Ketergantungan Dana Pusat Masih Tinggi, Bupati Setyo Wahono Putar Otak Genjot PAD Bojonegoro

- Admin

Kamis, 27 Agustus 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BOJONEGORO, SUARABANGSA.co.id — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) bersama DPRD Kabupaten Bojonegoro menyepakati Rancangan Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (P-APBD) Tahun Anggaran 2026.

Kesepakatan ruang fiskal tersebut disahkan dalam Rapat Paripurna yang dipimpin oleh Ketua DPRD Bojonegoro, Abdullah Umar, dan dihadiri Bupati Setyo Wahono di Gedung Paripurna DPRD Bojonegoro, Rabu (26/8/2026).

Selain jajaran Forkopimda, rapat ini turut dihadiri para kepala OPD, SKPD, serta jajaran BUMD se-Kabupaten Bojonegoro.

Berdasarkan Dokumen Kebijakan Umum Anggaran dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS) terbaru, target pendapatan daerah ditetapkan sebesar Rp4,389 triliun.

Baca Juga:  Oknum ASN di Sampang Diperkarakan Lantaran Diduga Cabuli Bocah SD

Angka tersebut turun sebesar Rp176,685 miliar atau berkurang 3,87 persen dibandingkan target awal.

Sementara itu, alokasi belanja daerah dipatok mencapai Rp6,250 triliun, terkoreksi turun 3,83 persen dari APBD murni. Dengan proporsi tersebut, P-APBD TA 2026 mencatatkan defisit anggaran sebesar Rp1,86 triliun yang akan ditutup melalui pembiayaan neto.

Postur Anggaran P-APBD TA 2026,
Pendapatan Daerah: Rp4,389 triliun (turun Rp176,685 miliar / 3,87%)
Belanja Daerah: Rp6,250 triliun (turun 3,83%)

Defisit Anggaran: Rp1,86 triliun (ditutup pembiayaan neto).
Belanja Strategis: Rp30 miliar (pengadaan lahan Jalur Lingkar Selatan/JLS).

Baca Juga:  Pemkab Bojonegoro Lakukan Pengundian Lapak Pasar Wisata

Dalam penyampaian Nota Pengantar Raperda P-APBD TA 2026, Bupati Bojonegoro Setyo Wahono mengapresiasi komunikasi dan kesepahaman yang terjalin antara pihak eksekutif dan legislatif.

Ia menegaskan bahwa penyesuaian anggaran ini diarahkan pada efektivitas program yang berdampak langsung bagi masyarakat.

“P-APBD ini akan relevan terhadap kebutuhan masyarakat sesuai dengan program dan kebijakan,” ujar Setyo Wahono.

Bupati juga mengakui tingginya ketergantungan APBD Bojonegoro terhadap dana transfer dari pemerintah pusat. “Oleh karena itu, Pemkab Bojonegoro berkomitmen untuk terus melakukan penguatan Pendapatan Asli Daerah (PAD),” lanjutnya.

Baca Juga:  Pasien Terkonfirmasi Covid-19 di Probolinggo Bertambah 3 Orang

Selain menjaga kualitas layanan dasar masyarakat, P-APBD 2026 juga mengakomodasi belanja infrastruktur strategis, salah satunya alokasi anggaran Rp30 miliar untuk pengadaan lahan Jalur Lingkar Selatan (JLS).

Seluruh fraksi di DPRD Bojonegoro menyatakan menyetujui rancangan tersebut untuk segera dilanjutkan ke tahap pembahasan tingkat komisi sebelum ditetapkan menjadi Peraturan Daerah (Perda).

Penulis : Takim

Editor : Putri

Berita Terkait

DPRD Sumenep Gelar Paripurna Pengesahan APBD 2027
Pimpin Apel Hari Santri, Bupati Sumenep Ingatkan Pentingnya Peran Santri Menjaga Kerukunan Sosial dan Kebudayan
Fraksi Gerindra DPRD Bojonegoro Beri 5 Catatan APBD 2027
Sampaikan Nota Penjelasan Raperda APBD 2027, Bupati Bojonegoro Tekankan Beberapa Poin Ini
Pemkab Sampang Terus Distribusikan Air Bersih Bagi Warga Terdampak Kekeringan
DHL Express Perkuat Keamanan Logistik, Surabaya Gateway Kini Bersertifikat TAPA
Misteri Kurang Salur ADD : Kepala Bapenda Bojonegoro Ngaku Tak Punya Data 2015–2021
Lepas Ketergantungan Migas, Bojonegoro Bidik Agroindustri Lewat 5 Perda Baru
Tag :

Berita Terkait

Senin, 26 Oktober 2026 - 19:01 WIB

DPMD Sumenep Mulai Proses Tahapan Pilkades Serentak 2027

Senin, 26 Oktober 2026 - 18:45 WIB

Independensi PWI Dipertanyakan: Rangkap Jabatan BUMN Pengurus PWI Pusat Disorot Tajam

Minggu, 25 Oktober 2026 - 12:51 WIB

Wisata Sumber Grogolan Bojonegoro Diserbu Ribuan Pengunjung, UMKM Ikut Panen Berkah

Minggu, 25 Oktober 2026 - 11:22 WIB

Gantikan Night Carnival, Festival Sandur dan Pesta Rakyat Meriahkan HJB ke-349

Jumat, 23 Oktober 2026 - 03:28 WIB

Peringati HSN 2026, Bupati Bojonegoro Ajak Santri Kuasai Teknologi Menuju Indonesia Emas

Jumat, 23 Oktober 2026 - 03:24 WIB

Ketika Barongsai, Reog, dan Polisi Cilik Menyatu dalam Panggung Hari Santri Bojonegoro

Kamis, 22 Oktober 2026 - 12:53 WIB

DPRD Bojonegoro Sahkan Perda Perlindungan Perempuan dan Anak

Rabu, 21 Oktober 2026 - 12:03 WIB

BNC 2026 Batal Digelar: Lebih Baik Uang Rakyat untuk Kemiskinan dan Wisata Desa

Berita Terbaru

Daerah

DPMD Sumenep Mulai Proses Tahapan Pilkades Serentak 2027

Senin, 26 Okt 2026 - 19:01 WIB