Kejari Sumenep Mulai Lirik Pengelolaan Anggaran Madura Culture Fest 2024

- Admin

Rabu, 11 September 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMENEP, SUARABANGSA.co.id – Kejaksaan Negeri (Kejari) Sumenep, mulai melirik anggaran Event spektakuler Madura Culture Fest (MCF) 2 Tahun 2024 baik yang bersumber dari APBD maupun dari sponsorship dan dugaan pungli terhadap pelaku UMKM.

Pasalnya, event spektakuler Madura Culture Fest (MCF) 2 Tahun 2024 di Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, diduga hanya jadi bancakan oknum Event Organizer (EO) dan panitia lainnya.

Pengelolaan anggaran ratusan juta yang membiayai MCF 2 yang masuk Kalender Event Sumenep 2024 itu diduga tidak transparan bahkan parahnya lagi pelaku UMKM kabarnya dimintai sewa stand pameran mulai 850 ribu hingga 1,5 juta rupiah.

Baca Juga:  Pemkab Pamekasan Raih Opini WTP

Ketua Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Kabupaten Sumenep, Wahyudi menyatakan bahwa pihak sponsorship saat ini sudah mulai dimintai keterangan oleh pihak Kejaksaan. Sehingga dirinya berkeyakinan penggunaan anggaran Event MCF tersebut.

“Saya dapat informasi pihak sponsorship ini ada yang sudah dipanggil oleh Kejaksaan untuk dilakukan klarifikasi. Itu artinya memang ada masalah atas persoalan dana sponsorship untuk event Madura Culture Fest 2 ini, ” katanya pada media ini. Selasa (10/9/2024).

Oleh sebab itu, Wahyu panggilan akrabnya meminta kepada penyelenggara kegiatan untuk menyampaikan secara terbuka dan merinci berapa anggaran yang didapat dari sponsorship dan lainnya.

Baca Juga:  Paripurna Nota LKPJ Pj Bupati Bojonegoro 2023-2024 Lancar, Anggota DPRD Kompak Hadir

“Kita semua tentu paham, event ini sudah dianggarkan di APBD. Lalu kemudian masih dibantu sponsorship, nah yang ini (sponsorship) dananya masyarakat banyak yang tidak tahu ada berapa besarannya dan banyaknya sponsorship ada berapa yang kerjasama, ” ungkapnya.

Dari itu, pihaknya selaku Ketua SMSI Sumenep, memastikan akan terus menelusuri anggaran event tersebut, sebab menurut dia, event tersebut diduga banyak yang janggal, salah satunya para pelalu UMKM ditarik biaya stand ratusan ribu hingga jutaanjutaan rupiah.

“Akan kami kawal terus, dan kami mendorong kepada pemerhati UMKM untuk melaporkan kejanggalan itu. Dan kita juga akan mendorong pihak penegak hukum untuk mengusut permasalahan ini, ” ujarnya menegaskan.

Baca Juga:  Bupati Achmad Fauzi Buka Kejurnas Sumenep Drag Bike

Diktakan Wahyu, pihaknya akan segera melakukan komunikasi dengan pihak penegak hukum dalam hal ini Kejaksaan atas persoalan tersebut.

“Nanti kita akan kroscek lebih jauh siapa saja yang sudah dilakukan klarifikasi Kejaksaan dan sejauh mana penanganan dugaan pungli yang dilakukan oleh oknum panitia Madura Culture Fest 2,” pungkasnya. (*)

Penulis : Hairul

Editor : Putri

Berita Terkait

Pemkab Sampang Terus Distribusikan Air Bersih Bagi Warga Terdampak Kekeringan
DHL Express Perkuat Keamanan Logistik, Surabaya Gateway Kini Bersertifikat TAPA
Misteri Kurang Salur ADD : Kepala Bapenda Bojonegoro Ngaku Tak Punya Data 2015–2021
Lepas Ketergantungan Migas, Bojonegoro Bidik Agroindustri Lewat 5 Perda Baru
DPRD Bojonegoro Bahas Perubahan 5 Raperda, FPPKN Tegaskan Catatan Penting
Bupati Setyo Wahono Sampaikan Nota Penjelasan 5 Raperda dalam Paripurna DPRD Bojonegoro
Perkuat Sinergi, SMSI Bojonegoro dan Bupati Setyo Wahono Bahas Ekosistem Media Sehat
Merawat Aspirasi Lewat Kerja Nyata, Sally Atyasasmi Sabet Gelar ‘The Inspiring Legislator’

Berita Terkait

Minggu, 11 Oktober 2026 - 15:59 WIB

Peringati HUT ke-50 Koperasi Kareb, Begini Komentar Wabup Bojonegoro

Minggu, 11 Oktober 2026 - 15:49 WIB

Gelar Gebyar Sholawat Bersama Gus Iqdam, Koperasi Kareb Bojonegoro Peringati HUT ke-50, Kurang Lebih 35 Ribu Masa Padati MPS Dander

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 16:27 WIB

Tonton MotoGP Mandalika saat Warga Dilanda Kekeringan, Anggota DPRD Bojonegoro Dikritik

Jumat, 9 Oktober 2026 - 05:03 WIB

SMSI Sumenep Bahas Konsolidasi dan Pemantapan Program 2027 bersama SMSI Jatim

Rabu, 7 Oktober 2026 - 14:36 WIB

DHL Express Perkuat Keamanan Logistik, Surabaya Gateway Kini Bersertifikat TAPA

Rabu, 7 Oktober 2026 - 10:14 WIB

Misteri Kurang Salur ADD : Kepala Bapenda Bojonegoro Ngaku Tak Punya Data 2015–2021

Rabu, 7 Oktober 2026 - 00:45 WIB

DPRD Bojonegoro Pertanyakan Sisa Kurang Bayar Dana Desa 2015–2021, Kepala Bapenda Sebut Kewajiban Pemkab Lunas sejak 2022

Rabu, 7 Oktober 2026 - 00:42 WIB

Tuntut ADD Naik 20 Persen, Hearing Perangkat Desa dengan OPD dan Legeslatif Bojonegoro Sempat Tegang

Berita Terbaru