Jelang Re-Akreditasi, Puskesmas Camplong Sampang Galang Komitmen Bersama Tingkatkan Mutu Pelayanan

- Admin

Jumat, 29 April 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SAMPANG, SUARABANGSA.co.id Dalam rangka upaya meningkatkan kualitas mutu pelayanan terhadap masyarakat, UPTD Puskesmas Camplong, Kecamatan Camplong, Kabupaten Sampang, Madura, Jawa Timur menggelar penggalangan komitmen bersama dalam rangka persiapan penilaian akreditasi.

Hadir dalam kegiatan tersebut, Kepala Dinas Kesehatan dr Abdulloh Najich, pendamping akreditasi Subagio serta anggota Komisi IV DPRD Sampang A Syahroni. Acara itu digelar di aula Puskesmas setempat pada Kamis (28/04/2022) kemarin.

Pelaksanaan akreditasi Puskesmas diatur dalam Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 46 Tahun 2015 yang menegaskan, bahwa Puskesmas yang telah terakreditasi akan dilakukan akreditasi ulang atau re-akreditasi setiap 3 tahun sekali.

Kepala Puskesmas Camplong, dr Intan Retnosari mengatakan akreditasi merupakan salah satu audit eksternal yang dilakukan untuk menilai apakah pelayanan dan mutu sudah sesuai standar yang ditetapkan.

Baca Juga:  Dukung Geliat Produksi UMKM, Bank Sampang Gelar Bazar Takjil Ramadhan

“Sebenarnya bukan sekedar penilaian untuk mendapatkan sertifikat akreditasi, tapi ini juga untuk pembinaan, peningkatan mutu dan kinerja melalui perbaikan yang berkesinambungan dengan sistem manajemen,” kata dr Intan, saat dikonfirmasi kontributor suarabangsa.co.id, Jumat (29/04/2022).

Menurutnya, penggalangan komitmen kerja bersama penting dilaksanakan agar mutu pelayanan kesehatan semakin meningkat sesuai standar yang ditetapkan dengan didukung kesiapan sumber daya manusia yang baik sehingga Puskesmas Camplong memenuhi kriteria dan terakreditasi.

“Puskesmas Camplong ini sudah dinyatakan lulus akreditasi pertama pada bulan Desember 2016 silam. Tetapi, di tahun kemarin karena pandemi Covid-19 akreditasi Puskesmas gagal digelar. Ditahun ini lah baru dilakukan Re-akreditasi kembali,” ucapnya lagi.

Intan mengatakan puskesmas merupakan Unit Pelaksana Teknis Dinkes Kabupaten Sampang yang bertugas dan bertanggungjawab menyelenggarakan kesehatan di wilayah kecamatan. Puskesmas merupakan ujung tombak pembangunan kesehatan masyarakat.

Baca Juga:  Cegah Wabah PMK, Tiga Pilar Pangarengan Sampang Kompak Keliling Desa Datangi Peternak Sapi

“Sebagai fasilitas pelayanan publik, maka puskesmas ini wajib terus menerapkan prinsip peningkatan mutu yang berkesinambungan dalam pemberian pelayanan yang prima kepada masyarakat Camplong,” katanya.

Menurut dia, tuntutan masyarakat dalam mendapatkan pelayanan kesehatan prima semakin bertambah dan perlu disikapi dengan bijaksana. Dirinya berharap kegiatan penggalangan komitmen tersebut bisa membangkitkan semangat para pegawai Puskesmas.

“Pelayanan kesehatan terhadap masyarakat dituntut memenuhi standar Paripurna, penggalangan komitmen ini kami harapkan mampu menjadi ajang dalam menyamakan pandangan yang menjadi tujuan oleh seluruh elemen agar mampu bekerja sama untuk mencapai pelayanan maksimal,” tandas dia.

