Si Mas Ganteng Diduga Belum Propesional Dalam Pelayanan

- Admin

Minggu, 11 Mei 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BOJONEGORO, SUARABANGSA.co.id – Pemberangkatan trayek Bus Simas Ganteng dari Terminal Tuban menuju Bojonegoro disinyalir sarat dengan dugaan kecurangan. Sejumlah penumpang yang diberangkatkan dari Tuban sudah hampir memenuhi kursi yang ada, mencapai sekitar 80%.

Penumpang Si mas Ganteng Anik Setya Wati dari Bojonegoro Kecewa dengan pelayanan Bus dan ada indikasi penumpang full dari tuban tapi tidak turun dan ikut balik lagi, ironisnya Banyak penumpang yang di jalan ingin memanfaatkan layanan bus si mas ganteng tidak terlayani.

“Ketika Bus Simas Ganteng sampai di Terminal Bojonegoro, para penumpang bukannya turun sesuai tujuan perjalanan, mereka justru ikut balik pulang,” terangnya.

Baca Juga:  Hari ini, Seluruh Pegawai Bagian Hukum Pemkab Sampang Akan Jalani Rapid Test

Hal ini menimbulkan kesan bahwa kursi penumpang sudah menjadi paket pesanan yang terkesan ada bentuk kesepakatan kontrak atau carteran.

Tambah anik, Crew Bus juga mudah di Kontak dari orang dalam agar mengambil penumpang dari seorang yang telah menelpon Crew.

“Meskipun Bus penumpangnya penuh Penumpang tetap di ambil karena crew telah di kontak oleh seseorang,” terangnya.

Tambahnya si Anik, Kejadian ini menimbulkan pertanyaan tentang profesionalisme pengoperasian bus dan pengelolaan trayek. Pasalnya, jika penumpang sudah terisi hampir penuh saat pemberangkatan, semestinya mereka memiliki tujuan yang berbeda-beda, bukan balik pulang bersama-sama.

Baca Juga:  Kapolres Bangkalan Bersama Ormas Turba Bagikan Bantuan ke Warga Tak Tersentuh Bansos di Kecamatan Sepulu

“Kalau tidak modus hanya ingin menghabiskan Anggaran semata, kenapa hal ini terjadi ada pengiriman Video terkait jumlah penumpang (red:Crew ambil Video penumpang) dan sepertinya para penumpang tersebut sudah berkelompok dan bisa jadi jaringan relawan, kalau mendengar obrolannya tadi,” pesannya.

Dalam pantauan awak media beberapa hari, Penumpang yang menjadi korban kejadian ini merasa kecewa dan dirugikan, tidak di hari minggu saja,di hari-hari diluar hari minggu hal tersebut sama. Mereka berharap agar pihak bus dan otoritas terkait segera menginvestigasi dan menindaklanjuti dugaan kecurangan ini, adanya bus ganteng ini bila dimanfaatkan dengan baik akan mendongkrak wisata di Kabupaten Bojonegoro dan Tuban sangat baik.

Baca Juga:  Sebanyak 200 Warga di Bojonegoro Terima Bantuan RTLH dari PT Imza Rizki Jaya

Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Perhubungan Tuban, Bambang Irawan saat di Hubungi Awak media belum bisa berkomentar dan belum mengangkat telpon Awak media Suara bangsa.

Penulis : Takim

Editor : Putri

Berita Terkait

Wisata Sumber Grogolan Bojonegoro Diserbu Ribuan Pengunjung, UMKM Ikut Panen Berkah
Gantikan Night Carnival, Festival Sandur dan Pesta Rakyat Meriahkan HJB ke-349
Plat ‘G 1812 AN’ Nyelonong di Pawai Api Abadi, Kapolres Bojonegoro Buka Suara
Peringati HSN 2026, Bupati Bojonegoro Ajak Santri Kuasai Teknologi Menuju Indonesia Emas
Ketika Barongsai, Reog, dan Polisi Cilik Menyatu dalam Panggung Hari Santri Bojonegoro
DPRD Bojonegoro Sahkan Perda Perlindungan Perempuan dan Anak
BNC 2026 Batal Digelar: Lebih Baik Uang Rakyat untuk Kemiskinan dan Wisata Desa
Bantu Tekan Angka Kemiskinan, Dirut PT Kareb Alam Sejahtera Terima Penghargaan di HJB ke-349

Berita Terkait

Kamis, 22 Oktober 2026 - 16:11 WIB

Pimpin Apel Hari Santri, Bupati Sumenep Ingatkan Pentingnya Peran Santri Menjaga Kerukunan Sosial dan Kebudayan

Kamis, 22 Oktober 2026 - 13:04 WIB

Fraksi Gerindra DPRD Bojonegoro Beri 5 Catatan APBD 2027

Kamis, 22 Oktober 2026 - 13:01 WIB

Sampaikan Nota Penjelasan Raperda APBD 2027, Bupati Bojonegoro Tekankan Beberapa Poin Ini

Kamis, 8 Oktober 2026 - 15:56 WIB

Pemkab Sampang Terus Distribusikan Air Bersih Bagi Warga Terdampak Kekeringan

Rabu, 7 Oktober 2026 - 14:36 WIB

DHL Express Perkuat Keamanan Logistik, Surabaya Gateway Kini Bersertifikat TAPA

Rabu, 7 Oktober 2026 - 10:14 WIB

Misteri Kurang Salur ADD : Kepala Bapenda Bojonegoro Ngaku Tak Punya Data 2015–2021

Selasa, 6 Oktober 2026 - 00:36 WIB

Lepas Ketergantungan Migas, Bojonegoro Bidik Agroindustri Lewat 5 Perda Baru

Kamis, 24 September 2026 - 00:38 WIB

DPRD Bojonegoro Bahas Perubahan 5 Raperda, FPPKN Tegaskan Catatan Penting

Berita Terbaru