Pasca Banjir di Kandangan, Kodim 0825 Banyuwangi Bangun Jembatan Darurat

Anggota Kodim Banyuqangi saat membangun Jembatan

BANYUWANGI, SUARABANGSA.co.id – Anggota Komando Distrik Militer 0825 Banyuwangi laksanaan kerja bakti membangun jembatan darurat di Desa Kandangan, Kecamatan Pesanggaran, Kamis (01/12/2022).

Akses jembatan penghubung Pal 4, Pal 6 dengan jumlah 189 Kepala Keluarga (KK), Kampung Kamplingan 79 KK, dan Kampung Sumbergandeng sebanyak 63 KK, ini sebelumnya rusak berat akibat terjangan banjir pada 27 November 2022. Selain itu, banjir juga menerjang Desa Sumberagung, Sumbermulyo, Sarongan, dan Pesanggaran.

Usai melaksanakan apel siaga bencana di pimpin Komandan Rayon Militer (Danramil) 0825/04 Genteng Kapten Inf. Sutoyo di halaman Desa Sumbermulyo, Kecamatan Pesanggaran, diikuti Danramil 0825 /16 Glenmore, 0825/09 Tegaldlimo, 0825/18 Purwoharjo, 0825/19 Sempu, Danramil 0825/11 Pesanggaran, dan anggota bergerak menuju lokasi kegiatan.

Baca Juga:  Jelang New Normal, Kanit PJR Jatim V Situbondo Ajak Masyarakat Cegah Penyebaran Covid-19

Di sana, bertemu dengan Kepala Desa Kandangan, Manager PTPN XII Sumberjambe, Wamen PTPN XII Sumberjambe, Babinsa, dan Bainkkamtibnas Desa Kandangan. Dalam pengerjaan jembatan darurat hari pertama ini, para tentara terhambat jembatan lama yang ambrol dan menyumbat aliran sungai. Mereka kesulitan untuk memindahkannya meskipun menggunakan alat berat.

Menurut pertimbangan, jembatan yang lama memang harus dipindahkan dari aliran sungai, karena jika tidak disingkirkan, bisa menyumbat arus air, dan memicu banjir saat hujan deras, kondisi ini menurut anggota Koramil Pesanggaran Dwi Hariyanto, kondisi ini bisa merusak jembatan yang sedang dibuat.

Baca Juga:  Polda Jatim Tingkatkan Kemampuan Personil Logistik Sebagai Operator Aplikasi Simak Sakti BMN

Karena kendala tersebut, para anggota Kodim belum bisa menyelesaikan pembuatan jembatan pada hari pertama kerja bakti. Meskipun kondisinya sulit, pembangunan jembatan alternatif yang layak dilintasi kendaraan akan terus diupayakan agar aktivitas masyarakat bisa kembali normal.

“Kita bangun jembatan darurat agar warga masyarakat kembali memiliki akses jalan penghubung,” Kata Dwi Hariyanto.

Leave a Reply