Dinilai Bernada Sensitif, Satpol PP Sampang Copot Spanduk dengan Hastag 2024 Ganti Bupati

- Admin

Selasa, 24 Mei 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SAMPANG, SUARABANGSA.co.id Anggota Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Sampang, Madura, Jawa Timur mencopot paksa poster atau spanduk yang dinilai bernada sensitif.

Spanduk yang dicopot itu bertulisan “Demi Masa Depan Kami #2024 Ganti Bupati”. Spanduk tersebut diketahui terpasang di sejumlah Kecamatan di Kabupaten Sampang.

Kabid Ketentraman dan Ketertiban Umum (Trantibum) dan Perlindungan Masyarakat (Linmas) Satpol PP Sampang, Suaidi Asyikin mengakui bahwa berdasarkan laporan anggotanya sempat ada terpasang spanduk-spanduk bertuliskan #Ganti Bupati yang dimaksud.

“Anggota memang sudah monitor dan memang ada spanduk seperti itu. Saat ini, spanduk-spanduk itu sudah di copot. Kami habisin semuanya,” tegasnya saat dikonfirmasi kontributor suarabangsa.co.id, Selasa (24/05/2022) via sambungan telepon.

Baca Juga:  Berbagi Kebahagiaan, Pegadaian Syariah Sampang Santuni Anak Yatim Piatu dan Penyandang Disabilitas

Asyikin mengungkapkan, bahwa dari pemantauan, pemasangan spanduk-spanduk tersebut tersebar di tujuh titik di wilayah Kabupaten Sampang.

“Ada di 7 titik. 2 titik di wilayah Torjun, wilayah Jrengik 2 titik dan di wilayah Kota ada 2 titik. Tapi sudah kita turunkan tadi pagi sekitar pukul 08.00 WIB,” kata dia lagi.

Dia menilai, isi tulisan di spanduk-spanduk tersebut sangat sensitif yang dapat menimbulkan gesekan dan spanduk yang dipasang juga tidak berizin atau liar. Kemudian, ia pun menghimbau kepada masyarakat agar tetap menjaga kondusifitas Sampang.

Baca Juga:  Cekcok Mulut Berujung Penganiayaan, Warga Camplong Sampang Diamankan Polisi

“Untuk saat ini momen dan waktunya kurang pas, Sampang sudah kondusif apalagi kita baru saja selesai dari pandemi Covid-19. Pembangunan dimana-mana, tolong jaga kondusifitas politik di Sampang,” harapnya.

Menurut dia, untuk hal-hal seperti yang terdapat pada spanduk tersebut ada tempat dan waktu nanti saat menjelang pilkada pada tahun 2024 mendatang.

“Bagi kami, itu sudah masuk ranah sensitivitas politik karena waktunya belum pas. Kami tidak mentolerir spanduk-spanduk seperti itu, kita habisin, kita turunin semuanya,” tegasnya lagi.

Baca Juga:  Begini Intruksi Kanit PJR Jatim V Situbondo Jatim Terkait Pencegahan Covid-19

Terkait hal ini, Asyikin mengatakan, pihaknya belum mengetahui secara pasti siapa orang yang memasang spanduk tersebut. Namun, dia menegaskan jika pihaknya akan melakukan investigasi.

“Kita tidak tahu siapa yang pasang itu. Tapi kita akan segera berkoordinasi dengan pihak kepolisian untuk melakukan penelusuran lebih jauh. Nanti kita dalami dulu,” tandasnya.

Berita Terkait

Pemkot Blitar Disorot TKW Asal Tulungagung, Dugaan Ketidakharmonisan
Terkendala Izin BBWS DPRD Bojonegoro dan Pihak Eksekutif Sidak Bengawan Solo
Sinergi dan Inovasi Layanan Jadi Kunci Penyusunan Renja 2027 DKP Jatim
Bojonegoro Borong Penghargaan TOP BUMD 2026, Sinyal Positif Tata Kelola Ekonomi Daerah
Dugaan Penggelapan Pembelian Mesin Es Rp500 Juta, warga Tapelan Laporkan AB mantan menejer PT BAI ke Polisi
PROJO Jatim Gelar Konferda di Malang dan Pilih Ketua Baru secara Aklamasi ke H, Muhammad Sholeh
Delegasi DPC Bojonegoro Tiba di Malang, Siap Sukseskan Konferda Projo Jatim 2026
BEM Malang Raya Turun Jalan, Tuntut Kasus Penyiraman Air Keras Harus Diproses Secara Adil Tanpa Kompromi

Berita Terkait

Rabu, 15 April 2026 - 20:32 WIB

Pemkot Blitar Disorot TKW Asal Tulungagung, Dugaan Ketidakharmonisan

Rabu, 15 April 2026 - 16:42 WIB

Terkendala Izin BBWS DPRD Bojonegoro dan Pihak Eksekutif Sidak Bengawan Solo

Rabu, 15 April 2026 - 15:26 WIB

Sinergi dan Inovasi Layanan Jadi Kunci Penyusunan Renja 2027 DKP Jatim

Selasa, 14 April 2026 - 10:50 WIB

Bojonegoro Borong Penghargaan TOP BUMD 2026, Sinyal Positif Tata Kelola Ekonomi Daerah

Selasa, 14 April 2026 - 00:55 WIB

Dugaan Penggelapan Pembelian Mesin Es Rp500 Juta, warga Tapelan Laporkan AB mantan menejer PT BAI ke Polisi

Sabtu, 11 April 2026 - 19:10 WIB

Delegasi DPC Bojonegoro Tiba di Malang, Siap Sukseskan Konferda Projo Jatim 2026

Sabtu, 11 April 2026 - 16:06 WIB

SMSI Bojonegoro Berganti Nahkoda, Kustaji Resmi Gantikan Sasmito Anggoro

Kamis, 9 April 2026 - 19:18 WIB

LPG 3 Kg Langka di Bojonegoro, Harga Tembus Rp40 Ribu: DPRD Desak Sanksi Pidana bagi Oknum

Berita Terbaru