Jika Ada Tiga Poros di Pilpres 2024, Ini yang Bakal Terjadi Menurut Projo Bojonegoro 

- Admin

Kamis, 5 Oktober 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Imbuhnya, masyarakat saat ini 90 persen mengalami kepuasan di bawah kendali presiden Joko Widodo, namun Bojonegoro adalah penyangga ekonomi, energi di Nasional, namun Bojonegoro masih menjadi Daerah miskin di Jawa timur mau pun ditingkat Nasional.

“Kita punya DBH Migas, kita punya minyak, mungkin serapan ekonomi untuk kerakyatan yang perlu di perluas, atau bisa juga bagi hasil migas diutamakan untuk kesejahteraan masyarakat Bojonegoro dengan cara, beberapa pengangguran dan warga miskin yang perlu dibantu untuk bisa survei di bidangnya, regulasi pengentasan kemiskinan dirubah, atau bisa juga bisa Pemerintah me Renegosiasi lagi bagi hasil migas, lebih condong dilakukan untuk Bojonegoro untuk mengurangi kemiskinan, atau Partisipasi interes nya (PI) di evaluasi lagi, agar masyarakat benar benar bisa merasakan PI tersebut,” harapnya.

Baca Juga:  DPP Gerinda Rekom Setyo Wahono dan Nurul Azizah di Pilkada Bojonegoro

Lanjutnya, setelah COVID 19 Masyarakat miskin di Bojonegoro meningkat dan pengangguran bertambah,dan warga benar benar butuh ada peran pemerintah dari Nasional sampai ke Daerah,

“Saatnya pemerintah pusat lebih masiv untuk mengontrol Bojonegoro, misalnya KPK berapa sih APBD Bojonegoro dari tahun 2015 sampai 2023 ini, dibuat apa saja, sekarang kok Devisit 2,2 T, dan KPK bisa melihat sisi dari 2015 sampai 2023,bagaimana sebenarnya bagi hasil migas tersebut dari regulasi dan apartemennya, kenapa daerah penghasil tetap miskin, ada apa dengan dana bagi hasil migas dan ada apa dengan Partisipasing interes (PI) ini, Monggo KPK audit APBD Bojonegoro dari 2015 sampai 2023, dari sisi kebijakan maupun dari sisi lainya,” harapnya.

Baca Juga:  Plat 'G 1812 AN' Nyelonong di Pawai Api Abadi, Kapolres Bojonegoro Buka Suara

Lanjutnya, DPC Projo Bojonegoro sangat tidak setuju ada wacana pemilu dua putaran, Mustakim mengajak elit politik untuk melihat sisi buruknya, jangan bukan semata mata partai ingin berkuasa 50 tahun lagi, Bagaimana elit politik melihat kesehatan APBN dan APBD secara meluas bagaimana, secara sosialnya, dan secara politiknya, bila terjadi dua putaran dan tiga poros kekuatan (calon presiden:red).

Penulis : Arif

Editor : Putri

Berita Terkait

Menjelang Muscab PPP Bojonegoro, Suhu Politik Memanas
Desa Bandungrejo Bojonegoro Belum Ada Tahapan Pilkades PAW, Warga Berharap Pilkades Reguler
PROJO Setujui Kompromi Pilkada: Gubernur Dipilih DPRD, Bupati dan Wali Kota Tetap Dipilih Langsung
Buka Muswil PKB Jatim, Cak Imin Ajak Kader Dekat dengan Rakyat
Relawan Tolak Projo Menjadi Partai, Mustakim: Arah Organisasi Tetap Ormas Yang setia di garis rakyat
Puncak Harlah Golkar Bojonegoro, Dihadiri Bupati Bojonegoro
Akis Jazuli Nahkodai DPD Nasdem Sumenep, Ini Kometmen
Tok, DPRD Sampang Setujui Penetapan Dua Raperda Sekaligus

Berita Terkait

Kamis, 22 Oktober 2026 - 16:11 WIB

Pimpin Apel Hari Santri, Bupati Sumenep Ingatkan Pentingnya Peran Santri Menjaga Kerukunan Sosial dan Kebudayan

Kamis, 22 Oktober 2026 - 13:04 WIB

Fraksi Gerindra DPRD Bojonegoro Beri 5 Catatan APBD 2027

Kamis, 22 Oktober 2026 - 13:01 WIB

Sampaikan Nota Penjelasan Raperda APBD 2027, Bupati Bojonegoro Tekankan Beberapa Poin Ini

Kamis, 8 Oktober 2026 - 15:56 WIB

Pemkab Sampang Terus Distribusikan Air Bersih Bagi Warga Terdampak Kekeringan

Rabu, 7 Oktober 2026 - 14:36 WIB

DHL Express Perkuat Keamanan Logistik, Surabaya Gateway Kini Bersertifikat TAPA

Rabu, 7 Oktober 2026 - 10:14 WIB

Misteri Kurang Salur ADD : Kepala Bapenda Bojonegoro Ngaku Tak Punya Data 2015–2021

Selasa, 6 Oktober 2026 - 00:36 WIB

Lepas Ketergantungan Migas, Bojonegoro Bidik Agroindustri Lewat 5 Perda Baru

Kamis, 24 September 2026 - 00:38 WIB

DPRD Bojonegoro Bahas Perubahan 5 Raperda, FPPKN Tegaskan Catatan Penting

Berita Terbaru