Satu Keluarga di Sampang Diduga Keracunan Es Campur, Suami Meninggal Dunia

- Admin

Kamis, 13 Juli 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SAMPANG, SUARABANGSA.co.idNasib memilukan menimpa sebuah keluarga di Dusun Dang Lanjang, Desa Banjar, Kecamatan Kedungdung, Kabupaten Sampang, Madura, Jawa Timur.

Pasalnya, satu keluarga yang terdiri dari pasangan suami istri (pasutri) diduga mengalami keracunan usai menyantap es campur.

Akibat keracunan minuman es campur tersebut, satu orang dinyatakan meninggal dunia dan satu lainnya masih menjalani perawatan medis di RSUD dr Mohammad Zyn.

Korban meninggal dunia yakni sang suami yang bernama Syafiuddin (37) dan satu orang anggota keluarga lainnya yang dirawat di rumah sakit. Yakni istri korban, bernama Siti Romlah (34).

Dari informasi yang berhasil dirangkum kontributor suarabangsa.co.id, sebelum meninggal dunia, Syafiuddin sempat membeli 1 bungkus es campur dan 1 bungkus rujak seusai menonton pertandingan sepak bola di Kecamatan Tambelangan, pada Rabu (12/07/2023) sore kemarin.

Baca Juga:  Soal Unggahan Bernada Rasial terhadap Pengunjung, Ini Kata Manajemen Pantai Wisata Camplong Sampang

Sesampainya di rumah, minuman es campur itu kemudian dikonsumsi berdua bersama sang istri. Saat diminum, ada sensasi pahit dari minuman tersebut. Tak lama berselang, Syafiuddin pun mengaku pusing dan mual.

Tak lama, giliran Siti Romlah yang mengalami hal serupa. Tetapi meskipun tubuhnya merasakan lemas namun Siti Romlah masih dalam kondisi sadar.

Berbeda dengan kondisi tubuh Syafiuddin yang terus melemah hingga tak sadarkan diri. Melihat kondisi sang suami tersebut, Siti Romlah pun berteriak minta tolong.

Mendengar teriakan itu, Zahri (25) seorang kerabatnya langsung membawa korban ke Puskesmas Tambelangan. Namun sayang, nyawa Syafiuddin tak bisa di selamatkan.

Baca Juga:  Tanah Longsor di Sampang, Dapur Warga Rusak Berat

“Sesampainya di puskesmas, lima menit kemudian tim medis menyatakan jika Syafiuddin telah meninggal dunia. Kalau istri almarhum di rujuk ke rumah sakit,” kata Zahri singkat.

Sementara itu, Kapolsek Tambelangan Iptu Warnoto dikonfirmasi melalui Kanit Reskrim Polsek, Bripka Nasrun Wijaya membenarkan adanya laporan satu keluarga yang diduga keracunan minuman.

“Iya benar, satu orang meninggal dunia, satu orang lainnya masih dalam perawatan di rumah sakit. Korban meninggal sudah dimakamkan,” ujar Nasrun, Kamis (13/07/2023).

Setelah menerima laporan itu, tegas Nasrun, pihaknya segera menindaklanjuti dengan mendatangi tempat kejadian perkara (TKP).

Baca Juga:  Hujan Berjam-jam, Jembatan Sidomulyo Ambruk, Pemkab Probolinggo Siapkan Pembangunan

Dari hasil kesepakatan bersama, lanjut Nasrun, dari pihak keluarga korban menolak untuk dilakukan otopsi dan menerima jika kejadian tersebut sebagai musibah dari Allah SWT.

“Keluarga korban tidak akan melakukan penuntutan terhadap pihak manapun baik secara pidana maupun secara perdata,” tandas Nasrun.

Adanya peristiwa itu, Polsek Tambelangan mengimbau agar masyarakat lebih hati-hati saat akan mengkonsumsi makanan dan minuman.

Warga juga harus mengetahui ciri-ciri makanan dan minuman yang layak konsumsi, ataupun sudah kadaluarsa agar tidak mengganggu kesehatan.

Berita Terkait

Hadir 3 September di Surabaya, Wilbex 2026 Vol 2 Siapkan Ruang Eksplorasi Anak
Warga Batang-Batang Sumenep Ditemukan Meninggal Terbakar
Semarak Merah Putih Kemerdekaan RI, Cara BRI Angkat Ekonomi Desa Doudo Gresik
Warga Bungur Bojonegoro Hantam Ibunya Pakai Paving, Lalu Menyerah Tanpa Busana
DPC Demokrat Bojonegoro Serap Aspirasi Warga dalam Reses dan Perayaan HUT ke-25
Reog hingga Kambing Meriahkan Malam Puncak Voli Antar-RT di Desa Ngampel Kapas Bojonegoro
DPRD Sumenep Gelar Paripurna Penyampaian Nota Keuangan RAPBD Perubahan Tahun Anggaran 2026
Rayakan HUT RI ke-81, Pemkab Bojonegoro Beri Tali Asih untuk Veteran Kemerdekaan

Berita Terkait

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 15:01 WIB

Produksi Minyak Merosot, Bojonegoro Pacu Pencarian Cadangan Baru di 17 Kecamatan

Kamis, 27 Agustus 2026 - 06:34 WIB

Puluhan Tahun Tanpa Kepastian, Korban Penggusuran Jembatan Glendeng Bojonegoro Menagih Hak Sertifikat Tanah

Jumat, 21 Agustus 2026 - 22:10 WIB

Bahas Masalah Transportasi Laut, Bupati Sumenep Perjuangkan Masyarakat Kepulauan ke Kementerian Perhubungan

Selasa, 18 Agustus 2026 - 20:39 WIB

DPRD Sumenep Gelar Paripurna Penyampaian Nota Keuangan RAPBD Perubahan Tahun Anggaran 2026

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 22:03 WIB

APBD Perubahan Bojonegoro 2026 Disepakati, Setyo Wahono Minta Perangkat Daerah Hindari Proyek Mangkrak

Kamis, 6 Agustus 2026 - 08:22 WIB

Banyak Kepala OPD Absen di Rapat Strategis KUA-PPAS, DPRD Sumenep Kecewa Berat

Kamis, 23 Juli 2026 - 05:18 WIB

Pembangunan Bendungan Karangnongko Deadlock, DPRD Bojonegoro Desak Pucuk Pimpinan dan APH Turun Tangan

Kamis, 23 Juli 2026 - 05:15 WIB

Bupati Setyo Wahono Ajak Media Gaungkan Layanan Unggulan RSUD dan Rencana Kampus UB di Bojonegoro

Berita Terbaru