DKUPP Probolinggo Gelar Pelatihan Manajemen Bisnis Skala Mikro

PROBOLINGGO, SUARABANGSA.co.id – Dinas Koperasi Usaha Mikro, Perdagangan dan Perindustrian (DKUPP) Kabupaten Probolinggo melaksanakan kegiatan pelatihan manajemen bisnis skala mikro yang diadakan di Ridho Resort Kecamatan Krejengan.

Kegiatan tersebut bertujuan untuk memberikan pengetahuan kepada semua pelaku bisnis skala mikro. Kegiatan yang dibuka oleh Kepala DKUPP Kabupaten Probolinggo Anung Widiarto ini diikuti oleh 35 orang pelaku usaha pemula yang ada di wilayah timur Kabupaten Probolinggo.

“Pelatihan manajemen bisnis skala mikro ini bertujuan untuk memperkenalkan kepada pelaku usaha cara berbisnis bagi para pemula yang hendak berbisnis sangat memerlukan manajemen bisnis agar bisnis dapat berjalan sesuai dengan perencanaan,” ujar Kepala Bidang Usaha Mikro DKUPP Kabupaten Probolinggo Zulkarnain.

Baca Juga:  DPRD Probolinggo Menggelar Rapat Paripurna Jawaban Eksekutif

Sementara Kepala DKUPP Kabupaten Probolinggo Anung Widiarto mengatakan sesuai Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 7 tahun 2021 Tentang Kemudahan, Perlindungan dan Pemberdayaan Koperasi dan Usaha Mikro, Kecil dan Menengah serta Peraturan Presiden Republik Indonesia Nomor 2 Tahun 2022 Tentang Pengembangan Kewirausahaan Nasional tahun 2021-2024.

“Pengembangan kewirausahaan ini bertujuan untuk memperkuat ekosistem kewirausahaan, menumbuhkembangkan wirausaha yang berorientasi pada nilai tambah dan mampu memanfaatkan teknologi dan meningkatkan kapasitas wirausaha dan skala usaha,” katanya.

Anung menerangkan dalam menghadapi persaingan usaha yang semakin ketat dan kompetitif serta masuknya era industri 4.0, pengembangan sumber daya manusia masyarakat khususnya pelaku usaha mikro menjadi salah satu prioritas yang secara konsisten dilakukan pemerintah.

Baca Juga:  PAC GP Ansor Tiris Barat Resmi Dilantik

“Karena sektor ini bisa memberikan kontribusi yang signifikan bagi pertumbuhan ekonomi nasional. Dinas Koperasi, Usaha Mikro, Perdagangan dan Perindustrian Kabupaten Probolinggo sangat fokus dan konsisten melaksanakan kegiatan-kegiatan terkait pemberdayaan dan pengembangan usaha mikro,” jelasnya.

Menurut Anung, betapa pentingnya manajemen bagi para pelaku usaha, manajemen yang bisa didefinisikan sebagai cara untuk mencapai target. Meski usahanya memiliki modal yang cukup, tanpa adanya manajemen, bisnis akan lesu, tidak berkembang, tidak efektif bahkan akan gulung tikar dalam waktu yang tidak lama. Supaya tidak terjadi, lakukanlah manajemen yang baik dan benar agar UKM di Kabupaten Probolinggo terus berkembang.

Baca Juga:  Bupati Pamekasan Teken Kontrak Kinerja dengan OPD

“Permasalahan utama yang dihadapi oleh pelaku usaha mikro antara lain dari sisi manajemen usaha. Dari seluruh aspek manajemen melalui proses produksi, SDM, keuangan sampai pemasaran. Oleh karena itu para pelaku usaha mikro di Kabupaten Probolinggo harus meningkatkan kualitas manajemen usahanya,” pungkasnya.

Leave a Reply