Tak Punya Keluarga, Dua Lansia Lumpuh di Pamekasan Hidup Memprihatikan

- Admin

Selasa, 12 Juli 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PAMEKASAN, SUARABANGSA.co.id – Maliyeh (80) dan Misnanti (75) merupakan warga Dusun Bepao, Kampung Duko, Desa Kacok, Kecamatan Palengaan, Kabupaten Pamekasan Madura Jawa Timur.

Mereka berdua merupakan saudara kandung yang selama hidupnya, mereka tidak pernah berkeluarga atau bersuami.

Maliyeh sudah 2,7 tahun mengalami lumpuh total, sehingga ia hanya bisa berbaring terkulai lemas.

Sedangkan Misnanti adiknya saat ini juga sakit, tangan kanannya melepuh bahkan hampir membusuk sudah setahun lamanya.

Mereka hidup berdua, dan tinggal disebuah gardu (Kobung bahasa Madura) sedangkan untuk makan sehari-hari dan yang merawat mereka, yakni tetangga sekitar.

Rodimah tetangga yang biasa memberi makan mengatakan, jika selama hampir 3 tahun dirinya bergantian dengan tetangga lainnya dalam merawat serta memberi makan Maliyeh dan Misnanti.

Baca Juga:  Sejumlah Jurnalis di Pamekasan Turun Jalan, Gugat RUU Penyiaran Nomor 32 Tahun 2002

“Saya seorang janda juga tidak punya pekerjaan Bu, saya memberi makan juga mengandalkan dan menunggu bantuan dari tetangga yang peduli, dulu waktu jamannya ada Covid-19 mereka berdua mendapatkan bantuan BLT DD dari Desa, tapi sudah lama mereka tidak menerima bantuan itu lagi,” tutur Rodimah.

Sementara itu Evi Herawati bendahara Relawan Gema (Gerakan Emansipasi Masyarakat), ditemani oleh salah satu Anggota Polsek Palengaan Aipda Moh. Azizi, yang saat itu berkunjung karena mendapat laporan dari seseorang melalui pesan WA mengatakan, dirinya sangat prihatin melihat kehidupan dua Lansia tersebut.

Dimasa tua mereka yang seharusnya dinikmati dengan keluarga, akan tetapi mereka hanya tinggal berdua tanpa keluarga, bahkan kehidupannya sangat memprihatikan, karena faktor ekonomi yang kurang.

Baca Juga:  Viral, Warga Barhasil Amankan Terduga Pelaku Pencurian di Sampang

“Saya akan koordinasi dengan Kepala Dinas Sosial (Dinsos) agar keduanya dapat perhatian serta bantuan dari Pemerintah, serta saya usahakan nantinya Maliyeh dan Misnanti ini dapat dimasukkan sebagai penerima program Bupati Pamekasan yakni Simpati Lansia, sehingga mereka berdua tidak kebingungan untuk masalah makan sehari- harinya,” ucap Evi.

Dirinya juga mengatakan akan koordinasi dengan pihak Capil agar bisa dibantu dalam pembuatan KTP dan KK, mengingat mereka berdua tidak punya, karena KTP dan KK mereka hilang.

“Nanti saya akan meminta bantuan pihak Capil, supaya bisa mendatangi mereka berdua ke kediamannya, mengingat karena mereka yang lumpuh, ucapnya.

Baca Juga:  Mengetahui Warganya Hidup Memprihatinkan, Dandim Pamekasan Langsung Turun

Evi juga berharap semoga ada para dermawan, donatur, relawan serta orang-orang baik yang sudi membantu untuk keperluan kehidupan sehari-hari Maliyeh dan Misnanti.

“Apalagi Maliyeh ia sangat butuh popok, karena ia benar-benar lumpuh total, sehingga harus memakai popok, tidak hanya itu mereka berdua juga butuh makanan seperti, roti, biskuit, juga air mineral untuk mengganjal perut mereka jikalau rasa lapar melanda, minyak kayu putih dan minyak telon juga mereka butuhkan,” ujar Evi.

“Saya juga berharap kepada Puskesmas setempat, agar pihaknya bisa datang dan memberikan pelayanan gratis untuk merawat mereka berdua, terutama kepada Misnanti, dengan begitu kesehatan mereka berdua bisa terpantau, sehingga kemungkinan untuk sembuh besar harapannya,” imbuhnya.

Berita Terkait

Seorang Pria di Longos Sumenep Ditemukan Meninggal, Diduga Gantung Diri
DVI Polda Jatim Serahkan Seluruh Jenazah Korban KM Mutiara Sentosa II Kepada Keluarga
Dua Jenazah Korban KMP Mutiara Sentosa II Diserahkan ke Keluarga, Tim DVI Lanjutkan Identifikasi Korban Lain
BEM Malang Raya Turun Jalan, Tuntut Kasus Penyiraman Air Keras Harus Diproses Secara Adil Tanpa Kompromi
Aliansi Mahasiswa Dan Masyarakat Sipil Datangi Istana Merdeka, Sampaikan 3 Tuntutan Kepada Presiden RI
Presiden Bantu Tukang Becak, Politisi Gerindra Bojonegoro: Langkah Nyata Kepedulian Presiden
Gara-gara Mercon, Warga Batuputih Gagal Rayakan Lebaran, Rumah Luluh Lantak
Menghidupkan Harapan di Sekolah Rakyat Bojonegoro, Kala Negara Hadir Memanusiakan Manusia

Berita Terkait

Selasa, 18 Agustus 2026 - 00:05 WIB

Rayakan HUT RI ke-81, Pemkab Bojonegoro Beri Tali Asih untuk Veteran Kemerdekaan

Rabu, 12 Agustus 2026 - 20:18 WIB

Pembangunan KDKMP Meddelan Lenteng Sumenep Mendapat Sorotan, Tak Sesuai Spek?

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 22:00 WIB

Ribuan Warga Hadiri Tasyakuran Cucu Pertama Ketua Koperasi Kareb Bojonegoro, H. Sutrisno Bagikan 1000 Paket Sembako

Kamis, 6 Agustus 2026 - 19:04 WIB

DVI Polda Jatim Serahkan Seluruh Jenazah Korban KM Mutiara Sentosa II Kepada Keluarga

Kamis, 6 Agustus 2026 - 08:22 WIB

Banyak Kepala OPD Absen di Rapat Strategis KUA-PPAS, DPRD Sumenep Kecewa Berat

Kamis, 6 Agustus 2026 - 08:05 WIB

Perwakilan Kodim Sumenep Tidak Hadiri FGD Tentang Pembangunan KDKMP, Peserta Kecewa

Senin, 3 Agustus 2026 - 17:23 WIB

KDKMP di Sumenep Disorot, DPRD Singgung Lelang, Kepala Desa Minta Dilibatkan

Senin, 3 Agustus 2026 - 17:13 WIB

Amos Gelar FGD Bertajuk ‘Pembangunan KDKMP: Antara Bisnis atau Proyek?’, Soroti Tatakelola

Berita Terbaru