BOJONEGORO, SUARABANGSA.co.id – Gelaran bazar Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) yang diselenggarakan oleh Kepala Dinas Perdagangan Koperasi dan Usaha Mikro (Disperindag) Kabupaten Bojonegoro di Pasar Wisata membawa berkah bagi pelaku UMKM Bojonegoro.
Bazar yang digelar selama empat hari tersebut dari tanggal 22 Desember sampai 26 Desember 2022, yang menyediakan kuliner, sembilan bahan pokok (Sembako), sampai kerajinan tangan membawa berkah warga Bojonegoro dan pelaku UMKM di Bojonegoro. Minggu (25/12/2022).
Anik, pengunjung dari kapas Bojonegoro saat mengunjungi Bazar mengatakan, Pasar wisata tersebut sangat bagus menjadi tempat gelaran UMKM yang ada di Bojonegoro, tempatnya bersih dan bisa menjadi pasar modern seperti yang ada diluar negeri.
“Pasar wisata ini seperti pasar pasar yang ada di Hongkong, dan kalau ini tidak dipergunakan menjadi tempat gelaran UMKM yang ada di Bojonegoro sangat ini mubazir, tadi harga harganya juga cukup bersaing dengan supermarket, lebih murah disini, dan banyak pedagang yang sudah habis kelihatanya,” ungkap mantan buruh migran di Hongkong tersebut.
Secara terpisah Sukemi selaku Kepala Dinas Perdagangan Koperasi dan Usaha Mikro (Disperindag) Kabupaten Bojonegoro mengatakan, pasar Wisata tersebut sebentar lagi akan dilaunching dan selama tiga bulan pedagang Pasar wisata tidak akan ditarik sewa stand.
“Parkir pengunjung juga digratiskan, dibuka dua puluh empat jam, serta akan ada hiburan hiburan dari elekton sampai hiburan seni budaya Bojonegoro seperti bazar saat ini,” terangnya.
Lanjutnya, setiap pegawai negeri akan diintruksikan oleh Bupati untuk belanja di pasar wisata.
Menurutnya, nanti setelah dilaunching (diperkenalkan) ke masyarakat, pedangang sayur yang lesehan yang ada di pasar kota akan direlokasi oleh team dan ditempatkan di Pasar wisata ini, dan bila semua pedagang pasar kota kususnya sudah mendapat tempat sesuai nomer undian, baru nanti untuk warga Bojonegoro yang lainya ingin menyewa tempat baru bisa menghubungi team.
“Ada sekitar 400 an pedangang pasar kota siap menempati, dan nanti itu bukan beli stand lohh, tapi menyewa. Dan selama tiga bulan kita gratiskan sewa stand nya, serta parkirnya, dan pasar wisata akan buka dua puluh empat jam, jadi nanti juga ada tempat kuliner, ada display produk unggulan Bojonegoro, dan tiap malam Minggu kita kasih hiburan,” jelasnya.
Ia berharap semua warga Bojonegoro bisa mengunakan pasar wisata untuk membangkitkan ekonomi, serta dirawat bersama sama.
“Yaa saya berharap seperti yang diharapkan ibu bupati dengan programnya, pasar wisata ini bisa digunakan bersama sama demi pulihnya ekonomi dan pasar kota bisa dirawat bersama sama,” pungkasnya.















