Kampanye Damai, DPC Projo Bojonegoro Blusukan dan Diskusi Dengan Kelompok Tani

- Admin

Selasa, 15 Oktober 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BOJONEGORO, SUARABANGSA.co.id – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Projo Bojonegoro dalam momen kampanye Pilkada 2024 di Bojonegoro ini, lakukan Sinau pintar bersama petani di Bojonegoro, yang bermitra dengan Agritech pertanian yaitu Era Tani.

Dalam konsolidasi dengan para petani selain berkampanye Pasangan Calon Pilkada 2024, Setyo wahono dan Nurul azizah, DPC Projo Bojonegoro menyerap aspirasi para petani di dua desa dalam di Kecamatan Ngayam, yaitu di Desa Sudu dan di Desa Ngayam, dan Desa Ngayam, Dukuh Temloko Rejo, Kabupaten Bojonegoro, Provinsi Jawa timur, Hari Senin (14/10/2024).

Didesa Sudu di dukuh Bedahan para petani Desa tersebut, sangat terganggu dengan hama tikus yang selama ini mengganggu para petani padi, selain curhat terkait hama para petani desa Sudu juga sangat butuh Pupuk subsidi dan Non subsidi, agar tidak terjadi nya kelangkaan pupuk didesa tersebut.

Salim, Salah satu petani dukuh bedahan mengatakan soal kesulitan pupuk bila menjelang tanam dan pemupukan, dan berharap kepada Calon Bupati di Bojonegoro agar terjadi mudahnya distribusi pupuk di Bojonegoro.

“Disini itu sulit dan sering langka terkait pupuk, dari dulu disini itu sering langka pupuk, harapan nya kepada calon bupati bagaimana kedepan harapan nya di permudahkan pupuk subsidi maupun non subsidi,” harapnya.

Baca Juga:  Komisi C DPRD Bojonegoro Akan Panggil OPD, Terkait Laporan dari LSM

Sama juga yang ditanyakan oleh Ahmad terkait bagaimana komplain Asuransi agar bisa tercover oleh petani, ketika bermitra dengan era tani.

“Bagaimana mas caranya mengkomplain asuransi nya bila terjadi gagal panen,” tanyanya.

Hal tersebut di jawab oleh era tani, setiap 10 hari Petugas lapangan (PL)akan selalu datang ke kelompok dan memantau terkait tanaman padi, apa bila terjadi gagal panen, secara otomatis pihak era tani akan melaporkan ke pihak asuransi, pasca memotret tanaman yang diserang hama, mau pun terjadi bencana, 75 persen luas lahan.

“Bila kita ternyata habis visit dan ternyata kita tidak tahu ada bencana, kelompok tani bisa telpon kita dan kita akan datang dan mengambil dokumentasi dan melaporkan ke pihak asuransi,” ungkapnya.

Hal yang sama juga disampaikan oleh petani dari dari Temloko Rejo Desa Ngayam kecamatan Ngayam, Gunawan selain Terkait Pupuk, Petani Temloko Rejo berharap dengan adanya air, pembangunan irigasi bisa dirasakan petani Ngayam. Dan mengurangi adanya serangan hama tikus yang membuat petani berburu tikus, kalau memang ada bantuan, setiap kelompok Petani dibekali senapan untuk berburu.

Baca Juga:  Dinas Pertanian Probolinggo Lakukan Sosialisasi Pengendalian OPT

“Disini Alsintan sudah ada, tapi kami sangat Prihatin dengan hama tikus, bila diperoleh dan mohon diusulkan ada bantuan senapan tikus (Bedil) di tiap tiap Kelompok tani, kami butuh unit bedil untuk berburu tikus,” terangnya.

Hal tersebut di jawab oleh Subagiyo selain sebagai bendahara DPC Projo Bojonegoro, Subagiyo mengatakan menampung semua aspirasi usulan usulan kelompok tani, yang mana nanti akan disampaikan ke bakal calon Bupati Bojonegoro dari Pasangan calon Bupati 2024-2029, Setyo Wahono dan Nurul azizah.

Subagiyo juga menambahkan kenapa DPC Projo Bojonegoro, membawa perusahan Agritech Era tani, dimana bahwa petani kedepan sudah harus modern dalam memola pertaniannya, dimana sistem pertanian modern harus benar benar bisa dirasakan pertanian,dari irigasi, pupuk, sampai pola tanam, di era tani ini petani selain di dampingi, juga permodalan tersedia, dan di offtaker penjualan hasil pertanian juga dikawal oleh era tani.

