Pasar Wisata Bojonegoro Segera Dibuka, Bupati Bersama Jajarannya Bersih-bersih

- Admin

Senin, 2 Januari 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BOJONEGORO, SUARABANGSA.co.id – Pemerintah Kabupaten Bojonegoro serius untuk memperhatikan nasib pedagang dan lingkungan pasar.

Bupati Bojonegoro bersama jajarannya langsung terjun ke lokasi Pasar kota untuk mengetahui kondisi pedagang.

Bupati Bojonegoro Anna Mu’awanah bersama jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Minggu (01/01/2023) langsung terjun kelapangan menampung segala keluh kesah pedagang pasar kota.

Bupati juga bergotong royong bersih-bersih diseputaran pasar kota.

Kegiatan ini sebagai upaya meningkatkan kesadaran akan pentingnya kebersihan, kesehatan, dan keamanan bagi pedagang dan pengunjung.

Kegiatan ini juga sebagai upaya Pemkab mendorong kesiapan pedagang Pasar kota terhadap lokasi baru yaitu di Pasar Wisata.

Ini merupakan bentuk kepedulian nyata Pemkab untuk meningkatkan ekonomi khususnya pedagang pasar. Yakni dengan tetap mengutamakan kebersihan, kesehatan, ketertiban, keamanan dan kenyamanan baik pedagang maupun pengunjung.

Baca Juga:  Mal Pelayanan Publik Diresmikan, Cara Pemkab Sampang Permudah Segala Urusan Administrasi

Mengingat kondisi pasar lama saat ini belum tertata rapi dan cenderung mengabaikan faktor kebersihan, kesehatan, dan keamanan.

Kegiatan ini dilakukan setelah melalui pembahasan yang matang dengan para steakholder dan OPD terkait.

Dalam kegiatan ini, tampak Bupati Anna didampingi Asisten Administrasi Umum Setda, dan beberapa kepala OPD berbincang dari hati ke hati dengan para pedagang pasar lama.

Kegiatan bersih-bersih juga dilakukan pencucian trotoar oleh petugas Dinas Lingkungan Hidup (DLH) dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bojonegoro.

Kalak BPBD, Ardhian Orianto menuturkan, kegiatan bersih-bersih pasar lama hari ini sebagai bentuk mitigasi bencana sesuai Peraturan Daerah Kabupaten Bojonegoro Nomor 7 Tahun 2012 tentang Penanggulangan Bencana.

Baca Juga:  Meski Miliki Kartu Tani, Petani di Torjun Sampang Keluhkan Mahalnya Harga Pupuk Bersubsidi

Mitigasi bencana ini merupakan serangkaian upaya untuk mengurangi risiko bencana melalui upaya penyadaran dan peningkatan kemampuan menghadapi ancaman bencana.

Ardhian menandaskan, sesuai data BMKG dalam beberapa bulan terakhir sampai saat ini, intensitas hujan cukup tinggi.

Sedangkan kondisi atap semi permanen yang ada di dalam pasar selama ini cukup berisiko menimbulkan bencana.

“Atap semi permanen itu jika terkena hujan dengan intensitas tinggi secara terus menerus sangat berisiko runtuh. Sehingga berpotensi mengakibatkan timbulnya korban jiwa manusia, kerusakan lingkungan, kerugian harta benda, dan dampak psikologis. Belum lagi instalasi dan penataan kabel listrik yang tidak sesuai dengan SNI,” tandasnya.

Baca Juga:  Pemkab Sumenep Mendapat Penghargaan Penerapan SAKIP 2024 dari KemenPAN-RB RI

Sementara itu, saat ditemui tim Pemkab, beberapa pedagang pasar lama yang berjualan daging ayam, tempe dan tahu menyatakan dukungan atas relokasi para pedagang ke Pasar Wisata. Mereka tetap berharap pemindahan pedagang agar dilakukan secara serentak.

“Memang tempatnya jauh lebih luas, bersih, bagus, parkir juga luas, dibandingkan di sini. Pedagang tempe tahu, daging ayam, sayuran dapat dikelompokkan sendiri-sendiri dan pasti pelanggan akan tetap datang,” ucap Mutmainah, yang sehari-hari berjualan tempe.

Dalam kesempatan itu, Kepala Dinas Perdagangan Koperasi dan Usaha Mikro, Sukaemi mengatakan rencananya, Senin (02/01/2022) akan dimulai proses pengundian tempat lapak pedagang untuk menempati Pasar Wisata,

“Insyallah besok diundi lokasi penempatannya,” terangnya.

Berita Terkait

DPRD Bojonegoro Bahas Perubahan 5 Raperda, FPPKN Tegaskan Catatan Penting
Bupati Setyo Wahono Sampaikan Nota Penjelasan 5 Raperda dalam Paripurna DPRD Bojonegoro
Perkuat Sinergi, SMSI Bojonegoro dan Bupati Setyo Wahono Bahas Ekosistem Media Sehat
Merawat Aspirasi Lewat Kerja Nyata, Sally Atyasasmi Sabet Gelar ‘The Inspiring Legislator’
Pemkab Sumenep Dukungan Penuh Rencana Pembangunan KEK Tembakau Madura, Siapkan 30 Hektar
Produksi Minyak Merosot, Bojonegoro Pacu Pencarian Cadangan Baru di 17 Kecamatan
DPRD Sumenep Meminta Pemerintah Daerah Maksimalkan P-APBD Menghasilkan Program Pro Rakyat
Puluhan Tahun Tanpa Kepastian, Korban Penggusuran Jembatan Glendeng Bojonegoro Menagih Hak Sertifikat Tanah

Berita Terkait

Senin, 5 Oktober 2026 - 20:49 WIB

Raker 2027, SMSI Sumenep Bidik Media Lokal Go Nasional

Minggu, 4 Oktober 2026 - 19:50 WIB

Dihadiri 11.000 Pelari, Surabaya ISOPLUS Marathon 2026 Sumbang PDRB Rp41 Miliar

Minggu, 4 Oktober 2026 - 15:06 WIB

Perayaan Emas Koperasi Kareb: Sebar 7.000 Paket Sembako dan Gelar Wayang Semalam Suntuk

Rabu, 30 September 2026 - 15:23 WIB

Tak Gengsi Jualan di Pinggir Jalan, Pemuda 24 Tahun dari desa Wedi Buktikan Mandiri Secara Ekonomi

Rabu, 30 September 2026 - 13:25 WIB

Polda Jatim Ungkap Ribuan Kasus Narkoba Triwulan III, Amankan Lebih dari 2.300 Tersangka

Senin, 28 September 2026 - 09:41 WIB

Pemerintah Desa Ngumpakdalem Gelar ‘Blusukan Kampung’, Gaet 2.000 Warga dan Dorong UMKM Lokal

Senin, 28 September 2026 - 09:38 WIB

Puncak HUT ke-50 Koperasi Kareb: Langkah Progresif Menuju Ekosistem Koperasi Modern

Sabtu, 26 September 2026 - 14:03 WIB

SMSI Sumenep Gelar Sekolah Melek Media Bagi Guru SDN

Berita Terbaru

Daerah

Raker 2027, SMSI Sumenep Bidik Media Lokal Go Nasional

Senin, 5 Okt 2026 - 20:49 WIB