Pasien Mengeluh, Oknum Dokter di Puskesmas Camplong Tak Sopan

- Admin

Selasa, 23 Desember 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SAMPANG, SUARABANGSA.co.id Seorang keluarga pasien mengeluhkan sikap salah satu oknum dokter di Puskesmas Camplong, Kecamatan Camplong, Kabupaten Sampang, Madura, Jawa Timur, yang dinilai sama sekali tidak ramah.

Pengalaman tak mengenakkan tersebut dialami oleh Dafid Efendi yang mendampingi pasien ke Puskesmas pada Selasa (23/12/2025), untuk mendapatkan perawatan dan mengurus rujukan

Saat menyampaikan permohonan rujukan, oknum dokter puskesmas tersebut memberikan respon dengan sikap yang dianggap kasar dan tidak sopan. Hal ini memicu kekecewaan keluarga pasien.

“Sangat tidak sopan, apalagi ke pasien, ke saya aja tidak sopan. Bahkan oknum dokter itu mengancam tidak mau mengeluarkan surat rujukan ke rumah sakit,” kata Dafid kepada kontributor suarabangsa.co.id.

Ia menilai sikap tersebut tidak pantas ditunjukkan oleh Tenaga Kesehatan (Nakes), apalagi seorang dokter yang seharusnya memberikan pelayanan dengan sikap empati dan profesional.

Baca Juga:  Dedikasi Eky Wahyudi untuk Majukan Pendidikan Pelosok Desa di Kabupaten Sampang

“Harusnya setiap nakes wajib memberikan pelayanan dengan sikap yang santun, sesuai dengan etika profesi dan standar pelayanan publik,” ujarnya.

“Sikap oknum dokter ini sangat tidak sopan dalam melayani pasien. Saat saya mengambil rujukan ke dokter, resep obatnya di rampas dari saya, ini kan tidak sopan,” tambahnya.

Dafid berharap, nakes dapat menjunjung tinggi sikap profesional, empati, dan kesopanan dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat. Dia pun mendorong agar pelayanan di Puskesmas Camplong lebih baik.

“Semoga Ibu Kapus segera menindaklanjuti kejadian ini dan memberikan pembinaan kepada yang bersangkutan sehingga kejadian serupa tidak terulang kembali,” harapnya memungkasi.

Baca Juga:  Infrastruktur yang Terbangun dari Dana Hibah Pemprov Jatim Mulai Dinikmati Warga Desa Pandiyangan Robatal

Menanggapi keluhan ini, Kepala Puskesmas (Kapus) Camplong, drg Hurin Ain, menyampaikan permohonan maaf atas insiden yang kurang mengenakkan tersebut.

“Pertama saya sampaikan permohonan maaf atas nama salah satu staf saya dan juga atas nama Puskesmas atas ketidaknyamanan yang ditimbulkan,” kata Hurin.

Menurut Hurin, atas kejadian itu, pihaknya sudah melakukan mediasi dengan pihak keluarga pasien. Dia pun sangat meyayangkan kejadian tersebut.

“Tadi sudah saya pertemukan langsung dengan yang bersangkutan. Saya sangat meyayangkan hal ini terjadi,” tuturnya.

Baca Juga:  Perjuangkan Jabatan 9 Tahun, Puluhan Kades di Bondowoso Berangkat ke Jakarta

Hurin mengaku jika pihaknya sudah menegur yang bersangkutan. Oknum dokter itu disebut juga sudah menyampaikan permohonan maaf.

“Sudah saya berikan teguran atas tindakannya, dan yang bersangkutan menyampaikan permohonan maaf dan berjanji akan berusaha lebih baik lagi kedepannya,” ungkap Hurin.

Disinggung soal sanksi apa yang bakal dijatuhkan kepada yang bersangkutan, Hurin tak menjelaskan secara rinci. “Tentu saja tetap akan ada sanksi di penilaian kinerjanya,” tandas Hurin.

Penulis : Abdus Salam

Editor : Putri

Berita Terkait

DPC Demokrat Bojonegoro Serap Aspirasi Warga dalam Reses dan Perayaan HUT ke-25
Reog hingga Kambing Meriahkan Malam Puncak Voli Antar-RT di Desa Ngampel Kapas Bojonegoro
Bahas Masalah Transportasi Laut, Bupati Sumenep Perjuangkan Masyarakat Kepulauan ke Kementerian Perhubungan
DPRD Sumenep Gelar Paripurna Penyampaian Nota Keuangan RAPBD Perubahan Tahun Anggaran 2026
Rayakan HUT RI ke-81, Pemkab Bojonegoro Beri Tali Asih untuk Veteran Kemerdekaan
Pembangunan KDKMP Meddelan Lenteng Sumenep Mendapat Sorotan, Tak Sesuai Spek?
INKADHA dan BAZNAS Sumenep Bersinergi, Perkuat Pendidikan dan Pemberdayaan Ekonomi Umat
Seorang Pria di Longos Sumenep Ditemukan Meninggal, Diduga Gantung Diri

Berita Terkait

Rabu, 12 Agustus 2026 - 12:09 WIB

Polda Jatim Ungkap Arisan Online Fiktif, Transaksi Capai Rp 71 Miliar

Selasa, 4 Agustus 2026 - 13:24 WIB

Dua Jenazah Korban KMP Mutiara Sentosa II Diserahkan ke Keluarga, Tim DVI Lanjutkan Identifikasi Korban Lain

Senin, 3 Agustus 2026 - 19:05 WIB

Tim DVI Berhasil Ungkap Identitas Lima Korban KMP Mutiara Sentosa II

Senin, 3 Agustus 2026 - 17:03 WIB

Polda Jatim Ungkap Sindikat Penipuan Emas Online, Korban Rugi Rp 3,7 Miliar

Selasa, 28 Juli 2026 - 19:41 WIB

Lima Terdakwa Kasus Korupsi BSPS di Sumenep Hadapi Replik dan Vonis Awal Agustus

Jumat, 17 Juli 2026 - 10:30 WIB

Suaminya Indehoy di Kamar Kos Bersama Perempuan Lain, Warga Sumenep Lapor Polisi

Kamis, 2 Juli 2026 - 14:28 WIB

Ribuan Relawan MBG di Pamekasan Gelar Aksi, Dukung Keberlanjutan MBG

Selasa, 30 Juni 2026 - 14:40 WIB

Polda Jatim Bongkar Sindikat Penyelundupan Gading Gajah Bermodus Jemaah Umrah

Berita Terbaru