Baca Juga:  Ingin Ada Efisiensi dan Efektivitas, Pemkab Sampang Genjot Perampingan Struktur Pemerintah

“Selain pola pola pendampingan petani disini ada asuransi juga ada, ini yang menarik dan konsep ini harus bisa dilakukan oleh petani modern, kita sih berharap Bumdes pertanian di desa ini berkembang, karena di Bojonegoro nanti bila Wannur berhasil, BUMD agrobisnis akan dihidupkan, untuk kesejahteraan petani Bojonegoro,” ungkapnya.

Secara terpisah Mustakim ketua DPC Projo Bojonegoro mengatakan, Dalam pemerintahan kedepan adalah ketahanan pangan yang dicanangkan oleh Pak Jokowi yang akan dilanjutkan oleh Bapak Prabowo Subianto harus benar-benar diperhatikan dan dikawal, petani indonesia harus benar benar sejahtera dari hulu sampai hilir.

“Dengan kita bermitra dengan era tani ini kita ingin memenangkan mas Wahono dengan cara yang berbeda dari lainya, selain mencari solusi untuk petani juga kita juga belajar bersama dengan kelompok tani dan anggota kelompok tani, dan petani Bojonegoro harus mandiri,modern, inovatif dalam menjaga ketahanan pangan, dan tidak dirugikan oleh pemerintah maupun pihak-pihak lain yang tidak bertanggung jawab,” pungkasnya.

Penulis : Takim

Editor : Putri

Berita Terkait

Meski Pendapatan Lampaui Target, DPRD Bojonegoro Soroti DBH Migas hingga Program Gayatri
Bupati Bojonegoro Warning KPM Gayatri: Jual Ayam Bantuan, Siap-Siap Blacklist
DPRD Bojonegoro Sahkan Perda Pertanggungjawaban APBD 2025, Bupati Setyo Wahono: WTP Bukan Sertifikat Anti-Korupsi
Resmi Dibuka, Pameran ALLPACK Surabaya 2026 Perkuat Daya Saing Lewat Inovasi Kemasan
Kadis DPMD Sumenep Gerak Cepat Tindak Lanjuti Perangkat Desa Rangkap Jabatan
Kucurkan APBD Masif untuk RTLH, Pemkab Bojonegoro Sabet Penghargaan dari Gubernur Jatim
Bupati dan wakil Bupati Bojonegoro, Sholat Idul Adha Di Masjid Berbeda, Begini Pidato Bupati Bojonegoro
Serapan Baru 26 Persen, Komisi C Warning Diknas Bojonegoro Beserta Jajarannya
Tag :

Berita Terkait

Minggu, 5 Juli 2026 - 13:04 WIB

Malam Sakral di Bojonegoro, BKN Gelar Murwa Karsa Sasi Suro, Dihadiri Tokoh Daerah hingga Mantan Kapolres

Jumat, 3 Juli 2026 - 18:12 WIB

Buka Porkab II Bojonegoro, Bupati Setyo Wahono Ajak Atlet Bidik Prestasi Nasional dan Junjung Sportivitas

Selasa, 30 Juni 2026 - 15:18 WIB

Bupati Bojonegoro Minta Gedung Baru Puskesmas Tanjungharjo Diimbangi Layanan Responsif

Selasa, 30 Juni 2026 - 15:09 WIB

Konflik Tak Kunjung Selesai, Ratusan Hektar Lahan Sawah si Bojonegoro Terancam Tidak Tergarap

Selasa, 30 Juni 2026 - 00:07 WIB

Tak Lagi Jual Gabah Mentah, Bojonegoro Kini Punya Beras Premium Rojo Nogo

Senin, 29 Juni 2026 - 19:12 WIB

Remaja 18 Tahun di Bojonegoro Lakukan Aborsi Ilegal Dibantu Ibu Kandung

Kamis, 25 Juni 2026 - 12:53 WIB

Kasus BSPS Sumenep Segera Masuk Tahap Tuntutan

Kamis, 25 Juni 2026 - 12:48 WIB

Kasus Dugaan Korupsi Pengadaan Logistik KPU Sumenep 2024 Memasuki Tahapan Ekspose ke Kejati Jatim

Berita Terbaru