4 Hari Hilang, Wanita Paruh Baya di Ketapang Sampang Ditemukan Tewas dalam Sumur

- Admin

Rabu, 3 Agustus 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SAMPANG, SUARABANGSA.co.id Seorang wanita paruh baya di Dusun Manju Timur, Desa Paopale Laok, Kecamatan Ketapang, Kabupaten Sampang, Madura, Jawa Timur, ditemukan tewas dalam sumur.

Informasi yang diterima kontributor suarabangsa.co.id, korban diketahui bernama Pusiya (54) warga setempat. Sebelum ditemukan tak bernyawa, korban sempat hilang selama empat hari.

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sampang, Asroni dalam laporannya mengatakan, bahwa korban sebelumnya sempat dinyatakan hilang sejak Sabtu, (30/07/2022) lalu.

Sejak tidak diketahui keberadaannya, keluarga dan juga masyarakat setempat terus berupaya mencarinya. Sayangnya, upaya pencarian tersebut belum juga membuahkan hasil.

Baca Juga:  PSHT Bojonegoro Kirim Dua Truk Bantuan, Kang mas Wahyu Subakdiono: Ini bentuk kepedulian sesama anak bangsa

“Korban meninggalkan rumah pada hari Sabtu lalu. Warga setempat beserta keluarga berupaya mencari, namun tidak membuahkan hasil,” kata Asroni, Rabu (03/08/2022) pagi.

Asroni mengatakan, pencarian baru membuahkan hasil pada Selasa (02/08/2022) sore korban ditemukan di dalam sumur dalam kondisi sudah tidak bernyawa lagi.

“Sempat hilang selama 4 hari, dan sekitar pukul 18.00 WIB ditemukan tewas di dalam sumur. Kami mendapat laporan dari Bhabinkamtibmas desa setempat,” ungkapnya.

Menurut Asroni, upaya evakuasi dilakukan dengan melibatkan tim gabungan dari Palang Merah Indonesia (PMI) Sampang, pihak Kecamatan setempat, Polri dan TNI. Jasad korban berhasil dievakuasi sekitar pukul 21.00 WIB.

Baca Juga:  Polres Bondowoso Amankan Oknum Pensiunan TNI yang Ancam Kasatpol PP, Diduga Dampak Penertiban Unit Usaha

“Proses evakuasi sedikit mengalami kendala karena jasad korban berada di dasar sumur, kedalaman sumur kurang lebih 25 meter. Alhamdulillah, korban berhasil kita evakuasi dan di serahkan kepada pihak keluarga,” akunya.

Setelah berhasil dievakuasi, lanjut Asroni, jasad korban dilakukan pemeriksaan oleh tim medis dari PKM Desa Bunten Barat. Hasil pemeriksaan mayat tersebut tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan.

“Setelah dilakukan periksaan oleh tim medis, jasad korban langsung dimandikan. Dari pihak keluarga korban telah menerima kejadian tersebut dan dimakamkan sekitar pukul 22.30 WIB di TPU desa setempat,” pungkasnya.

Baca Juga:  Dampingi Khofifah, Bupati Pamekasan Perkenalkan Produk WUB di Pameran MTQ yang ke XXIX Jatim

Berita Terkait

Tukang Sapu SPBU Glagahwangi Bojonegoro yang Pernah Viral Kena PHK, Dituduh Gelapkan Uang Perusahaan
Koperasi Desa Merah Putih Desa Ngampel, Utamakan Pengurus dan Pengelola Warga Lokal
Bupati Bojonegoro Dampingi Wakil Panglima TNI Tinjau Kesiapan Peluncuran KDMP
Sering Jadi Penyebab Laka, Polsek kota dan Damkar Bojonegoro Lakukan Ini
PT BPR Bojonegoro Bungkam Soal Anggaran Konser Rp1,1 Miliar
Warga Manfaatkan Gudang KDKMP Grebegan untuk Senam, Kades: Upaya Meramaikan KDMP ke Depan
Dukung BUMD Pangan Bojonegoro, Eko Wahyudi: Jadi Instrumen Percepatan Asta Cita di Daerah
Perkuat Ketahanan Pangan, Eko Wahyudi Tekankan Sinergi Penyuluh dan Petani di Bojonegoro

Berita Terkait

Rabu, 13 Mei 2026 - 19:05 WIB

Tukang Sapu SPBU Glagahwangi Bojonegoro yang Pernah Viral Kena PHK, Dituduh Gelapkan Uang Perusahaan

Rabu, 13 Mei 2026 - 09:39 WIB

Koperasi Desa Merah Putih Desa Ngampel, Utamakan Pengurus dan Pengelola Warga Lokal

Selasa, 12 Mei 2026 - 19:43 WIB

Bupati Bojonegoro Dampingi Wakil Panglima TNI Tinjau Kesiapan Peluncuran KDMP

Senin, 11 Mei 2026 - 17:50 WIB

Sering Jadi Penyebab Laka, Polsek kota dan Damkar Bojonegoro Lakukan Ini

Sabtu, 9 Mei 2026 - 17:22 WIB

Warga Manfaatkan Gudang KDKMP Grebegan untuk Senam, Kades: Upaya Meramaikan KDMP ke Depan

Sabtu, 9 Mei 2026 - 17:20 WIB

Dukung BUMD Pangan Bojonegoro, Eko Wahyudi: Jadi Instrumen Percepatan Asta Cita di Daerah

Sabtu, 9 Mei 2026 - 14:16 WIB

Perkuat Ketahanan Pangan, Eko Wahyudi Tekankan Sinergi Penyuluh dan Petani di Bojonegoro

Kamis, 7 Mei 2026 - 23:58 WIB

Menguak “Tanah Celengan” di Belun, dari Pengakuan Ahli Waris dan Sikap Kadin PMD “Buang Badan” terkait kasus Belun

Berita Terbaru

Politik

Menjelang Muscab PPP Bojonegoro, Suhu Politik Memanas

Senin, 11 Mei 2026 - 16:27 WIB