Baunya Dikeluhkan Warga, PT Sata Tec Minta Solusi ke DPRD Bojonegoro

- Admin

Senin, 2 Juni 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BOJONEGORO, SUARABANGSA.co.id – Pimpinan dan anggota DPRD Bojonegoro melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke perusahaan pengolahan tembakau, PT Sata Tec Indonesia, yang berlokasi di Desa Sukowati, Kecamatan Kapas. Kabupaten Bojonegoro Propinsi Jawa Timur. Senin (2/6/2025).

Sidak yang kedua kali yang dilakukan oleh Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Bojonegoro yang kedua kali ini, merupakan respons atas keluhan masyarakat terkait dampak bau menyengat yang dirasakan hingga mengganggu aktivitas belajar mengajar di TK dan PAUD Dharma Wanita Sukowati.

Akibat gangguan tersebut, pihak sekolah terpaksa memindahkan proses belajar mengajar ke balai desa setempat. Meskipun pihak perusahaan telah mengantongi izin lengkap dan uji baku mutu dari Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Bojonegoro telah dilakukan, bau menyengat tetap dikeluhkan warga dan pihak sekolah.

Baca Juga:  19 Desa di Bojonegoro Segera Lakukan PAW, DPRD Lakukan Pembahasan Persiapan

Sidak kali ini dilakukan langsung oleh Wakil Ketua DPRD Bojonegoro, Hj. Mitro’atin, dan anggota Komisi A, Sudiyono, Lasmiran, serta seluruh anggota Komisi A DPRD Bojonegoro.

Dalam sidak tersebut, Ketua DPRD Bojonegoro, Hj. Mitro’atin, menyampaikan kekecewaannya terhadap sikap manajemen perusahaan.

“Sangat kecewa. Saya melihat dari raut muka, wajah dari siapa tadi? Apa itu, manajernya? Dia sudah kenal saya, dan dia tahu kapasitas saya. Saya bukan orang arogan. Saya di sini menjalankan amanah saya sebagai wakil rakyat,” ujarnya.

Baca Juga:  Di Bojonegoro Ada Pemasangan Listrik Gratis Untuk Warga, Ini Syaratnya

Hj. Mitro’atin juga menekankan bahwa Pemerintah kabupaten Bojonegoro sangat menyambut baik adanya investasi di Kabupaten Bojonegoro, namun dampak lingkungan harus diperhatikan.

“Kita mencari solusi dan mencari kebenaran. Tadi disampaikan bahwa semuanya sudah ada perizinannya. Saya besok akan mengundang semuanya,” tambahnya.

Sementara itu, Humas Sata Tec, Arif Abdullah/Qobil, mengakui adanya bau, namun menegaskan bahwa semuanya sudah sesuai prosedur.

“Kita tidak munafik, ya. Bau itu tetap ada. Pun secara ilmiah, yang namanya bau itu ya tidak bisa dihilangkan,” ujarnya.

Baca Juga:  Polemik BKKD Desa Kemiri Memanas: H. Surgi Tantang Transparansi, Camat Malo Sebut di Lapangan Kondusif

Menanggapi kemarahan DPRD, Qobil menyatakan bahwa segala prosedur dan perizinan telah dilakukan.

“Kita tidak tahu kecewa yang bagaimana. Kita, dari sisi perusahaan, sudah melakukan apa yang seharusnya dilakukan,” tambahnya.

Terkait hasil sidak, Qobil mengatakan bahwa ini adalah solusi pertama dan pihaknya menunggu solusi dari DPRD.

“Kita menunggu solusi dari DPRD,” pungkasnya.

Penulis : Takim

Editor : Putri

Berita Terkait

KDKMP di Sumenep Disorot, DPRD Singgung Lelang, Kepala Desa Minta Dilibatkan
Amos Gelar FGD Bertajuk ‘Pembangunan KDKMP: Antara Bisnis atau Proyek?’, Soroti Tatakelola
Sahkan Perda Pariwisata dan Kabupaten Layak Anak, Bupati Bojonegoro: Bukti Sinergi Kuat Pemkab dan DPRD
Terima Penghargaan di Malang, Cantika Wahono Beberkan Kunci Sukses Inovasi PKK Bojonegoro
Peringati Harkopnas ke-79, Pasar Wisata Bojonegoro Dipadati Ribuan Peserta Jalan Sehat
Bupati Setyo Wahono Lepas Jalan Sehat Harkopnas: Koperasi Pilar Utama Ekonomi Bojonegoro
Lewat Program IVF Morula Surabaya, Pasutri Sumenep Akhirnya Miliki Bayi Kembar Setelah 22 Tahun
Absen Undangan Kapolres, SMSI Sumenep Tegaskan Bukan Bagian Aksi Boikot

Berita Terkait

Selasa, 4 Agustus 2026 - 13:24 WIB

Dua Jenazah Korban KMP Mutiara Sentosa II Diserahkan ke Keluarga, Tim DVI Lanjutkan Identifikasi Korban Lain

Kamis, 2 Juli 2026 - 14:28 WIB

Ribuan Relawan MBG di Pamekasan Gelar Aksi, Dukung Keberlanjutan MBG

Senin, 22 Juni 2026 - 20:13 WIB

Demo Program MBG di Bojonegoro, Massa Desak KPK Turun Tangan, DPRD Ancam Tutup Dapur Nakal

Sabtu, 13 Juni 2026 - 18:27 WIB

PPIH Bantah Tiga Jemaah Haji Kloter 77 asal Sumenep Terlantar di Madinah

Sabtu, 13 Juni 2026 - 18:20 WIB

Sejumlah Jemaah Haji Asal Sumenep Dikabarkan Terlantar di Madinah

Sabtu, 11 April 2026 - 17:34 WIB

BEM Malang Raya Turun Jalan, Tuntut Kasus Penyiraman Air Keras Harus Diproses Secara Adil Tanpa Kompromi

Kamis, 9 April 2026 - 18:17 WIB

Aliansi Mahasiswa Dan Masyarakat Sipil Datangi Istana Merdeka, Sampaikan 3 Tuntutan Kepada Presiden RI

Sabtu, 14 Februari 2026 - 19:00 WIB

Gandeng Komdigi, Wihadi Wiyanto Bawa Program Literasi Digital dan Biometrik ke Bojonegoro-Tuban untuk Perangi Scamming

Berita Terbaru