Pemerintah Kabupaten Sumenep Berikan Tunjangan Guru Ngaji

- Admin

Sabtu, 13 Desember 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMENEP, SUARABANGSA.co.id – Sebagai bentuk perhatian dan penghargaan atas dedikasinya terhadap pendidikan agama, pemerintah Kabupaten Sumenep, menyalurkan Tunjangan Kehormatan Guru Ngaji di Pendopo Agung Keraton Sumenep, Jumat (14/11/2025).

Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo mengatakan, guru ngaji memiliki kontribusi yang sangat fundamental dalam membentuk generasi yang berakhlak mulia, berilmu, dan berkarakter. Oleh karena itu, pemerintah daerah memberi perhatian khusus terhadap kesejahteraan mereka.

“Guru ngaji adalah pilar pendidikan moral di tengah masyarakat dengan mengajarkan Al-Qur’an, nilai-nilai kebaikan dan adab sejak dasar,” terang Bupati Sumenep.

Guru ngaji tidak hanya mengajarkan kemampuan membaca dan memahami Al-Qur’an, tetapi menjadi teladan dalam menanamkan nilai kejujuran, disiplin, serta budi pekerti kepada generasi muda.

Baca Juga:  Sebanyak 26 Napi Klas IIB Sumenep Sujud Syukur Setelah Mendapatkan Asimilasi

“Para guru ngaji bekerja dengan penuh keikhlasan, mendidik anak agar tumbuh sebagai generasi berakhlak, beradab, dan mencintai ilmu, sehingga Pemerintah daerah berkewajiban memberi perhatian kepada mereka atas dedikasi tanpa pamrih,” ujarnya.

Pemerintah daerah mengharapkan, bentuk dukungan ini bukan hanya bermanfaat secara ekonomi, tetapi menjadi motivasi bagi guru ngaji, agar semangat menjalankan tugas mulianya untuk menghidupkan pendidikan agama di tengah masyarakat.

Itu dilakukan, karena masyarakat membutuhkan figur-figur pendidik yang mampu membimbing generasi muda, agar tetap memiliki karakter dan identitas moral yang kuat di tengah perkembangan zaman dan tantangan digital.

Baca Juga:  Dirlantas Polda Jatim Lakukan MoU Dengan Walikota Surabaya

“Guru ngaji memegang peran strategis guna membangun karakter generasi, tidak hanya cerdas secara akademis, tetapi berakhlak mulia dan siap menghadapi tantangan di era globalisasi saat ini,” jelasnya.

Tahun ini, tercatat sebanyak 1.225 orang menerima tunjangan kehormatan, berasal dari 27 Kecamatan se-Kabupaten Sumenep yang sumber dananya berasal dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2025.

Pembiayaan tunjangan kehormatan bagi guru ngaji 2025, melalui dana hibah dari Pemerintah Daerah kepada LPTQ Kabupaten Sumenep.

“Program ini benar-benar memberikan manfaat bagi para guru ngaji, dalam rangka membangun dan meningkatkan kualitas sumber daya manusia Kabupaten Sumenep di bidang keagamaan,” tambah Bupati.

Baca Juga:  Bukannya Berpatroli, Tiga Warga Bangkal Ini Malah Main Judi Online di Pos Kamling

Di tempat yang sama, Kepala Bagian (Kabag) Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Sekretariat Daerah (Setda) Kabupaten Sumenep, Kamiluddin menyatakan, total anggaran bantuan tunjangan kehormatan bagi guru ngaji pada APBD 2025 sebesar satu miliar empat ratus tujuh puluh juta rupiah.

Setiap guru ngaji mendapatkan bantuan tunjangan sebesar satu juta dua ratus ribu rupiah, yang penyalurannya melalui rekening penerima pada BPRS Bhakti Sumekar.

“Pemerintah Kabupaten Sumenep untuk program ini, tidak hanya memberikan bantuan tunjangan saja, melainkan para guru ngaji sudah terdaftar sebagai anggota BPJS Ketenagakerjaan dengan jaminan kecelakaan kerja dan jaminan kematian,” pungkasnya.

Penulis : Kris

Editor : Putri

Berita Terkait

Perkuat Sinergi, SMSI Bojonegoro dan Bupati Setyo Wahono Bahas Ekosistem Media Sehat
Merawat Aspirasi Lewat Kerja Nyata, Sally Atyasasmi Sabet Gelar ‘The Inspiring Legislator’
Pemkab Sumenep Dukungan Penuh Rencana Pembangunan KEK Tembakau Madura, Siapkan 30 Hektar
Produksi Minyak Merosot, Bojonegoro Pacu Pencarian Cadangan Baru di 17 Kecamatan
DPRD Sumenep Meminta Pemerintah Daerah Maksimalkan P-APBD Menghasilkan Program Pro Rakyat
Puluhan Tahun Tanpa Kepastian, Korban Penggusuran Jembatan Glendeng Bojonegoro Menagih Hak Sertifikat Tanah
Ketergantungan Dana Pusat Masih Tinggi, Bupati Setyo Wahono Putar Otak Genjot PAD Bojonegoro
Bahas Masalah Transportasi Laut, Bupati Sumenep Perjuangkan Masyarakat Kepulauan ke Kementerian Perhubungan
Tag :

Berita Terkait

Senin, 21 September 2026 - 13:24 WIB

Perkuat Sinergi, SMSI Bojonegoro dan Bupati Setyo Wahono Bahas Ekosistem Media Sehat

Kamis, 17 September 2026 - 21:34 WIB

Pemkab Sumenep Dukungan Penuh Rencana Pembangunan KEK Tembakau Madura, Siapkan 30 Hektar

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 15:01 WIB

Produksi Minyak Merosot, Bojonegoro Pacu Pencarian Cadangan Baru di 17 Kecamatan

Kamis, 27 Agustus 2026 - 22:12 WIB

DPRD Sumenep Meminta Pemerintah Daerah Maksimalkan P-APBD Menghasilkan Program Pro Rakyat

Kamis, 27 Agustus 2026 - 06:34 WIB

Puluhan Tahun Tanpa Kepastian, Korban Penggusuran Jembatan Glendeng Bojonegoro Menagih Hak Sertifikat Tanah

Kamis, 27 Agustus 2026 - 06:29 WIB

Ketergantungan Dana Pusat Masih Tinggi, Bupati Setyo Wahono Putar Otak Genjot PAD Bojonegoro

Jumat, 21 Agustus 2026 - 22:10 WIB

Bahas Masalah Transportasi Laut, Bupati Sumenep Perjuangkan Masyarakat Kepulauan ke Kementerian Perhubungan

Rabu, 19 Agustus 2026 - 20:29 WIB

DPRD Sumenep Gelar Paripurna Penyampaian Pandangan Umum Fraksi Terhadap Raperda P-APBD 2026

Berita Terbaru