Bupati Sumenep Serahkan SK PPPK Tenaga Kesehatan, Minta Petugas Konsisten Berikan Pelayanan

- Admin

Jumat, 28 April 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMENEP, SUARABANGSA.co.id – Sebanyak 41 tenaga kesehatan di Dinkes P2KB Kabupaten Sumenep petikan Surat Keputusan (SK) dari Bupati Sumenep Achmad Fauzi di Kantor Bupati Sumenep Jalan Dr Cipto Desa Kolor Kecamatan Kota Kabupaten Sumenep, Madura Jawa Timur, Kamis (27/04/2023).

Bupati Sumenep Achmad Fauzi, mengatakan bahwa pengangkatan PPPK Tenaga Kesehatan disesuaikan dengan kebutuhan instansi Dinkes P2KB Kabupaten Sumenep untuk memenuhi kekosongan jabatan di puskesmas wilayah daratan maupun kepulauan.

“Karena itulah, para bidan, perawat, apoteker dan tenaga kesehatan lainnya sudah menentukan pilihan tempat tugas, harus konsisten dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Tidak ada lagi alasan untuk mengeluh ditempat bekerja terutama yang bertugas di kepulauan,” terang Bupati.

Baca Juga:  Bantuan Beras Non Tunai Diminta Gunakan Beras Petani Lokal 

Menurut Bupati Achmad Fauzi para tenaga kesehatan yang baru saja diangkat ini harus dapat memberikan edukasi kepada masyarakat agar hidup sehat dengan menjaga dan menciptakan lingkungan yang bersih.

“Tenaga kesehatan yang baru saja diangkat PPPK agar dapat memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, sehingga nantinya dapat meningkatkan indeks kepuasan masyarakat di Kabupaten Sumenep,” pungkasnya.

Sementara itu, Kepala BKPSDM Kabupaten Sumenep, Abdul Madjid, Sos, Msi menyebut penempatan P3K tenaga kesehatan itu berdasarkan formasi yang sudah ditetapkan Kemenpan RB, sesuai pengajuan usulan dari Dinkes P2KB Kabupaten Sumenep.

Baca Juga:  Bea Cukai Madura Gelar Pertemuan Daring Kepada Para IKM

“Dari 41 tenaga kesehatan P3K penempatan tugasnya, satu orang pranata laboratorium kesehatan Labkesda dan sisanya tersebar di Puskesmas daratan dan kepulauan,” pungkasnya.

Berita Terkait

Produksi Minyak Merosot, Bojonegoro Pacu Pencarian Cadangan Baru di 17 Kecamatan
Puluhan Tahun Tanpa Kepastian, Korban Penggusuran Jembatan Glendeng Bojonegoro Menagih Hak Sertifikat Tanah
Ketergantungan Dana Pusat Masih Tinggi, Bupati Setyo Wahono Putar Otak Genjot PAD Bojonegoro
Bahas Masalah Transportasi Laut, Bupati Sumenep Perjuangkan Masyarakat Kepulauan ke Kementerian Perhubungan
DPRD Sumenep Gelar Paripurna Penyampaian Nota Keuangan RAPBD Perubahan Tahun Anggaran 2026
APBD Perubahan Bojonegoro 2026 Disepakati, Setyo Wahono Minta Perangkat Daerah Hindari Proyek Mangkrak
Banyak Kepala OPD Absen di Rapat Strategis KUA-PPAS, DPRD Sumenep Kecewa Berat
Pembangunan Bendungan Karangnongko Deadlock, DPRD Bojonegoro Desak Pucuk Pimpinan dan APH Turun Tangan

Berita Terkait

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 15:01 WIB

Produksi Minyak Merosot, Bojonegoro Pacu Pencarian Cadangan Baru di 17 Kecamatan

Kamis, 27 Agustus 2026 - 06:34 WIB

Puluhan Tahun Tanpa Kepastian, Korban Penggusuran Jembatan Glendeng Bojonegoro Menagih Hak Sertifikat Tanah

Jumat, 21 Agustus 2026 - 22:10 WIB

Bahas Masalah Transportasi Laut, Bupati Sumenep Perjuangkan Masyarakat Kepulauan ke Kementerian Perhubungan

Selasa, 18 Agustus 2026 - 20:39 WIB

DPRD Sumenep Gelar Paripurna Penyampaian Nota Keuangan RAPBD Perubahan Tahun Anggaran 2026

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 22:03 WIB

APBD Perubahan Bojonegoro 2026 Disepakati, Setyo Wahono Minta Perangkat Daerah Hindari Proyek Mangkrak

Kamis, 6 Agustus 2026 - 08:22 WIB

Banyak Kepala OPD Absen di Rapat Strategis KUA-PPAS, DPRD Sumenep Kecewa Berat

Kamis, 23 Juli 2026 - 05:18 WIB

Pembangunan Bendungan Karangnongko Deadlock, DPRD Bojonegoro Desak Pucuk Pimpinan dan APH Turun Tangan

Kamis, 23 Juli 2026 - 05:15 WIB

Bupati Setyo Wahono Ajak Media Gaungkan Layanan Unggulan RSUD dan Rencana Kampus UB di Bojonegoro

Berita Terbaru