Pedagang Pasar Lama Bojonegoro Siap Dipindah asal Dapat Kunci Lapak

- Admin

Senin, 16 Januari 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BOJONEGORO, SUARABANGSA.co.id – Beberapa pedagang kaki lima yang lesehan siang ini kembali diangkut dan ditertibkan oleh, Satpol PP, BPBD, Dishub Dinas perdagangan dan Koperasi Usaha Mikro (Disdagkop UM).

Meskipun tanpa ada perlawanan tapi pedagang meminta pada pemerintah untuk menyediakan lapak dan pegang kunci sendiri.

Dalam pantauan Awak media beberapa pedagang lesehan nampak alot dan berat hati untuk pindah di pasar wisata karena ada beberapa hal yang di dapat pasar wisata tersebut.

Menurut pengakuan Ely yang berjualan Jajan, kue kering, camilan, dirinya mendapat nomer undian dan pendaftaran sudah satu tahun lalu, dan sering dimintai KTP maupun Kartu keluarga, namun ternyata infonya ada undian untuk dapat lapak dirinya ternyata tidak mendapat lapak di pasar wisata, dapat pun itu lapak sudah ditempati orang informasinya, maka karena itu, disebabkan tidak mendapat lapak dan kunci sendiri dirinya dan teman teman yang lainya pun kembali ke pasar lama.

Baca Juga:  Pengemudi Diduga Ngantuk, Pick Up Seruduk Kendaraan Lain di Suramadu

“Saya mau pindah mas, tapi saya juga harus punya lapak sendiri dan kunci sendiri, wong banyak lapak kosong tapi saat ditanyakan petugas disuruh gantian dengan orang lain,” ungkapnya.

Masih menurut Ely, dirinya sudah di daftar beberapa kali di minta KTP tapi sampai saat ini dirinya belum dapat tempat dan tidak dapat kunci.

“Dari dulu di daftar dan didata tapi kita diberi kunci dan tempat yang ada sudah ada yang menempati, terus barang barang saya ditaruh dimana kalau saya gantian,” jelasnya.

Baca Juga:  Target Lebih Banyak Perolehan, Baznas Probolinggo Beri Perhatian Kaum Dhuafa

Hal yang sama juga disampaikan oleh pedagang tahu dari ledok, wanita yang biasa dipanggil Bu sum tersebut tidak keberatan asal dapat lapak bukan menempati orang lain, Wanita yang berjualan tahu tersebut juga berharap mendapat kunci sendiri.

“Kemarin saya disuruh disini tapi ternyata tidak mendapat kunci dan kita jualan nya gantian dengan orang, terus barang barang saya ini bagaimana,” ungkapnya.

Sedangkan pedagang yang lainya juga mengatakan boleh menempati lapak harus beli kunci dulu.

“Tadi ada yang bilang ke saya kalau ingin mendapat lapak harus beli kunci dulu,” pungkasnya.

Baca Juga:  Bupati Bojonegoro Geram Kepada ASN yang Tidak Disiplin

Awak media suara bangsa saat konfirmasi di pasar wisata beberapa Pegawai Disdagkop UM tidak mau memberi jawaban dan menyuruh awak media untuk konfirmasi di kepala dinas nya saja untuk satu pintu yang memberi keterangan.

“Ke kepala dinas mas saja mas,” ungkapnya.

Hal tersebut saat dikonfirmasikan dengan Sukaemi Kepala Dinas Perdagangan dan koperasi (Disdagkop UM) lewat WA belum dijawab, dan ketika ditelepon tidak diangkat.

Berita Terkait

Dua Jenazah Korban KMP Mutiara Sentosa II Diserahkan ke Keluarga, Tim DVI Lanjutkan Identifikasi Korban Lain
Pembangunan Bendungan Karangnongko Deadlock, DPRD Bojonegoro Desak Pucuk Pimpinan dan APH Turun Tangan
Bupati Setyo Wahono Ajak Media Gaungkan Layanan Unggulan RSUD dan Rencana Kampus UB di Bojonegoro
Dukung Ketahanan Pangan, Pemkab Bojonegoro Salurkan Bantuan Sarana Prasarana Pertanian
Bupati Bojonegoro: Koperasi Modern Harus Jadi Penyerap Utama Hasil Bumi, Bukan Sekadar Papan Nama
Meski Pendapatan Lampaui Target, DPRD Bojonegoro Soroti DBH Migas hingga Program Gayatri
Bupati Bojonegoro Warning KPM Gayatri: Jual Ayam Bantuan, Siap-Siap Blacklist
DPRD Bojonegoro Sahkan Perda Pertanggungjawaban APBD 2025, Bupati Setyo Wahono: WTP Bukan Sertifikat Anti-Korupsi

Berita Terkait

Selasa, 4 Agustus 2026 - 13:24 WIB

Dua Jenazah Korban KMP Mutiara Sentosa II Diserahkan ke Keluarga, Tim DVI Lanjutkan Identifikasi Korban Lain

Kamis, 2 Juli 2026 - 14:28 WIB

Ribuan Relawan MBG di Pamekasan Gelar Aksi, Dukung Keberlanjutan MBG

Senin, 22 Juni 2026 - 20:13 WIB

Demo Program MBG di Bojonegoro, Massa Desak KPK Turun Tangan, DPRD Ancam Tutup Dapur Nakal

Sabtu, 13 Juni 2026 - 18:27 WIB

PPIH Bantah Tiga Jemaah Haji Kloter 77 asal Sumenep Terlantar di Madinah

Sabtu, 13 Juni 2026 - 18:20 WIB

Sejumlah Jemaah Haji Asal Sumenep Dikabarkan Terlantar di Madinah

Sabtu, 11 April 2026 - 17:34 WIB

BEM Malang Raya Turun Jalan, Tuntut Kasus Penyiraman Air Keras Harus Diproses Secara Adil Tanpa Kompromi

Kamis, 9 April 2026 - 18:17 WIB

Aliansi Mahasiswa Dan Masyarakat Sipil Datangi Istana Merdeka, Sampaikan 3 Tuntutan Kepada Presiden RI

Sabtu, 14 Februari 2026 - 19:00 WIB

Gandeng Komdigi, Wihadi Wiyanto Bawa Program Literasi Digital dan Biometrik ke Bojonegoro-Tuban untuk Perangi Scamming

Berita Terbaru