Momentum Sholat Idul Adha, Bupati Bojonegoro Sampaikan 17 Keberhasilan Program Prioritas

- Admin

Kamis, 29 Juni 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BOJONEGORO, SUARABANGSA.co.id – Idul Adha tahun 2023 ini menjadi momentum penting napak tilas sejarah pengembaraan spiritual yang berujung pada tauhid yang dijalankan oleh Nabi kita Ibrahim AS. Dalam dimensi qabul minallahu idhul adha, qurban mengajarkan kepada kita meningkatkan ketakwaan kepada Allah SWT dengan jalan mengorbankan sebagian harta kita miliki sebagai bentuk pengabdian dan syariat Allah.

Sementara dalam dimensi qablum minnanas, ibadah qurban merupakan wujud solidaritas sosial kita terhadap sesama umat manusia, kesediaannya untuk berbagi kepada mereka yang membutuhkan yakni fakir miskin, anak yatim, dan orang-orang yang kurang beruntung secara ekonomi akan memperkuat ikatan sosial antara sesama manusia dan membantu mengurangi kesenjangan sosial.

Dengan demikian, ibadah qurban juga mampu menciptakan tatanan masyarakat yang lebih harmonis dan berkeadilan, hal tersebut disampaikan Bupati Bojonegoro Anna Mu’awanah pada kesempatan sholat idul adha di masjid besar Darussalam kamis, 29/06/2023.

Dalam kurun waktu kepemimpinan Bupati Anna mulai tahun 2018 hingga pertengahan tahun 2023, Pemkab Bojonegoro telah berhasil wujudkan 17 program prioritas mulai dari infrastruktur jalan hingga jembatan, sehingga dikenal dengan sebutan “Bojonegoro nglenyer”. Di sektor pertanian, Pemkab Bojonegoro juga telah mendorong produktifitas kepada petani dengan Program Petani Mandiri (PPM).

Baca Juga:  Sejumlah Warga Kecopetan, Festival Salak Wedi Bojonegoro Jadi Festival Pemborosan Anggaran?

Kemudian lahirnya Perda tentang Penyelenggaraan Pendidikan sebagai bukti program untuk mendukung Madrasah Diniyyah memberikan pelayanan terbaik bagi sekolah SD-SLTA, serta memberikan tambahan insentif kepada Guru Tidak Tetap (GTT). Dalam upaya untuk mendorong pelayanan kepada warga, Pemkab telah menaikkan insentif bagi RT dan RW sebesar 100% dari insentif sebelumnya. Selanjutnya, Pemkab terus berupaya memberikan perhatian khusus kepada warga Bojonegoro yang masih berada dalam kondisi kekurangan, di antaranya melalui program “Rantang Kasih Moe” sebagai wujud perhatian peningkatan gizi para lansia di Kabupaten Bojonegoro.

Pemkab Bojonegoro telah membangun ribuan rumah tidak layak huni (RTLH) bagi warga atau dikenal dengan program ALADIN (perbaikan atap lantai dan dinding) sebagai usaha menciptakan kesetaraan dan rasa nyaman. Di sektor kesehatan, seluruh warga di kabupaten Bojonegoro telah kami cover ke dalam BPJS (Badan Penyelenggara Jaminan Sosial), sehingga warga Bojonegoro dapat mengakses pengobatan gratis. Program inilah yang kemudian menjadikan Bojonegoro menjadi satu-satunya kabupaten di Provinsi Jawa Timur yabg telah menerapkan UHC (Universal Health Coverage).

Baca Juga:  Ribuan Kendaraan di Sampang Belum Lakukan Uji Kir, Keselamatan di Jalan jadi Ancaman

Dalam upaya untuk mendorong pelayanan kepada warga, pemerintah kabupaten telah menaikkan insentif bagi RT dan RW sebesar 100% dari insentif sebelumnya. Selanjutnya, Pemerintah kabupaten Bojonegoro terus berupaya memberikan perhatian khusus kepada warga Bojonegoro yang masih berada dalam kondisi kekurangan, di antaranya melalui program: Rantang Kasih Moe sebagai wujud perhatian peningkatan gizi para lansia di Kabupaten Bojonegoro yang telah dimulai pada tahun 2020.Program Santunan Duka (Sanduk) yang menjadi salah satu program prioritas pemerintah kabupaten dengan menyalurkan bantuan uang tunai yang diberikan kepada ahli waris (keluarga) yang tidak mampu, harapannya program ini dapat meringankan beban keluarga.

