Bupati Bondowoso Serahkan Insentif bagi Guru Ngaji

- Admin

Rabu, 27 April 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BONDOWOSO, SUARABANGSA.co.id – Bupati Bondowoso KH. Salwa Arifin menyerahkan secara simbolis insentif bagi guru ngaji.

Saay sambutan, Bupati Salwa Arifin mengungkapkan bahwa insentif untuk guru ngaji yang diterima tahun ini meningkat dibandingkan pada tahun kemarin.

Insentif bagi guru ngaji tersebut disalurkan dalam dua tahap. Pada tahap pertama guru ngaji akan menerima Rp. 1 juta dan di PAK pemerintah sisanya yakni, Rp. 750.000 yang akan diberikan

“Ada peningkatan, yaitu Rp. 1.750.000 pada  tahun ini, inipun tidak dicairkan semua,” terang Bupati.

Baca Juga:  Atasi Masalah Minyak Goreng, Gubernur Jatim Lakukan Operasi Pasar di Bojonegoro

Bupati Salwa Arifin berpesan kepada guru ngaji yang telah menerima insentif agar ke depan lebih meningkatkan tata cara mengajar kepada anak didiknya, sehingga visi dan misi bupati dan wakil bupati bisa benar – benar tercapai.

“Ini kan memang belum ditata, metode yang dipakai tak sama. Sehingga ada yang cepat, ada yang agak lambat cari hasil ngajarnya,” paparnya.

Sementara itu, Plt. Kepala Bagian Kesejahteraan (Kesra) Pemkab Bondowoso, Abdul Mufid menerangkan, total jumlah penerima tahun 2022 ini, sama dengan tahun sebelumnya yakni mencapai 5.865 orang. Dan 200 di antaranya merupakan guru minggu (guru pengajar non muslim).

Baca Juga:  Camat Se - Kota Padang Sidempuan Nyatakan Komitmen Dalam Peningkatan Capaian Target dan Realisasi PBB- P2

“Jumlah penerimanya sama dengan tahun kemarin, tapi ada tambal sulam, seperti karena meninggal,” ungkapnya.

Lebih jauh, dirinya memaparkan tentang cara proses pencairan insentif guru ngaji, yaitu menggunakan metode transfer ke seluruh rekening penerima.

Ia menambahkan, untuk jumlah anggaran diproses hari ini, Selasa (26/4). Yang artinya telah ditransfer ke rekening masing-masing. Totalnya mencapai Rp 6 miliar.

“Masuk ke rekening masing – masing penerima insentif guru ngaji,” tutupnya.

Berita Terkait

Bahas Masalah Transportasi Laut, Bupati Sumenep Perjuangkan Masyarakat Kepulauan ke Kementerian Perhubungan
DPRD Sumenep Gelar Paripurna Penyampaian Nota Keuangan RAPBD Perubahan Tahun Anggaran 2026
APBD Perubahan Bojonegoro 2026 Disepakati, Setyo Wahono Minta Perangkat Daerah Hindari Proyek Mangkrak
Banyak Kepala OPD Absen di Rapat Strategis KUA-PPAS, DPRD Sumenep Kecewa Berat
Pembangunan Bendungan Karangnongko Deadlock, DPRD Bojonegoro Desak Pucuk Pimpinan dan APH Turun Tangan
Bupati Setyo Wahono Ajak Media Gaungkan Layanan Unggulan RSUD dan Rencana Kampus UB di Bojonegoro
Dukung Ketahanan Pangan, Pemkab Bojonegoro Salurkan Bantuan Sarana Prasarana Pertanian
Bupati Bojonegoro: Koperasi Modern Harus Jadi Penyerap Utama Hasil Bumi, Bukan Sekadar Papan Nama

Berita Terkait

Selasa, 18 Agustus 2026 - 20:39 WIB

DPRD Sumenep Gelar Paripurna Penyampaian Nota Keuangan RAPBD Perubahan Tahun Anggaran 2026

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 22:03 WIB

APBD Perubahan Bojonegoro 2026 Disepakati, Setyo Wahono Minta Perangkat Daerah Hindari Proyek Mangkrak

Kamis, 6 Agustus 2026 - 08:22 WIB

Banyak Kepala OPD Absen di Rapat Strategis KUA-PPAS, DPRD Sumenep Kecewa Berat

Kamis, 23 Juli 2026 - 05:18 WIB

Pembangunan Bendungan Karangnongko Deadlock, DPRD Bojonegoro Desak Pucuk Pimpinan dan APH Turun Tangan

Kamis, 23 Juli 2026 - 05:15 WIB

Bupati Setyo Wahono Ajak Media Gaungkan Layanan Unggulan RSUD dan Rencana Kampus UB di Bojonegoro

Rabu, 22 Juli 2026 - 16:47 WIB

Dukung Ketahanan Pangan, Pemkab Bojonegoro Salurkan Bantuan Sarana Prasarana Pertanian

Jumat, 17 Juli 2026 - 17:57 WIB

Bupati Bojonegoro: Koperasi Modern Harus Jadi Penyerap Utama Hasil Bumi, Bukan Sekadar Papan Nama

Rabu, 8 Juli 2026 - 10:51 WIB

Meski Pendapatan Lampaui Target, DPRD Bojonegoro Soroti DBH Migas hingga Program Gayatri

Berita Terbaru