Atasi Masalah Minyak Goreng, Gubernur Jatim Lakukan Operasi Pasar di Bojonegoro

- Admin

Minggu, 20 Februari 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BOJONEGORO, SUARABANGSA.co.id – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa yang didampingi Forkopimda Jatim melakukan Operasi pasar dalam mengurangi kelangkaan minyak goreng di Bojonegoro, Minggu (20/02/2022).

Kurang lebih ada 4000 liter kilo gram minyak digelontorkan oleh Pemerintah Provinsi Jawa Timur di halaman Bakorwil Bojonegoro kepada warga dengan cara membeli dua kilo seharga 25 ribu rupiah.

Selain operasi pasar Gubernur Khofifah juga membagikan Zakat Produktif berupa sembako kepada pedagang kaki lima dan UMKM yang terdampak dengan kelangkaan minyak Goreng selama ini terjadi di Bojonegoro, dari BUMD Jawa Timur.

“Ibu ibu Zakat produktif tersebut dari BUMD Provinsi Jawa Timur, jadi ibu ibu tidak perlu ikut ngantri minyak goreng karena di dalamnya sudah ada minyak goreng,” ujar Gubernur Jawa Timur di hadapan ratusan ibu ibu UMKM dan pedagang kaki lima.

Baca Juga:  Teruk Boks Bermuatan Pakan Ayam Nyungsep di Tol

Secara terpisah mantan Menteri Sosial tersebut juga berharap yang dilakukan ini bisa diikuti oleh Walikota, Bupati di kota kota lain, untuk mengurai bersama sama terjadinya misi link kelangkaan minyak goreng yang terjadi ini.

Gubernur berharap kepada semua Wali kota dan Bupati se Jawa Timur agar memperhatikan warga miskin UMKM yang terdampak langsung dengan adanya kelangkaan minyak goreng tersebut.

“Mulai dari satu harga 14 ribu kita sudah berkeliling mulai dari Pacitan, Magetan, hari ini ada 4000 liter untuk Perorang 2 liter maksimal 1 orang seharga 25000 rupiah, harapan kita kabupaten kota mengikuti hal yang sama, karena saya bersama pak Pangdam dan pak Kapolda sudah ke pabriknya, pabriknya bilang produksi tidak berkurang,” terangnya.

Baca Juga:  Sambut Hari Bhayangkara Ke - 77, Polres Bojonegoro Gelar Ziarah di Taman Makam Pahlawan

Lanjutnya, saat ini stok minyak goreng di Jawa Timur sekitar 65.000 ton perbulan saat pabrik berproduksi, sedangkan kebutuhan untuk warga Jawa Timur ada 59.000 ton, ada kelebihan sekitar 4000 sampai 5000 ton Minyak goreng selama ini.

“Namun yang terjadi kelangkaan di beberapa titik dan pasar pasar, super maket, hiper market, artinya disini ada misi link,” kata Khofifah.

Ia menambahkan, dari kejadian misi link tersebut pemprov terus keliling melakukan operasi pasar untuk menguraikan di beberapa titik, di pasar, mini market sampai di super market, hard market agar terurai misi link tersebut dan menjadi evaluasi bersama, dan Gubernur berharap ada Evaluasi yang lebih koprehensif.

Baca Juga:  Perkuat Sinergi Daerah, Polres Bojonegoro Gelar Mancing Kamtibmas

“Tiga hari lalu Pak mendag kemarin ke titik Surabaya dan titik Sidoarjo, dan eselon satu Kementerian perdagangan kini juga masih di Jawa timur untuk mengkoordinasikan dimana titik misi link tersebut dimana saja untuk dievaluasi lebih koprehensif,” pungkasnya.

Berita Terkait

DPRD Sumenep Gelar Paripurna Pengesahan APBD 2027
Pimpin Apel Hari Santri, Bupati Sumenep Ingatkan Pentingnya Peran Santri Menjaga Kerukunan Sosial dan Kebudayan
Fraksi Gerindra DPRD Bojonegoro Beri 5 Catatan APBD 2027
Sampaikan Nota Penjelasan Raperda APBD 2027, Bupati Bojonegoro Tekankan Beberapa Poin Ini
Pemkab Sampang Terus Distribusikan Air Bersih Bagi Warga Terdampak Kekeringan
DHL Express Perkuat Keamanan Logistik, Surabaya Gateway Kini Bersertifikat TAPA
Misteri Kurang Salur ADD : Kepala Bapenda Bojonegoro Ngaku Tak Punya Data 2015–2021
Lepas Ketergantungan Migas, Bojonegoro Bidik Agroindustri Lewat 5 Perda Baru

Berita Terkait

Senin, 26 Oktober 2026 - 19:01 WIB

DPMD Sumenep Mulai Proses Tahapan Pilkades Serentak 2027

Senin, 26 Oktober 2026 - 18:45 WIB

Independensi PWI Dipertanyakan: Rangkap Jabatan BUMN Pengurus PWI Pusat Disorot Tajam

Minggu, 25 Oktober 2026 - 12:51 WIB

Wisata Sumber Grogolan Bojonegoro Diserbu Ribuan Pengunjung, UMKM Ikut Panen Berkah

Minggu, 25 Oktober 2026 - 11:22 WIB

Gantikan Night Carnival, Festival Sandur dan Pesta Rakyat Meriahkan HJB ke-349

Jumat, 23 Oktober 2026 - 03:28 WIB

Peringati HSN 2026, Bupati Bojonegoro Ajak Santri Kuasai Teknologi Menuju Indonesia Emas

Jumat, 23 Oktober 2026 - 03:24 WIB

Ketika Barongsai, Reog, dan Polisi Cilik Menyatu dalam Panggung Hari Santri Bojonegoro

Kamis, 22 Oktober 2026 - 12:53 WIB

DPRD Bojonegoro Sahkan Perda Perlindungan Perempuan dan Anak

Rabu, 21 Oktober 2026 - 12:03 WIB

BNC 2026 Batal Digelar: Lebih Baik Uang Rakyat untuk Kemiskinan dan Wisata Desa

Berita Terbaru

Daerah

DPMD Sumenep Mulai Proses Tahapan Pilkades Serentak 2027

Senin, 26 Okt 2026 - 19:01 WIB