Dua Warga Kebaman Sumringah, Gubuk Reotnya Dibedah Pemerintah

- Admin

Kamis, 30 Juni 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BANYUWANGI, SUARABANGSA.co.id – Sukarmadi, dan Sulindah, warga Dusun Krajan, Desa Kebaman, Kecamatan Srono, bahagia. Kedua rumah warga tak mampu, kondisi tak layak huni yang mereka tempati selama bertahun – tahun, kini mendapat program Pembangunan Rumah Tak Layak Huni (RTLH) dari Pemerintah Desa (Pemdes) setempat.

Sontak saja keduanya sumringah, karena dari program yang direalisasi dari Dana Desa (DD) Tahun Anggaran 2022, keduanya kini bisa menempati rumah barunya yang sangat layak huni, kokoh, lengkap dengan kamar, dan ruangan, layaknya rumah – rumah warga.

Baca Juga:  Festival Tradisi Islam Nusantara NU Banyuwangi Memukau, Presiden RI Berikan Ini Kepada Alfiah Ibnu Malik

Alif Burhanuddin Kepala Desa Kebaman membenarkan perihal program tersebut. Menurutnya, kedua rumah warga ini memang sangat tak layak huni sehingga pemerintah desa mengajukan untuk dibedah melalui program RTLH dan disetujui oleh Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Kebaman, sehingga layak untuk dilakukan pembangunan.

Untuk anggaran pembangunan program, per unit menurutnya Alif, menelan anggaran sekitar Rp. 15 juta lebih. Untuk dinding menggunakan batako, lengkap dengan gawang jendela dan pintu, termasuk. Untuk atapnya dilakukan perbaikan, termasuk lantainya juga dipelestarisasi.

Baca Juga:  Lindungi Konsumen, Disperindagprin Sampang Akan Tera Ulang Alat Ukur di Sejumlah Pasar

“Alhamdulillah program berjalan lancar berkat tim pelaksana kegiatan di lapangan. Semoga asas manfaat dari program bisa bermanfaat untuk kedua warga saya ini,” jelas Alif.

Ke depan, menurut Alif, program RTLH terus akan diajukan bagi warga yang benar – benar rumahnya tak layak huni, terlebih masuk dalam kriteria. Agar, harapan warga yang memiliki rumah tak layak huni di Kebaman, bisa terealisasi pembangunannya melalui program tersebut.

Berita Terkait

Tukang Sapu SPBU Glagahwangi Bojonegoro yang Pernah Viral Kena PHK, Dituduh Gelapkan Uang Perusahaan
Koperasi Desa Merah Putih Desa Ngampel, Utamakan Pengurus dan Pengelola Warga Lokal
Bupati Bojonegoro Dampingi Wakil Panglima TNI Tinjau Kesiapan Peluncuran KDMP
Sering Jadi Penyebab Laka, Polsek kota dan Damkar Bojonegoro Lakukan Ini
PT BPR Bojonegoro Bungkam Soal Anggaran Konser Rp1,1 Miliar
Warga Manfaatkan Gudang KDKMP Grebegan untuk Senam, Kades: Upaya Meramaikan KDMP ke Depan
Dukung BUMD Pangan Bojonegoro, Eko Wahyudi: Jadi Instrumen Percepatan Asta Cita di Daerah
Perkuat Ketahanan Pangan, Eko Wahyudi Tekankan Sinergi Penyuluh dan Petani di Bojonegoro

Berita Terkait

Rabu, 13 Mei 2026 - 19:05 WIB

Tukang Sapu SPBU Glagahwangi Bojonegoro yang Pernah Viral Kena PHK, Dituduh Gelapkan Uang Perusahaan

Rabu, 13 Mei 2026 - 09:39 WIB

Koperasi Desa Merah Putih Desa Ngampel, Utamakan Pengurus dan Pengelola Warga Lokal

Selasa, 12 Mei 2026 - 19:43 WIB

Bupati Bojonegoro Dampingi Wakil Panglima TNI Tinjau Kesiapan Peluncuran KDMP

Senin, 11 Mei 2026 - 17:50 WIB

Sering Jadi Penyebab Laka, Polsek kota dan Damkar Bojonegoro Lakukan Ini

Sabtu, 9 Mei 2026 - 17:22 WIB

Warga Manfaatkan Gudang KDKMP Grebegan untuk Senam, Kades: Upaya Meramaikan KDMP ke Depan

Sabtu, 9 Mei 2026 - 17:20 WIB

Dukung BUMD Pangan Bojonegoro, Eko Wahyudi: Jadi Instrumen Percepatan Asta Cita di Daerah

Sabtu, 9 Mei 2026 - 14:16 WIB

Perkuat Ketahanan Pangan, Eko Wahyudi Tekankan Sinergi Penyuluh dan Petani di Bojonegoro

Kamis, 7 Mei 2026 - 23:58 WIB

Menguak “Tanah Celengan” di Belun, dari Pengakuan Ahli Waris dan Sikap Kadin PMD “Buang Badan” terkait kasus Belun

Berita Terbaru

Politik

Menjelang Muscab PPP Bojonegoro, Suhu Politik Memanas

Senin, 11 Mei 2026 - 16:27 WIB