DPC Projo Bojonegoro Meminta Kapolri Serius Tangani Judol

- Admin

Jumat, 8 November 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BOJONEGORO, SUARABANGSA.co.id – Gencarnya pemberitaan dan framing Ketua Umum Projo Budi Ari Setiadi , dimana di framing terlibat dengan kegiatan mantan anak buah nya, hal tersebut sangat keji dan biadab, Hari Jumat 8/10/2024, Bojonegoro Provinsi Jawa Timur.

Menurut Sugeng Handoyo Sekti selaku Sekertaris Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Projo Bojonegoro Mengatakan, Gerakan framing terkait judol saat ini adalah bentuk dari perlawanan balik dari bandar-bandar judol dan jaringannya, saat ketum Budi Ari S melakukan bersih-bersih selama 15 bulan bekerja, dan mungkin saat ini bagian dari perlawanan mereka karena semenjak ada Budi Ari S kerja kerja mereka terganggu bisnisnya, dan yang lucunya ternyata yang tertangkap adalah Kader partai tim pemenangan salah satu paslon Capres, dan foto nya tersebar dimana-mana, pertanyaan nya selama sebelum Budi ari disitu Pihak Aparat melakukan apa saja,

Baca Juga:  Delegasi DPC Bojonegoro Tiba di Malang, Siap Sukseskan Konferda Projo Jatim 2026

“Yang mana dikarenakan gebrakan ketum Projo Budi Ari S,saat menjadi menkominfo dengan membrantas judol dan untuk menutup situsnya, mestinya sejak lama dilakukan, terus menteri yang lama ngapain saja, aparat pihak kepolisian yang terkait sedang apa, kejadian Judol ini sudah dari dulu looh,” ungkapnya.

Lanjut lelaki yang akrab dipangil Sugeng tersebut, Kegiatan judol ini sudah dari 5 tahun lalu sebelum Covid19 dan sebelum nya justru Judol yang game dengan sistem lewat beli koin pulsa pun dari dulu sudah dilakukan, artinya Aparat penegak Hukum itu sudah tahu Bandar nya, pemerintah sudah tahu pelaku nya, ini yang bersih-bersih Ketua umum Projo (Budi Ari S: Red) atas perintah Pak Presiden Jokowi, kenapa pak Jokowi dan ketum yang di framing, ini adalah framing yang jahat dan tidak beradab.

Baca Juga:  DPC Projo Sidoarjo Audensi bersama Bakal calon Bupati Sidoarjo H. Subandi

“Dimana jaringan mafia judol di Indonesia sudah bisa dikatakan memasuki disemua lini bahkan tidak tertutup kemungkinan menyusup di beberapa instansi pemerintah, yang bersih-bersih Budi ari S, tapi Ketum yang di framing jahat dan tidak beradab, apalagi ini menjelang pemenangan Pilkada dan pilgub yang dilakukan projo se Indonesia, ini adalah Demokrasi yang buruk Indonesia,” terangnya.

Imbuhnya, Dengan salah satunya di buktikan dengan adanya penangkapan beberapa oknum komdigi oleh polri, bukti Judol ini sudah dipelihara sejak lama, dan 15 bulan bekerja dan kurang lebih 3800 situs di blokir, serta beberapa situs pornografi serta yang merugikan Negara di hajar oleh Budi Ari Setiadi, Projo tidak gentar digaris rakyat melawan semua itu.

Baca Juga:  PMII Angkatan Central'19 INKADHA Santuni Anak Yatim

“Dengan adanya perlawanan dari mafia judol dan jaringannya, Projo semakin bertekad untuk mengawal dan mengkampanyekan pemberantasan judol bersama pemerintah.
Dalam hal ini siap berpartisipasi bersama Polri dan mendorong polri dalam penegakan hukum bagi mereka-mereka yang terlibat dalam jaringan judol ini tanpa pandang bulu siapa pun yang terlibat harus disikat, kita tunggu keseriusan Kapolri dalam memberantas Judol,” pungkasnya.

Penulis : Takim

Editor : Putri

Berita Terkait

SDN Tanjungharjo IV Bojonegoro Padukan Konsep Modern dan Agamis, Kades Tegaskan Dukungan Pendidikan
Sukses Genjot PAD di Tengah Efisiensi Anggaran, Dinpora Bojonegoro Diapresiasi Komisi C
Sistem Pemilu Berubah, Gus Fauzan Pastikan Mesin Politik PKB Bojonegoro Siap Hadapi Tantangan 2029
DPRD Bojonegoro Fasilitasi Dengar pendapat terkait Bendungan Karangnongko, Bahas Transparansi Santunan Rp 8 Miliar
Gelar RDP Soal Konser Ungu, Komisi C DPRD Bojonegoro Pastikan Bebas APBD dan CSR
Kasus Dugaan Ijazah Ilegal Legislator Bojonegoro: Ketua KPU Dipanggil Polisi untuk Klarifikasi
Mengendap Lama, Kasus Dugaan Korupsi Logistik KPU Sumenep Belum Ada Perkembangan
Begini Komentar Ketua Komisi C, Terkait Anomali DTSEN dari BPS yang Belum Rampung
Tag :

Berita Terkait

Sabtu, 13 Juni 2026 - 12:14 WIB

SDN Tanjungharjo IV Bojonegoro Padukan Konsep Modern dan Agamis, Kades Tegaskan Dukungan Pendidikan

Jumat, 12 Juni 2026 - 18:36 WIB

Sukses Genjot PAD di Tengah Efisiensi Anggaran, Dinpora Bojonegoro Diapresiasi Komisi C

Jumat, 12 Juni 2026 - 07:20 WIB

Sistem Pemilu Berubah, Gus Fauzan Pastikan Mesin Politik PKB Bojonegoro Siap Hadapi Tantangan 2029

Jumat, 12 Juni 2026 - 05:03 WIB

DPRD Bojonegoro Fasilitasi Dengar pendapat terkait Bendungan Karangnongko, Bahas Transparansi Santunan Rp 8 Miliar

Rabu, 10 Juni 2026 - 21:04 WIB

Kasus Dugaan Ijazah Ilegal Legislator Bojonegoro: Ketua KPU Dipanggil Polisi untuk Klarifikasi

Senin, 8 Juni 2026 - 06:34 WIB

Mengendap Lama, Kasus Dugaan Korupsi Logistik KPU Sumenep Belum Ada Perkembangan

Sabtu, 6 Juni 2026 - 01:56 WIB

Begini Komentar Ketua Komisi C, Terkait Anomali DTSEN dari BPS yang Belum Rampung

Jumat, 5 Juni 2026 - 08:19 WIB

Kemenperin Dorong Industri Kayu dan Furnitur Bertransformasi Digital Lewat Indowood Expo 2026

Berita Terbaru