Dampak Buruk PPKM, Pemerhati Seni Prihatin Banyak Musisi di Sampang Gantungkan Alat Musik

- Admin

Jumat, 13 Agustus 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SAMPANG, SUARABANGSA.co.id Pandemi Covid-19 benar-benar memukul perekonomian masyarakat. Termasuk juga para pekerja hiburan yang selama ini menggantungkan hidup lewat kelompok-kelompok dangdut orkes melayu.

Dimasa pandemi seperti sekarang ini, bisnis orkes dangdut benar-benar tumbang. Orkes-orkes sepi atau bahkan tanggapan dan konser nampak langka digelar. Utamanya dari para seniman lokal.

Akibatnya, tak sedikit musisi di Kabupaten Sampang, Madura, Jawa Timur yang gantung alat musiknya dan mencari pekerjaan lain untuk terus bisa mengasapi dapur mereka.

Pemerhati seni di Sampang, Abd Aziz mengaku sangat sedih dan prihatin terhadap nasib para seniman lokal, yang selama ini menggantungkan hidup dari panggilan manggung. Hal itu diungkapkan saat dirinya menerima kedatangan para pimpinan orkes setempat.

Baca Juga:  Balap Liar Masih Terjadi di Sejumlah Ruas Jalan di Sampang, Polisi Sebut Pelaku Kucing-kucingan

“Sejumlah pimpinan orkes ini menemui saya untuk mengadukan nasib mereka yang sudah kesulitan untuk bertahan hidup. Sebab, selama masa pandemi Covid-19, mereka itu katanya jarang mendapatkan order pentas,” ujarnya kepada kontributor suarabangsa.co.id, Jumat (13/08/2021).

Owner Kapra Group ini menyebut, jika sektor hiburan khususnya orkes adalah sektor yang pertama kali dihantam krisis dan andai saja telah pulih, merupakan sektor yang paling belakangan siuman.

“Andai kondisi pandemi ini terus berlanjut, tak terbayangkan bagaimana nasib para seniman di Sampang ini. Siapa yang peduli dengan nasibnya? Atau lembaga mana yang akan mendampingi para pelaku seni dan hiburan?,” ungkapnya.

Baca Juga:  Pantau Vaksinasi di Bangkalan, Panglima TNI dan Kapolri Berdialog dengan Warga

Pria yang juga punya persewaan tratak (tenda) dan sound system ternama di Kota Bahari itu mengungkapkan, selain para musisi, usaha sewa tenda miliknya pun juga sangat terdampak pandemi.

“Selain musisi, usaha jasa persewaan tenda dan soun system menjadi satu dari banyak usaha yang juga terdampak,” keluhnya.

Oleh karena itu, pihaknya berharap kepada pemerintah supaya memberikan solusi kongkrit agar para seniman ini dapat bertahan. Setidaknya, dengan memfasilitasi dan memberdayakan para seniman lokal biar dapat berkarya dan bekerja lagi.

Baca Juga:  Bersama Bea Cukai, Pemkab Pamekasan Akan Berantas Rokok Ilegal

“Dari sekelumit cerita soal upaya mereka bertahan hidup ditengah kesulitan ekonomi saat pandemi. Sayai berharap, pemerintah bisa membangun sebuah sistem untuk membantu mereka. Bantuan tersebut tidak harus seperti uang atau sembako. Yang terpenting berikan mereka jalan untuk struggle,” harapnya.

Dirinya pun juga berharap, agar pandemi ini segera berakhir dan masyarakat bisa beraktivitas seperti semula. Sehingga para pelaku usaha persewaan dan juga pelaku seni bisa pentas seperti sebelum-sebelumnya.

“Kami akan tetap patuh kepada keputusan pemerintah terkait pencegahan penyebaran Covid-19. Tapi di sisi lain, ada anak istri kami yang harus terpenuhi kebutuhannya,” tukasnya.

Berita Terkait

SDN Tanjungharjo IV Bojonegoro Padukan Konsep Modern dan Agamis, Kades Tegaskan Dukungan Pendidikan
Sukses Genjot PAD di Tengah Efisiensi Anggaran, Dinpora Bojonegoro Diapresiasi Komisi C
Sistem Pemilu Berubah, Gus Fauzan Pastikan Mesin Politik PKB Bojonegoro Siap Hadapi Tantangan 2029
DPRD Bojonegoro Fasilitasi Dengar pendapat terkait Bendungan Karangnongko, Bahas Transparansi Santunan Rp 8 Miliar
Gelar RDP Soal Konser Ungu, Komisi C DPRD Bojonegoro Pastikan Bebas APBD dan CSR
Kasus Dugaan Ijazah Ilegal Legislator Bojonegoro: Ketua KPU Dipanggil Polisi untuk Klarifikasi
Mengendap Lama, Kasus Dugaan Korupsi Logistik KPU Sumenep Belum Ada Perkembangan
Begini Komentar Ketua Komisi C, Terkait Anomali DTSEN dari BPS yang Belum Rampung

Berita Terkait

Sabtu, 13 Juni 2026 - 12:14 WIB

SDN Tanjungharjo IV Bojonegoro Padukan Konsep Modern dan Agamis, Kades Tegaskan Dukungan Pendidikan

Jumat, 12 Juni 2026 - 18:36 WIB

Sukses Genjot PAD di Tengah Efisiensi Anggaran, Dinpora Bojonegoro Diapresiasi Komisi C

Jumat, 12 Juni 2026 - 07:20 WIB

Sistem Pemilu Berubah, Gus Fauzan Pastikan Mesin Politik PKB Bojonegoro Siap Hadapi Tantangan 2029

Jumat, 12 Juni 2026 - 05:03 WIB

DPRD Bojonegoro Fasilitasi Dengar pendapat terkait Bendungan Karangnongko, Bahas Transparansi Santunan Rp 8 Miliar

Rabu, 10 Juni 2026 - 21:04 WIB

Kasus Dugaan Ijazah Ilegal Legislator Bojonegoro: Ketua KPU Dipanggil Polisi untuk Klarifikasi

Senin, 8 Juni 2026 - 06:34 WIB

Mengendap Lama, Kasus Dugaan Korupsi Logistik KPU Sumenep Belum Ada Perkembangan

Sabtu, 6 Juni 2026 - 01:56 WIB

Begini Komentar Ketua Komisi C, Terkait Anomali DTSEN dari BPS yang Belum Rampung

Jumat, 5 Juni 2026 - 08:19 WIB

Kemenperin Dorong Industri Kayu dan Furnitur Bertransformasi Digital Lewat Indowood Expo 2026

Berita Terbaru