Baca Juga:  Melebihi Muatan, Grend Mex Terguling di Ruas Tol Kejapanan Sidoarjo

Sementara itu, anggota Komisi IV DPRD Sampang A Syahroni sangat mendukung dilakukannya Re-akreditasi tersebut, bahkan ia memberikan arahan agar mutu pelayanan jaringan Puskesmas Camplong lebih ditingkatkan kembali.

Selain itu, Puskesmas Camplong juga diharapkan dapat memberikan pendampingan kepada masyarakat. Pendampingan ini, kata dia, penting dilakukan guna memberikan pemahaman kepada masyarakat yang belum memahami soal administrasi kesehatan.

“Ini penting sekali dilakukan agar masyarakat tidak terlalu bingung soal administrasi kesehatan, misalnya tentang masalah persyaratan BPJS atau yang lainnya,” sebut Syahroni.

Sekedar diketahui bahwa terdapat 5 tingkatan hasil akreditasi Puskesmas, dimulai dari yang terendah yaitu Tidak Terakreditasi, Dasar, Madya, Utama dan Paripurna sebagai hasil yang terbaik. Akreditasi sebelumnya Puskesmas Camplong memperoleh hasil Madya.

Berita Terkait

Tukang Sapu SPBU Glagahwangi Bojonegoro yang Pernah Viral Kena PHK, Dituduh Gelapkan Uang Perusahaan
Koperasi Desa Merah Putih Desa Ngampel, Utamakan Pengurus dan Pengelola Warga Lokal
Bupati Bojonegoro Dampingi Wakil Panglima TNI Tinjau Kesiapan Peluncuran KDMP
Sering Jadi Penyebab Laka, Polsek kota dan Damkar Bojonegoro Lakukan Ini
PT BPR Bojonegoro Bungkam Soal Anggaran Konser Rp1,1 Miliar
Warga Manfaatkan Gudang KDKMP Grebegan untuk Senam, Kades: Upaya Meramaikan KDMP ke Depan
Dukung BUMD Pangan Bojonegoro, Eko Wahyudi: Jadi Instrumen Percepatan Asta Cita di Daerah
Perkuat Ketahanan Pangan, Eko Wahyudi Tekankan Sinergi Penyuluh dan Petani di Bojonegoro

Berita Terkait

Rabu, 13 Mei 2026 - 19:05 WIB

Tukang Sapu SPBU Glagahwangi Bojonegoro yang Pernah Viral Kena PHK, Dituduh Gelapkan Uang Perusahaan

Rabu, 13 Mei 2026 - 09:39 WIB

Koperasi Desa Merah Putih Desa Ngampel, Utamakan Pengurus dan Pengelola Warga Lokal

Selasa, 12 Mei 2026 - 19:43 WIB

Bupati Bojonegoro Dampingi Wakil Panglima TNI Tinjau Kesiapan Peluncuran KDMP

Senin, 11 Mei 2026 - 17:50 WIB

Sering Jadi Penyebab Laka, Polsek kota dan Damkar Bojonegoro Lakukan Ini

Sabtu, 9 Mei 2026 - 17:22 WIB

Warga Manfaatkan Gudang KDKMP Grebegan untuk Senam, Kades: Upaya Meramaikan KDMP ke Depan

Sabtu, 9 Mei 2026 - 17:20 WIB

Dukung BUMD Pangan Bojonegoro, Eko Wahyudi: Jadi Instrumen Percepatan Asta Cita di Daerah

Sabtu, 9 Mei 2026 - 14:16 WIB

Perkuat Ketahanan Pangan, Eko Wahyudi Tekankan Sinergi Penyuluh dan Petani di Bojonegoro

Kamis, 7 Mei 2026 - 23:58 WIB

Menguak “Tanah Celengan” di Belun, dari Pengakuan Ahli Waris dan Sikap Kadin PMD “Buang Badan” terkait kasus Belun

Berita Terbaru

Politik

Menjelang Muscab PPP Bojonegoro, Suhu Politik Memanas

Senin, 11 Mei 2026 - 16:27 WIB