bahri, bahwa barang tersebut membeli kepada Hengky Irawan yang pada saat itu tidak ada di TKP.

“Kemudian petugas melakukan pengembangan dan berhasil menangkap terlapor Hengky Irawan yang saat itu ia berada di dalam rumahnya,” jelasnya

Tidak puas atas barang bukti yang ditemukan pada tersangka pertama, maka dilakukan penggeledahan atas tersangka ke dua, dan ditemukan barang bukti kembali berupa 9 poket plastik klip kecil berisi Narkotika jenis sabu-sabu, dengan berat keseluruhan ± 3,88 yang sudah dibungkus dengan sobekan tisu dan kertas.

Baca Juga:  Pemkab Probolinggo Ikuti Peringatan Hari Kesaktian Pansila

“Selanjutnya semua tersangka berikut barang buktinya diamankan ke kantor Satresnarkoba Polres Sumenep, guna penyelidikan dan penyidikan lebih lanjut,” tutup Widi.

Barang bukti yang berhasil disita dari tersangka Faisal Bahri berupa, satu poket plastik klip kecil berisi Narkotika jenis sabu berat kotor ± 0,51 gram, sobekan tisu warna pituh sebagai bungkus sabu, satu buah HP merk Samsung warna putih, satu unit sepeda motor merk Honda Supra X dengan NoPol: B-5928-EM warna hitam.

Sedangka barang bukti yanh berhasil disita dari tersangka Hengky Irawan berupa, sembilan poket plastik klip kecil berisi Narkotika jenis sabu berat kotor masing-masing ± 0,52 gram, 0,45 gram, 0,45 gram, 0,44 gram, 0,43 gram, 0,43 gram, 0,43 gram, 0,42 gram, 0,31 gram, sobekan tisu dan sobekan kertas warna pituh sebagai bungkus sabu, satu buah kotak merk Alexandre Christie warna silver kombinasi coklat sebagai tempat menyimpan sabu, satu buah potongan sedotan warna bening kombinasi hijau sebagai sendok sabu, satu buah timbangan elektrik merk Idealife, dua HP diantaranya merk Nokia warna hitam dan Merk Realmi warna biru kombinasi hitam bersilikon, satu buah kotak merk Tupperware warna ungu sebagai tempat menyimpan uang hasil penjualan sabu, dan uang tunai sebesar Rp. 300.000.00.

Baca Juga:  Sumenep Raih Skor SPI Tertinggi di Jatim, Bupati Fauzi Dinilai Berhasil Menata Birokrasi

Berita Terkait

Mengendap Lama, Kasus Dugaan Korupsi Logistik KPU Sumenep Belum Ada Perkembangan
Begini Komentar Ketua Komisi C, Terkait Anomali DTSEN dari BPS yang Belum Rampung
Kemenperin Dorong Industri Kayu dan Furnitur Bertransformasi Digital Lewat Indowood Expo 2026
Tak Sekadar Pameran, Indowood Expo 2026 Bidik Penguatan Ekosistem Industri Furnitur
Dalam Sosialisasi UU KUHAP Baru Bagi PPNS, Kapolres Berharap, Penyidik harus Menjalankan Tugas Dengan Profesional
PK PMII INKADHA Pertanyakan Transparansi Pengadaan Lahan Markas Batalyon di Parsanga Sumenep
Menguak Gurita Masalah BPR Bojonegoro, Di Balik Konser Band Ungu dan Akhir Jabatan Direktur Utama
Dua Pengusaha asal Kalitidu Bojonegoro Berkorban Puluhan Sapi

Berita Terkait

Rabu, 24 Desember 2025 - 16:31 WIB

Petugasnya Dituding Tidak Sopan, DPRD Sampang Ingatkan Puskesmas Camplong Beri Pelayanan Maksimal

Selasa, 23 Desember 2025 - 15:50 WIB

Pasien Mengeluh, Oknum Dokter di Puskesmas Camplong Tak Sopan

Selasa, 15 Juli 2025 - 07:49 WIB

Pembebasan Lahan Habiskan Anggaran 16,5 M, Nasib RS Onkologi Bojonegoro Tidak Jelas

Minggu, 13 Juli 2025 - 07:29 WIB

Kronologi Awal Munculnya RS Onkologi Bojonegoro

Sabtu, 12 Juli 2025 - 21:09 WIB

Soal RS Onkologi, Mantan Kepala Dinkes Bojonegoro Mulai Angkat Bicara

Jumat, 4 April 2025 - 11:01 WIB

Sistem Keamanan Dipertanyakan, Komisi IV DPRD Sampang Prihatin ada Pasien Kabur dari Rumah Sakit Sukma Wijaya

Kamis, 3 April 2025 - 15:46 WIB

Dinkes Sampang Bakal Telusuri Soal Pasien yang Kabur dari Rumah Sakit Sukma Wijaya, Benarkah Ada Kelalaian?

Kamis, 3 April 2025 - 07:53 WIB

Pasien Rumah Sakit Sukma Wijaya Kabur, Bukti Lemahnya Sistem Keamanan dan Pengawasan

Berita Terbaru