Baca Juga:  Pimpinan Definitif DPRD Sumenep Resmi Dilantik

Untuk mencetak SDM yang unggul pemerintah kabupaten telah mengintervensi dengan berbagai program Beasiswa pada setiap jenjang Pendidikan mulai dari tingkat Dasar hingga perguruan tinggi. Selain itu, kami laksanakan program RPL (Rekognisi Pembelajaran Lampau) untuk para kepala desa, BPD, perangkat desa, LKD, dan Pendamping Desa guna perkuat SDM.

“Kami akan terus berkomitmen untuk bersama-sama dengan masyarakat dan seluruh komponen untuk mewujudkan kabupaten Bojonegoro yang lebih maju selaras dengan visi dan misi kami sejak tahun 2018, yakni Menjadikan Bojonegoro sebagai sumber ekonomi kerakyatan dan sosial budaya lokal untuk terwujudnya masyarakat yang beriman, sejahtera dan berdaya saing,” sambutnya.

Usai tunaikan shalat ied, Bupati Anna serahkan seekor sapi qurban kepada Masjid Darussalam Bojonegoro, sapi qurban diterima langsung oleh Imam besar masjid dan segenap pengurus di depan gerbang halaman Masjid Darussalam Bojonegoro.

Berita Terkait

APBD Perubahan Bojonegoro 2026 Disepakati, Setyo Wahono Minta Perangkat Daerah Hindari Proyek Mangkrak
Banyak Kepala OPD Absen di Rapat Strategis KUA-PPAS, DPRD Sumenep Kecewa Berat
Pembangunan Bendungan Karangnongko Deadlock, DPRD Bojonegoro Desak Pucuk Pimpinan dan APH Turun Tangan
Bupati Setyo Wahono Ajak Media Gaungkan Layanan Unggulan RSUD dan Rencana Kampus UB di Bojonegoro
Dukung Ketahanan Pangan, Pemkab Bojonegoro Salurkan Bantuan Sarana Prasarana Pertanian
Bupati Bojonegoro: Koperasi Modern Harus Jadi Penyerap Utama Hasil Bumi, Bukan Sekadar Papan Nama
Meski Pendapatan Lampaui Target, DPRD Bojonegoro Soroti DBH Migas hingga Program Gayatri
Bupati Bojonegoro Warning KPM Gayatri: Jual Ayam Bantuan, Siap-Siap Blacklist
Tag :

Berita Terkait

Kamis, 6 Agustus 2026 - 08:22 WIB

Banyak Kepala OPD Absen di Rapat Strategis KUA-PPAS, DPRD Sumenep Kecewa Berat

Kamis, 23 Juli 2026 - 05:18 WIB

Pembangunan Bendungan Karangnongko Deadlock, DPRD Bojonegoro Desak Pucuk Pimpinan dan APH Turun Tangan

Kamis, 23 Juli 2026 - 05:15 WIB

Bupati Setyo Wahono Ajak Media Gaungkan Layanan Unggulan RSUD dan Rencana Kampus UB di Bojonegoro

Rabu, 22 Juli 2026 - 16:47 WIB

Dukung Ketahanan Pangan, Pemkab Bojonegoro Salurkan Bantuan Sarana Prasarana Pertanian

Jumat, 17 Juli 2026 - 17:57 WIB

Bupati Bojonegoro: Koperasi Modern Harus Jadi Penyerap Utama Hasil Bumi, Bukan Sekadar Papan Nama

Rabu, 8 Juli 2026 - 10:51 WIB

Meski Pendapatan Lampaui Target, DPRD Bojonegoro Soroti DBH Migas hingga Program Gayatri

Selasa, 7 Juli 2026 - 22:50 WIB

Bupati Bojonegoro Warning KPM Gayatri: Jual Ayam Bantuan, Siap-Siap Blacklist

Selasa, 7 Juli 2026 - 22:48 WIB

DPRD Bojonegoro Sahkan Perda Pertanggungjawaban APBD 2025, Bupati Setyo Wahono: WTP Bukan Sertifikat Anti-Korupsi

Berita Terbaru