Bruuuk!!! Bagian Atap Plafon Bekas Kantor Dinas Ketahanan Pangan Sampang Ambruk

- Admin

Jumat, 22 Januari 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SAMPANG, SUARABANGSA.co.id — Bagian atap plafon (eternit) bekas kantor Dinas Ketahanan Pangan (DKP) Kabupaten Sampang yang terletak di Jalan Kusuma Bangsa, Desa Tanggumong, Kecamatan Sampang, Madura, Jawa Timur, tiba-tiba ambruk pada Kamis (21/01/2021) malam.

Informasi yang berhasil dihimpun suarabangsa.co.id, kejadian ambruknya plafon di kantor yang saat ini ditempati Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) pada beberapa hari lalu itu terjadi sekitar pukul 20.30 WIB, sehingga tidak ada korban jiwa. Berdasarkan amatan media ini, puing-puing yang roboh itu masih berserakan menimpa bangku dan meja.

Baca Juga:  Jalan Poros Desa Dulang Rusak Parah, Sekda Sampang: Itu Tidak Boleh Dibiayai APBD

Titik atap dan plafon ambruk berada di ruangan Bidang Perlindungan Masyarakat (Linmas) Satpol PP Sampang. Tidak diketahui persis bagaimana kejadian tersebut terjadi. Ambruknya atap dan plafon itu menimbulkan pertanyaan mengingat kondisi gedung yang terlihat masih baru.

Kepala Bidang Perlindungan masyarakat Satpol PP Sampang, Suaidi mengatakan, ambruknya plafon terjadi pada malam hari. Bahkan dirinya juga tidak tahu pasti penyebab kenapa atap dan plafon gedung tersebut bisa ambruk.

“Belum tau mas, karena saya menempati gedung ini baru beberapa hari yang lalu setelah pindah dari kantor Satpol PP yang sebelumnya,” ujar Suaidi singkat via telepon selulernya, Jumat (22/01/2021).

Baca Juga:  Selingkuh, Oknum Bidan Puskesmas Karang Penang Sampang Resmi Dilaporkan Suami ke Polisi

Hal senada juga di sampaikan Kepala Bidang Aset, Badan Pendapatan, Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BP2KAD) Sampang, Bambang Indra Basuki. Ia membenarkan adanya atap plafon di kantor yang baru ditempati Satpol PP ambruk.

“Iya benar mas. Tadi pagi, kami sudah survei ke lokasi kejadian. Untung kejadiannya malam pas hujan,” ujar Bambang saat dikonfirmasi melalui sambungan WhatsApp.

Disinggung penyebab ambruknya bagian atap kantor tersebut, Bambang mengatakan pihaknya juga tidak mengetahui secara pasti.

“Secara pasti saya juga tidak tau. Sebab, pada saat kejadian saya tidak ada dilokasi, yang jelas saat itu ada hujan disertai angin kencang,” pungkas Bambang.

Baca Juga:  Cetak Kader Terbaik, PCNU Sampang Gelar PD-PKPNU Angkatan ke-46 di Sokobanah

Berita Terkait

Pemkot Blitar Disorot TKW Asal Tulungagung, Dugaan Ketidakharmonisan
Terkendala Izin BBWS DPRD Bojonegoro dan Pihak Eksekutif Sidak Bengawan Solo
Sinergi dan Inovasi Layanan Jadi Kunci Penyusunan Renja 2027 DKP Jatim
Bojonegoro Borong Penghargaan TOP BUMD 2026, Sinyal Positif Tata Kelola Ekonomi Daerah
Dugaan Penggelapan Pembelian Mesin Es Rp500 Juta, warga Tapelan Laporkan AB mantan menejer PT BAI ke Polisi
PROJO Jatim Gelar Konferda di Malang dan Pilih Ketua Baru secara Aklamasi ke H, Muhammad Sholeh
Delegasi DPC Bojonegoro Tiba di Malang, Siap Sukseskan Konferda Projo Jatim 2026
BEM Malang Raya Turun Jalan, Tuntut Kasus Penyiraman Air Keras Harus Diproses Secara Adil Tanpa Kompromi

Berita Terkait

Rabu, 15 April 2026 - 20:32 WIB

Pemkot Blitar Disorot TKW Asal Tulungagung, Dugaan Ketidakharmonisan

Rabu, 15 April 2026 - 16:42 WIB

Terkendala Izin BBWS DPRD Bojonegoro dan Pihak Eksekutif Sidak Bengawan Solo

Rabu, 15 April 2026 - 15:26 WIB

Sinergi dan Inovasi Layanan Jadi Kunci Penyusunan Renja 2027 DKP Jatim

Selasa, 14 April 2026 - 10:50 WIB

Bojonegoro Borong Penghargaan TOP BUMD 2026, Sinyal Positif Tata Kelola Ekonomi Daerah

Selasa, 14 April 2026 - 00:55 WIB

Dugaan Penggelapan Pembelian Mesin Es Rp500 Juta, warga Tapelan Laporkan AB mantan menejer PT BAI ke Polisi

Sabtu, 11 April 2026 - 19:10 WIB

Delegasi DPC Bojonegoro Tiba di Malang, Siap Sukseskan Konferda Projo Jatim 2026

Sabtu, 11 April 2026 - 16:06 WIB

SMSI Bojonegoro Berganti Nahkoda, Kustaji Resmi Gantikan Sasmito Anggoro

Kamis, 9 April 2026 - 19:18 WIB

LPG 3 Kg Langka di Bojonegoro, Harga Tembus Rp40 Ribu: DPRD Desak Sanksi Pidana bagi Oknum

Berita Terbaru