Bupati Bojonegoro Minta Semua Pihak Menghindari Politik Uang dan Cara Kotor di Pilkades

BOJONEGORO, SUARABANGSA.co.id – Jelang dilaksanakannya Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak gelombang I tahun 2022 Pemkab Bojonegoro melaksanakan apel deklarasi damai yang diikuti oleh seluruh calon kepala desa di 33 desa yang menyelenggarakan pilkades serentak.

Apel deklarasi damai gelombang I tahun 2022 diselenggarakan di Alun-alun Bojonegoro pada Jum’at (21/10/2022) siang, diikuti oleh 84 calon kepala desa, jajaran TNI & Polri, serta seluruh jajaran pihak keamanan pilkades yang terkait. Tujuan dilaksanakannya kegiatan ini adalah sebagai bentuk pernyataan secara tertulis bahwa pelaksanaan pilkades nantinya dapat dilaksanakan dengan damai dan lancar.

Baca Juga:  Pemkab Pamekasan Fasilitasi Pemuda Ikuti Seleksi Bintara

Acara apel deklarasi damai diawali dengan pernyataan damai oleh seluruh calon kepala desa. Kemudian dilakukan proses penandatanganan deklarasi damai oleh perwakilan calon kepala desa (cakades) yang disaksikan oleh Bupati berserta seluruh jajaran forkopimda Bojonegoro.

Pada hakikatnya pemilihan kepala desa merupakan proses suksesi pergantian kekuasaan pemerintahan karena ketentuan peraturan perundang-undangan. Yang mana dalam hal ini jabatan kepala desa diatur masa jabatannya selama 6 tahun, jika berakhir masa jabatannya diperlukan pengganti.

Pada pembacaan deklarasi damai menyebutkan bahwa Pemilihan kepala desa serentak gelombang 1 tahun 2022 ini semoga bisa terlaksana dengan sukses, yang meliputi: sukses tahapan pelaksanaan, sukses partisipasi, dan sukses regulasi.

Baca Juga:  Bupati Bondowoso Apresiasi Program Disdik Award Inisiasi Dinas Pendidikan

Selain itu, Bupati Bojonegoro Anna Mu’awanah juga berpesan kepada Cakades bahwa dalam menjalankan tugasnya harus bertanggung jawab dan komitmen bersama, bersaing secara sehat dengan menghindari politik uang dan juga menghimbau kepada seluruh masyarakat yang mempunyai hak pilih harus menyalurkan hak suaranya.

Sebagai penutup, Bupati Bojonegoro juga berpesan bahwa dalam pelaksanaan pilkades serentak gelombang 1 tahun 2022 ini harus ada kerjasama dan komitmen antara pemangku kepentingan mulai dari tingkat Kabupaten sampai tingkat desa.

“Semoga penyelenggaraan pilkades dari awal sampai akhir bisa terlaksana dengan kondusif, tertib dan lancar,” pungkas Bupati Bojonegoro.

Leave a Reply