Tipu Korbannya Ratusan Juta, Dukun Pengganda Uang di Banyuwangi Ini Ditangkap Polisi

- Admin

Selasa, 12 Juli 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BANYUWANGI, SUARABANGSA.co.id – Saiful Huda, warga Dusun Bulusari, Desa Grajagan, Kecamatan Purwoharjo, ditangkap reskrim polsek setempat. Pria berusia 49 tahun tersebut ditangkap petugas karena diduga menipu Wahyudi (37) warga Dusun Simbar, Desa Tampo, Kecamatan Cluring, hingga ratusan juta rupiah, dengan dalih bisa digandakan hingga berlipat – lipat.

Kapolsek Purwoharjo AKP. Budi Hermawan SH, melalui Kanit Reskrim Polsek Purwoharjo Ipda. Agus Suhartono SH, membenarkan penangkapan terduga pelaku Pasal 378 KUHP Junto Pasal 472 KUHP tersebut berdasar pada laporan korban. Dari laporan itu petugas berhasil menangkap pelaku, dan mengamankan slip transfer 12 lembar sebagai barang bukti.

Baca Juga:  Waduh !! Proyek Paving di Banyuwangi Sudah Kelar, Dana Masih Tersisa

Kronologi kasus tersebut bermula pada Senin (01/02/2022) sekitar Pukul 19.30 WIB. Korban saat itu ditelfon oleh saksi Ali Magfur (55) warga Dusun Krajan, Desa Buluagung, Kecamatan Siliragung. Saksi yang berprofesi sebagi guru ini memberitahu korban ada orang yang mampu menggandakan uang berlipat ganda dengan media keris milik pelaku. Diduga tergiur, kemudian korban diantar kerumah pelaku.

Setelah sampai, pelaku memberitahu korban jika ingin menggandakan uang harus menyiapkan uang sebesar Rp. 35 juta digunakan untuk membeli minyak Yellow Turki, sebagai sarana memberi makan Keris Bedhok Mustika Ulin milik pelaku. Dalam waktu 15 hari uang Rp. 35 juta itu akan dilipat gandakan menjadi Rp. 12 miliar.

Baca Juga:  Waspada Dampak Covid-19, Pemkab Sumenep Bagi-Bagikan 1000 Bungkus Nasi di Empat Zona Pengawasan

Kemudian, Tanggal 4 Februari 2021 korban transfer uang sebesar Rp. 35 juta ke Ali Maghfur untuk diberikan ke pelaku. Kemudian pelaku meminta uang kembali ke korban sebesar Rp. 225 juta, karena uang pertama yang diterimanya tak bisa digandakan lantaran sarannya yang kurang. Namun, setelah diberikan uang itu sampai saat ini tak bisa digandakan.

“Akibat kejadian itu korban menelan kerugian sebesar Rp. 260 juta. Pelaku sudah kami tangkap,” jelas Ipda. Agus Suhartono. SH., Senin (11/07/2022).

Berita Terkait

Pemkab Sampang Terus Distribusikan Air Bersih Bagi Warga Terdampak Kekeringan
Warga Batang-Batang Sumenep Ditemukan Meninggal Terbakar
Warga Bungur Bojonegoro Hantam Ibunya Pakai Paving, Lalu Menyerah Tanpa Busana
Jejak Sindikat Narkoba Terendus di Laut Kepri, 2,6 Ton Sabu Cair Digagalkan
Polda Jatim Ungkap Arisan Online Fiktif, Transaksi Capai Rp 71 Miliar
Seorang Pria di Longos Sumenep Ditemukan Meninggal, Diduga Gantung Diri
DVI Polda Jatim Serahkan Seluruh Jenazah Korban KM Mutiara Sentosa II Kepada Keluarga
Dua Jenazah Korban KMP Mutiara Sentosa II Diserahkan ke Keluarga, Tim DVI Lanjutkan Identifikasi Korban Lain

Berita Terkait

Kamis, 22 Oktober 2026 - 16:11 WIB

Pimpin Apel Hari Santri, Bupati Sumenep Ingatkan Pentingnya Peran Santri Menjaga Kerukunan Sosial dan Kebudayan

Kamis, 22 Oktober 2026 - 13:04 WIB

Fraksi Gerindra DPRD Bojonegoro Beri 5 Catatan APBD 2027

Kamis, 22 Oktober 2026 - 13:01 WIB

Sampaikan Nota Penjelasan Raperda APBD 2027, Bupati Bojonegoro Tekankan Beberapa Poin Ini

Kamis, 8 Oktober 2026 - 15:56 WIB

Pemkab Sampang Terus Distribusikan Air Bersih Bagi Warga Terdampak Kekeringan

Rabu, 7 Oktober 2026 - 14:36 WIB

DHL Express Perkuat Keamanan Logistik, Surabaya Gateway Kini Bersertifikat TAPA

Rabu, 7 Oktober 2026 - 10:14 WIB

Misteri Kurang Salur ADD : Kepala Bapenda Bojonegoro Ngaku Tak Punya Data 2015–2021

Selasa, 6 Oktober 2026 - 00:36 WIB

Lepas Ketergantungan Migas, Bojonegoro Bidik Agroindustri Lewat 5 Perda Baru

Kamis, 24 September 2026 - 00:38 WIB

DPRD Bojonegoro Bahas Perubahan 5 Raperda, FPPKN Tegaskan Catatan Penting

Berita Terbaru