PMII INKADHA Soroti Kerusakan Jalan Manding–Batuputih Sumenep Jelang Idul Fitri

- Admin

Jumat, 20 Maret 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMENEP, SUARABANGSA.co.id – Kerusakan jalan penghubung Kecamatan Manding dan Batuputih, Kabupaten Sumenep, kembali menjadi sorotan. Ruas jalan yang melintasi Desa Giring, Desa Gadding, hingga Desa Batuputih Laok dilaporkan mengalami kerusakan berupa lubang dan permukaan tidak rata, yang disebut telah berlangsung selama puluhan tahun tanpa penanganan optimal.

Menjelang momentum Idul Fitri, kondisi tersebut dinilai semakin berisiko seiring meningkatnya mobilitas masyarakat, khususnya bagi para pemudik dan aktivitas distribusi barang.

Ketua Komisariat PMII INKADHA, Moh Yahya Amrullah, menegaskan bahwa kerusakan pada jalur penghubung antar kecamatan itu tidak bisa lagi dianggap sebagai persoalan biasa.

“Ini merupakan jalur vital yang digunakan masyarakat setiap hari. Jika terus dibiarkan dalam kondisi rusak, tentu sangat membahayakan keselamatan pengguna jalan,” ujarnya.

Baca Juga:  KPU Sumenep Tetapkan Fauzi-Eva Sebagai Bupati dan Wabup Terpilih

Ia menjelaskan bahwa dampak kerusakan jalan tidak hanya dirasakan dari sisi kenyamanan, tetapi juga berpengaruh langsung terhadap aktivitas ekonomi masyarakat.

“Kegiatan ekonomi bisa terhambat, mobilitas terganggu, dan yang paling krusial adalah meningkatnya risiko kecelakaan. Ini harus menjadi perhatian serius pemerintah,” tegasnya.

Lebih lanjut, ia menilai kondisi tersebut menunjukkan adanya persoalan dalam aspek perencanaan dan pengawasan infrastruktur yang perlu segera dievaluasi secara menyeluruh.

“Jika kerusakan ini terjadi dalam jangka waktu lama tanpa penanganan berarti, maka yang perlu dibenahi bukan hanya fisik jalannya, tetapi juga sistem perencanaan dan pengawasannya,” tambahnya.

Baca Juga:  Kapolda Jatim Resmikan Pembangunan Lapangan Tembak

Ia juga menyoroti belum terealisasinya rencana pelebaran jalan yang disebut masih terkendala persetujuan sebagian masyarakat, sehingga memperlambat upaya perbaikan yang seharusnya dapat segera dilakukan.

“Jika memang terdapat kendala dalam proses pelebaran jalan, maka harus ada langkah konkret untuk menyelesaikannya melalui pendekatan yang tepat kepada masyarakat. Tidak bisa dibiarkan berlarut-larut sementara kondisi jalan semakin parah,” ujarnya.

PMII INKADHA mendesak Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang Kabupaten Sumenep untuk segera mengambil langkah konkret dalam menangani persoalan tersebut, baik melalui percepatan perbaikan maupun penyelesaian kendala di lapangan.

“PUTR harus hadir memberikan solusi nyata. Jangan sampai kendala yang ada terus menjadi alasan, sementara masyarakat terus dirugikan,” tegasnya.

Baca Juga:  POM Mini di Lenteng Ludes Terbakar, Pemilik Alami Luka Bakar 80 Persen

Selain itu, PMII INKADHA mendorong Pemerintah Kabupaten Sumenep bersama DPRD Kabupaten Sumenep untuk mengawal dan mempercepat penanganan jalan tersebut mengingat perannya yang strategis bagi mobilitas masyarakat dan kelancaran aktivitas ekonomi, sehingga diperlukan sinergi antar pemangku kebijakan agar persoalan yang telah berlangsung lama ini tidak terus berlarut tanpa kepastian penyelesaian.

Ia juga menilai bahwa minimnya komunikasi antara pihak terkait dan masyarakat menjadi salah satu faktor yang menyebabkan persoalan ini tidak kunjung terselesaikan.

“Harus ada keseriusan dalam membangun komunikasi dengan masyarakat, karena jalan ini menyangkut kepentingan banyak orang, bukan hanya kelompok tertentu,” pungkasnya.

Penulis : Arif

Editor : Putri

Berita Terkait

Tukang Sapu SPBU Glagahwangi Bojonegoro yang Pernah Viral Kena PHK, Dituduh Gelapkan Uang Perusahaan
Koperasi Desa Merah Putih Desa Ngampel, Utamakan Pengurus dan Pengelola Warga Lokal
Bupati Bojonegoro Dampingi Wakil Panglima TNI Tinjau Kesiapan Peluncuran KDMP
Sering Jadi Penyebab Laka, Polsek kota dan Damkar Bojonegoro Lakukan Ini
PT BPR Bojonegoro Bungkam Soal Anggaran Konser Rp1,1 Miliar
Warga Manfaatkan Gudang KDKMP Grebegan untuk Senam, Kades: Upaya Meramaikan KDMP ke Depan
Dukung BUMD Pangan Bojonegoro, Eko Wahyudi: Jadi Instrumen Percepatan Asta Cita di Daerah
Perkuat Ketahanan Pangan, Eko Wahyudi Tekankan Sinergi Penyuluh dan Petani di Bojonegoro

Berita Terkait

Rabu, 13 Mei 2026 - 19:05 WIB

Tukang Sapu SPBU Glagahwangi Bojonegoro yang Pernah Viral Kena PHK, Dituduh Gelapkan Uang Perusahaan

Rabu, 13 Mei 2026 - 09:39 WIB

Koperasi Desa Merah Putih Desa Ngampel, Utamakan Pengurus dan Pengelola Warga Lokal

Selasa, 12 Mei 2026 - 19:43 WIB

Bupati Bojonegoro Dampingi Wakil Panglima TNI Tinjau Kesiapan Peluncuran KDMP

Senin, 11 Mei 2026 - 17:50 WIB

Sering Jadi Penyebab Laka, Polsek kota dan Damkar Bojonegoro Lakukan Ini

Sabtu, 9 Mei 2026 - 17:22 WIB

Warga Manfaatkan Gudang KDKMP Grebegan untuk Senam, Kades: Upaya Meramaikan KDMP ke Depan

Sabtu, 9 Mei 2026 - 17:20 WIB

Dukung BUMD Pangan Bojonegoro, Eko Wahyudi: Jadi Instrumen Percepatan Asta Cita di Daerah

Sabtu, 9 Mei 2026 - 14:16 WIB

Perkuat Ketahanan Pangan, Eko Wahyudi Tekankan Sinergi Penyuluh dan Petani di Bojonegoro

Kamis, 7 Mei 2026 - 23:58 WIB

Menguak “Tanah Celengan” di Belun, dari Pengakuan Ahli Waris dan Sikap Kadin PMD “Buang Badan” terkait kasus Belun

Berita Terbaru

Politik

Menjelang Muscab PPP Bojonegoro, Suhu Politik Memanas

Senin, 11 Mei 2026 - 16:27 WIB