Sidak di KUD Padangan, Komisi B DPRD Bojonegoro Wanti-wanti Tidak Ada Permainan Harga Pupuk

- Admin

Jumat, 11 April 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BOJONEGORO, SUARABANGSA.co.id – Komisi B Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bojonegoro melakukan sidak lapangan wilayah barat untuk memastikan ketersediaan pupuk bagi petani.

Komisi B DPRD Bojonegoro mengumpulkan beberapa distributor pupuk, ada sekitar delapan distributor dikumpulkan oleh Komisi B di KUD Padangan, Kabupaten Bojonegoro.

Dari pengalian informasi SUARABANGSA.co.id Pada tahun ini 2025, Kabupaten Bojonegoro masih membutuhkan tambahan pupuk bersubsidi karena kebutuhannya belum mencukupi.

Pemkab Bojonegoro telah mengajukan tambahan kuota pupuk bersubsidi ke Kementerian Pertanian. Rincian kebutuhan pupuk bersubsidi Bojonegoro 2025: Urea: 55.893 ton, NPK: 42.141 ton, Organik: 18.083 ton.

“Kita sidak di distributor KUD Padangan sekaligus mengumpulkan 8 distributor pupuk yang wilayah distribusinya di wilayah barat dan selatan,” ungkap Lasuri Anggota Dewan Komisi DPRD Bojonegoro, Kamis (10/4/2025).

Baca Juga:  Gelar Pameran Keris Akik dan Barang Antik, Bupati Sumenep: Memperkenalkan Potensi Kekayaan Budaya

Lanjut Lasuri, dari hasil sidak tersebut delapan Distributor melaporkan penyerapan bulan empat ini baru di kisaran di bawah tiga puluh persen, dari kuota pupuk.

Sehinga dalam pertemuan tersebut Lasuri bersama komisi B memastikan ketersediaan pupuk di Masa Tanam ke 2 dan tahun 2025 ini masih tercukupi.

“Kami ingin bahwa seluruh distributor menerapkan slogan cepat, tepat dan harga Sesuai HET,” harapnya.

Komisi B DPRD Bojonegoro meminta  komitmen delapan distributor agar tidak memainkan harga, tidak mempersulit mekanisme distribusi pupuk kepada Kios, jika ada Kios yang menjual Pupuk di atas Harga Eceran Tertinggi (HET) Distributor tidak melindungi kios tersebut dan segera diproses serta diberi sangsi secara tegas.

Baca Juga:  Perkuat Ketahanan Pangan, Eko Wahyudi Tekankan Sinergi Penyuluh dan Petani di Bojonegoro

“Jika ada kios yang menjual di atas HET kami ingin distributor memberikan sangsi tegas,” harapnya.

Dari pengalian informasi SUARABANGSA.co.id, harga eceran tertinggi (HET) pupuk bersubsidi tahun 2025 adalah: Rp2.250 per Kilo Gram (KG) untuk pupuk urea, Rp2.300 per kg untuk pupuk NPK, Rp3.300 per kg untuk pupuk NPK kakao, Rp800 per kg untuk pupuk organik.

Dan aturan ini mulai berlaku pada 1 Januari 2025. Pupuk bersubsidi tahun 2025 dapat dibeli petani penerima di kios pengecer pupuk resmi. Pupuk bersubsidi ini ditujukan untuk petani yang melakukan usaha tani subsektor tanaman pangan seperti padi, jagung, dan kedelai.

Baca Juga:  Terkendala Lapangan, Karapan Sapi Piala Presiden Gagal Digelar di Pamekasan

Perlu diketahui luas lahan pertanian di Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, pernah mencapai 89.285 hektare, menurut Kementerian Pertanian tahun 2019.

Luas lahan pertanian di Bojonegoro juga pernah ditargetkan mencapai 153.250 hektare pada tahun 2022.

Pada tahun 2023, luas panen padi di Bojonegoro mencapai 2.152,36 hektare.
Pada tahun 2024, luas panen padi di Bojonegoro mencapai 139.810 hektare.

Penulis : Takim

Editor : Putri

Berita Terkait

Rangkaian Hari Jadi Sumenep Ke-756, Pemkab Sumenep Gelad Haul Raja-Raja Se-Madura
Berhasil Rawat Budaya, PSHT Mendapat Penghargaan ‘Special Recognition Awards’ 
PLN Gaspol Terangi Madura, Infrastruktur Listrik Diperkuat Hingga Pulau Terluar
Di Sumenep ada Festival Tanam Tete Masa Nabur Belta Loh, Dimerihkan Pameran Budaya
Jamasan Pusaka, Bupati Sumenep Upayakan Jadi Agenda Budaya Internasional
Kelurahan Kepatihan Bojonegoro Gelar Sedekah Bumi, Bagikan Seribu Kue Serabi
Sekitar 270 Orang Diruwat di Kayangan Api, Begini Harapan Pemkab Bojonegoro
Pelantikan Pengurus SMSI Madura Raya Dimeriahkan Musik Tongtong dan Kesenian
Tag :

Berita Terkait

Rabu, 13 Mei 2026 - 19:05 WIB

Tukang Sapu SPBU Glagahwangi Bojonegoro yang Pernah Viral Kena PHK, Dituduh Gelapkan Uang Perusahaan

Rabu, 13 Mei 2026 - 09:39 WIB

Koperasi Desa Merah Putih Desa Ngampel, Utamakan Pengurus dan Pengelola Warga Lokal

Selasa, 12 Mei 2026 - 19:43 WIB

Bupati Bojonegoro Dampingi Wakil Panglima TNI Tinjau Kesiapan Peluncuran KDMP

Senin, 11 Mei 2026 - 17:50 WIB

Sering Jadi Penyebab Laka, Polsek kota dan Damkar Bojonegoro Lakukan Ini

Sabtu, 9 Mei 2026 - 17:22 WIB

Warga Manfaatkan Gudang KDKMP Grebegan untuk Senam, Kades: Upaya Meramaikan KDMP ke Depan

Sabtu, 9 Mei 2026 - 17:20 WIB

Dukung BUMD Pangan Bojonegoro, Eko Wahyudi: Jadi Instrumen Percepatan Asta Cita di Daerah

Sabtu, 9 Mei 2026 - 14:16 WIB

Perkuat Ketahanan Pangan, Eko Wahyudi Tekankan Sinergi Penyuluh dan Petani di Bojonegoro

Kamis, 7 Mei 2026 - 23:58 WIB

Menguak “Tanah Celengan” di Belun, dari Pengakuan Ahli Waris dan Sikap Kadin PMD “Buang Badan” terkait kasus Belun

Berita Terbaru

Politik

Menjelang Muscab PPP Bojonegoro, Suhu Politik Memanas

Senin, 11 Mei 2026 - 16:27 WIB