La Lati Kecam Dugaan Aksi Premanisme Terhadap Wartawan di Tambang Pasir

- Admin

Rabu, 11 Januari 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BANYUWANGI, SUARABANGSA.co.id – Kabar terjadinya pengeroyokan yang menimpa terhadap wartawan online menuai kecaman keras dari beberapa aktivis di Bumi Blambangan.

Dalam hal ini La Lati S.H aktivis dan advokat langsung mengambil sikap tegas serta mendesak Menteri BUMN RI Erick Thohir dan IT Manager PT. Pertamina Persero Stop Suply BBM terhadap tambang Ilegal Galian C yang berada di wilayah Banyuwangi.

Sebelumnya, diduga terjadi penganiayaan terhadap wartawan di Lokasi Tambang Galian C dengan di Desa Klatak, Kecamatan Kalipuro, Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur.

Baca Juga:  Saat Apel Pagi, Polda Jatim Terapkan Social Distancing

Peristiwa penganiayaan terjadi pada Sabtu (07/1/2023) dua jurnalis yakni AR dan GR hendak melakukan peliputan di lokasi tambang galian C di wilayah Desa Klatak Kecamatan Kalipuro, Kabupaten Banyuwangi.

Saat dua wartawan memasuki kawasan tambang tersebut tiba-tiba AR dan GR di hadang oleh sekelompok pekerja tambang, sekaligus memberikan komando komando kepada rekan-rekanya hingga melakukan pemukulan dan pengeroyokan terhadap AR dan GR hingga keduanya berakibat pendarahan hidung dan memar- memar di bagian tubuh.

AR dan GR dilarikan ke Puskesmas terdekat serta dilakukan visum dan berlanjut melapor ke Polresta Banyuwangi.

Baca Juga:  Dua Warga Kebaman Sumringah, Gubuk Reotnya Dibedah Pemerintah

“Kami mengutuk keras atas arogansi terhadap pelaku pengeroyokan, bahkan menyesalkan sikap premanisme yang dilakukan oknum pelaku itu,” papar La Lati SH, Rabu (11/1/2023).

Menurut La Lati penganiayaan terhadap wartawan dan upaya menghalangi peliputan merupakan diskriminasi tugas media yang tidak dapat di biarkan pasalnya undang-undang UU No 40 tahun 1999 mengatur perlindungan terhadap jurnalis.

Berita Terkait

BEM Malang Raya Turun Jalan, Tuntut Kasus Penyiraman Air Keras Harus Diproses Secara Adil Tanpa Kompromi
Aliansi Mahasiswa Dan Masyarakat Sipil Datangi Istana Merdeka, Sampaikan 3 Tuntutan Kepada Presiden RI
Gara-gara Mercon, Warga Batuputih Gagal Rayakan Lebaran, Rumah Luluh Lantak
Dilaporkan Hilang, Seorang Anak di Bojonegoro Ditemukan Meninggal di Bekas Tambak
Soal Limbah di Persawahan, Kapolsek Dander Bojonegoro Turun Langsung Turun
Ironi Angka Kemiskinan Bojonegoro: Data Melandai, Tapi 122 Desa Masih Rentan
Petugasnya Dituding Tidak Sopan, DPRD Sampang Ingatkan Puskesmas Camplong Beri Pelayanan Maksimal
Pasien Mengeluh, Oknum Dokter di Puskesmas Camplong Tak Sopan

Berita Terkait

Jumat, 13 Maret 2026 - 23:43 WIB

Pererat Kekeluargaan, Koperasi KAREB dan PT KAS Gelar Doa, Besok bersama warga desa juga lakukan hal sama, akan Santuni Ratusan Anak Yatim

Jumat, 13 Maret 2026 - 23:42 WIB

Ojol Bojonegoro Berbagi 500 Paket Takjil di Jalan Pemuda

Jumat, 13 Maret 2026 - 14:07 WIB

Ketua Projo Bojonegoro: Pengakuan Rismon Sianipar Adalah Kematian Narasi Fitnah Ijazah Jokowi

Selasa, 10 Maret 2026 - 21:27 WIB

Begini Suara Syukur dari Pedal Listrik, Kisah Lansia Bojonegoro Terima Bantuan Presiden RI Becak listrik

Jumat, 6 Maret 2026 - 21:23 WIB

Menteri LH Bersama Bupati Bojonegoro Pimpin Curve, dan Bersih-bersih di Program Indonesia Asri

Minggu, 1 Maret 2026 - 01:04 WIB

Bocil di Bojonegoro yang Sempat Dilaporkan Hilang, Keluarga Menolak Diotopsi

Kamis, 26 Februari 2026 - 11:38 WIB

Orang Tua Siswa yang Kritik MBG Dilaporkan SPPG, Begini Komentar Ketua DPC Peradi Bojonegoro

Senin, 23 Februari 2026 - 12:39 WIB

Usai Viral, Aktivitas Pungli di TBB Tidak Terlihat Lagi

Berita Terbaru