SMSI Sumenep Dukung Kejari Usut Persoalan Sponsorship dan Sewa Stand di Event

- Admin

Rabu, 11 September 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMENEP, SUARABANGSA.co.id – Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Kabupaten Sumenep mendukung Kejaksaan Negeri (Kejari) Sumenep untuk mendalami dan membongkar persoalan Sponsorship pada 100 event yang diduga ditangani Event Organizer (EO) tunggal.

Ketua SMSI Sumenep, Wahyudi kepada media mengatakan, bahwa persoalan Sponsorship perlu didalami secara hukum oleh Aparat Penegak Hukum (APH) dalam hal ini Kejaksaan Negeri (Kejari) Sumenep maupun Kepolisian, sebab diduga dijadikan ladang bisnis untuk kepentingan sendiri maupun kelompok.

Hal itu dibuktikan dengan tingginya sewa stand atau tenda pada acara event Madura Culture Fes 2. Di mana stand untuk OPD dan Kecamatan ditarik Rp 1.5 juta sedang UMKM ditarik mulai dari Rp 850 ribu hingga Rp 1.5 juta, ini yang kemudian menjadi tanda tanya dan menjadi keluhan masyarakat

Baca Juga:  DPRD Sumenep Gelar Paripurna Penyampaian Laporan hasil Pembahasan KUA-PPAS Perubahan Tahun Anggaran 2026

“Kami hari ini sekitar jam 10.00 wib tadi sudah ketemu dan menghadap ke Kejari Sumenep, kebetulan ditemui Kasi Pidsus. Ya kita bangun komunikasi menindak lanjuti tentang adanya dugaan permainan pada event di Sumenep yang diduga hanya ditangani oleh EO tunggal,” kata Ketua SMSI Sumenep, Wahyudi, Rabu (11/9/2024).

Menurut Wahyu, dirinya sudah menyampaikan beberapa hal temuan dan dugaan atas pelaksanaan event di Sumenep khususnya pada penarikan biaya stand OPD, Kecamatan dan UMKM yang mencapai jutaan rupiah. Hal itu pun mulai dipelototi oleh pihak Kejaksaan Negeri (Kejari) Sumenep.

Baca Juga:  Dua Orang Wanita di Sumenep Diseruduk Pick Up Carry Saat Hendak Menyebrang

“Kita lihat saja nanti, dan saya pastikan ini tidak ada urusannya dengan kegiatan yang ditampilkan, kami hanya minta diperjelas saja tentang sewa stand yang jutaan itu, apa lagi kepada para pelaku UMKM, padahal pak Bupati sudah pasti akan mengangkat perekonomian masyarakat, tapi kalau dihantam dengan sewa stand yang tinggi oleh EO lantas bagaimana dong,” tegasnya.

Sementara itu, Kasi Pidsus Kejari Sumenep Boby AW menyambut dengan baik informasi yang disampaikan, dirinya berjanji akan segera mendalami persoalan tersebut dan akan mengumpulkan beberapa keterangan dari masyarakat dan pihak yang berkaitan dengan pelaksanaan event tersebut.

“Terimakasih atas infonya, nanti akan kami dalami dulu, sejauh mana persoalan ini. Sebab memang kegiatan ini dibiayai oleh APBD, dan jika kemudian ternyata juga ada dana Sponsorship pada kegiatan dimaksud, maka ini akan kita dalami juga secara keseluruhan,” kata dia.

Baca Juga:  Lebaran 2023, Jalan Nasional di Jawa Timur dan Bali Siap Beri Kenyamanan Pemudik

Kasi Pidsus menilai, dan APBD dan sponsor ship pada event ini tentunya sesuatu hal yang terpisah, sebab APBD sudah pasti melalui pembahasan yang matang dan diatur dalam undang-undang, berbeda halnya dengan dana sponsor ship yang memang di luar APBD.

“Kalau sponsor ship ini kan pastinya non budget, jadi yang namanya non budget pastinya ada pertanggung jawabannya masing-masing, kan begitu. Jadi kita lihat saja nanti ya,” pungkasnya.

Penulis : Hairul

Editor : Adelia

Berita Terkait

Plat ‘G 1812 AN’ Nyelonong di Pawai Api Abadi, Kapolres Bojonegoro Buka Suara
Peringati HSN 2026, Bupati Bojonegoro Ajak Santri Kuasai Teknologi Menuju Indonesia Emas
Ketika Barongsai, Reog, dan Polisi Cilik Menyatu dalam Panggung Hari Santri Bojonegoro
DPRD Bojonegoro Sahkan Perda Perlindungan Perempuan dan Anak
BNC 2026 Batal Digelar: Lebih Baik Uang Rakyat untuk Kemiskinan dan Wisata Desa
Bantu Tekan Angka Kemiskinan, Dirut PT Kareb Alam Sejahtera Terima Penghargaan di HJB ke-349
Semarak Puncak HJB ke-349: Diwarnai Tari Kolosal Mliwis Putih dan Sayembara Balon Berhadiah Kambing
Api Abadi Jangan Padam! Setyo Wahono Patok Target Ekstrem Sebelum Masa Jabatan 2029 Habis

Berita Terkait

Kamis, 22 Oktober 2026 - 22:39 WIB

DPRD Sumenep Gelar Paripurna Pengesahan APBD 2027

Kamis, 22 Oktober 2026 - 16:11 WIB

Pimpin Apel Hari Santri, Bupati Sumenep Ingatkan Pentingnya Peran Santri Menjaga Kerukunan Sosial dan Kebudayan

Kamis, 22 Oktober 2026 - 13:01 WIB

Sampaikan Nota Penjelasan Raperda APBD 2027, Bupati Bojonegoro Tekankan Beberapa Poin Ini

Kamis, 8 Oktober 2026 - 15:56 WIB

Pemkab Sampang Terus Distribusikan Air Bersih Bagi Warga Terdampak Kekeringan

Rabu, 7 Oktober 2026 - 14:36 WIB

DHL Express Perkuat Keamanan Logistik, Surabaya Gateway Kini Bersertifikat TAPA

Rabu, 7 Oktober 2026 - 10:14 WIB

Misteri Kurang Salur ADD : Kepala Bapenda Bojonegoro Ngaku Tak Punya Data 2015–2021

Selasa, 6 Oktober 2026 - 00:36 WIB

Lepas Ketergantungan Migas, Bojonegoro Bidik Agroindustri Lewat 5 Perda Baru

Kamis, 24 September 2026 - 00:38 WIB

DPRD Bojonegoro Bahas Perubahan 5 Raperda, FPPKN Tegaskan Catatan Penting

Berita Terbaru

Birokrasi

DPRD Sumenep Gelar Paripurna Pengesahan APBD 2027

Kamis, 22 Okt 2026 - 22:39 WIB