Pemkab Probolinggo Rencanakan Pilkades Empat Desa Dimulai Akhir Tahun

- Admin

Senin, 11 April 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PROBOLINGGO, SUARABANGSA.co.id – Pemerintah Kabupaten Probolinggo Wacanakan Tahapan Pelaksanaan Pemilihan Kapala Desa (Pilkades) Serentak untuk Empat (4) Desa yang Tertunda akan dimulai akhir Tahun 2022.

Sedangkan untuk Tahapan Pemungutan Suara awal tahun 2023.

Hal tersebut disampaikan oleh Asisten Pemerintahan dan Kesra Sekretaris Daerah Kabupaten Probolinggo Heri Sulistyanto.

Menurutnya, saat ini Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Probolinggo tengah mengusulkan konsep pelaksanaan pilkades serentak tersebut kepada Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) RI.

“Insya Allah kalau konsep yang ingin kita ajukan ke pemerintah pusat untuk tahapan pelaksanaan Pilkades bagi empat desa tersebut akan dimulai pada akhir tahun 2022. Tetapi untuk pencoblosannya kami rencanakan awal tahun 2023,” katanya.

Baca Juga:  Pemkab Pamekasan Kenalkan Potensi Wisata dan Produk UMKM Pamekasan Melalui Disporapar

Heri menjelaskan konsep tersebut dibuat karena memang ketentuan dari Permendagri itu memang tidak bisa dalam satu tahun itu dua periode. Artinya, pelaksanaan pilkades dua gelombang tidak bisa sehingga dibatasi.

“Seperti pilkades serentak kemarin di 250 desa, pertimbangannya dalam rangka untuk analisis kebutuhan keamanan supaya gampang, maka kami rencanakan 100 desa, 100 desa dan 50 desa. Ternyata usulan itu tidak boleh. Sehingga pelaksanaan pilkades di 250 desa kemarin dilakukan serentak,” jelasnya.

Dengan regulasi dan ketentuan dari Kemendagri tersebut jelas Heri, maka nanti konsep tahapan sosialisasi dimulai di akhir tahun 2022, tetapi pilihannya di awal tahun 2023.

Baca Juga:  Sejumlah Siswa SLB Negeri Gending Probolinggo Ikuti Vaksinasi

“Itu konsep yang kita tawarkan dan minta untuk disetujui ke Kemendagri. Sekarang kita tinggal menunggu jawaban dari Kemendagri,” terangnya.

Sementara untuk anggaran pelaksanaan pilkades terang Heri, untuk tiga desa masih tersedia sebab memang masih belum diambil dikarenakan belum melaksanakan tahapan pilkades. Sehingga anggaran yang sudah disediakan sama sekali belum digunakan. Sedangkan Desa Alassapi Kecamatan Banyuanyar sudah terserap karena sudah menyelenggarakan pilkades.

“Untuk yang satu desa ini barangkali bisa disiapkan melalui PAK karena memang aturannya dari Kemendagri seperti itu tidak boleh dalam satu tahun ada pilkades dua gelombang. Jadi tahap awal yang dibutuhkan untuk tahun 2022 akan kita anggarkan di PAK dan selebihnya nanti pelaksanaannya di tahun 2023,” terangnya.

Baca Juga:  Peduli, Seorang Anggota Polsek beri Bantuan Warganya yang Sakit

Sebagai informasi, keempat desa yang sempat tertunda pelaksanaan pilkades tersebut diantaranya Desa Kerpangan Kecamatan Leces dan Desa Sogaan Kecamatan Pakuniran ditunda karena dari dua calon yang sudah ditetapkan sebagai calon yang berhak dipilih, ternyata satu orang meninggal dunia.

Selanjutnya Desa Randuputih Kecamatan Dringu ditunda karena semua bakal calon kepala desa memilih untuk mengundurkan diri disertai dengan materai. Selanjutnya diikuti dengan pengunduran diri semua panlih desa. Serta Desa Alassapi Kecamatan Banyuanyar ditunda karena kepala desa terpilih meninggal dunia sebelum dilantik.

Berita Terkait

Perkuat Peran Perempuan dan Ketangguhan Sosial, Momentum Hari Kartini dan HUT Damkar Jadi Refleksi Pengabdian
Perkuat Ekonomi Lokal, 57 Desa di Bojonegoro Terima Armada Operasional Koperasi Desa Merah Putih
Instruksi Presiden, Bupati Bojonegoro Keluarkan Surat Edaran Kebijakan Efisiensi Anggaran
Bupati Bojonegoro Terima Rekomendasi LKPJ 2025: Janji Segera Tindak Lanjut Demi Pembangunan Berkelanjutan
Bupati Setyo Wahono Minta Dukungan Pusat di Hadapan Menteri Hanif Faisol: Malu Jika Bojonegoro Tanpa Adipura
Dua Ratus Pengayuh Becak di Bojonegoro Dapat Berkah dari Presiden Prabowo
Wakil Bupati Bojonegoro: Kurangi Pengangguran, Semua Pelatihan OPD Wajib Rekrut Peserta dari Pemegang Kartu AK-1
Gerakkan Ekonomi Lokal, Bupati Bojonegoro Kick-Off Pasar Murah di Tanjungharjo, Ada Beras Murah hingga Telur KPM Gayatri
Tag :

Berita Terkait

Rabu, 13 Mei 2026 - 19:05 WIB

Tukang Sapu SPBU Glagahwangi Bojonegoro yang Pernah Viral Kena PHK, Dituduh Gelapkan Uang Perusahaan

Rabu, 13 Mei 2026 - 09:39 WIB

Koperasi Desa Merah Putih Desa Ngampel, Utamakan Pengurus dan Pengelola Warga Lokal

Selasa, 12 Mei 2026 - 19:43 WIB

Bupati Bojonegoro Dampingi Wakil Panglima TNI Tinjau Kesiapan Peluncuran KDMP

Senin, 11 Mei 2026 - 17:50 WIB

Sering Jadi Penyebab Laka, Polsek kota dan Damkar Bojonegoro Lakukan Ini

Sabtu, 9 Mei 2026 - 17:22 WIB

Warga Manfaatkan Gudang KDKMP Grebegan untuk Senam, Kades: Upaya Meramaikan KDMP ke Depan

Sabtu, 9 Mei 2026 - 17:20 WIB

Dukung BUMD Pangan Bojonegoro, Eko Wahyudi: Jadi Instrumen Percepatan Asta Cita di Daerah

Sabtu, 9 Mei 2026 - 14:16 WIB

Perkuat Ketahanan Pangan, Eko Wahyudi Tekankan Sinergi Penyuluh dan Petani di Bojonegoro

Kamis, 7 Mei 2026 - 23:58 WIB

Menguak “Tanah Celengan” di Belun, dari Pengakuan Ahli Waris dan Sikap Kadin PMD “Buang Badan” terkait kasus Belun

Berita Terbaru

Politik

Menjelang Muscab PPP Bojonegoro, Suhu Politik Memanas

Senin, 11 Mei 2026 - 16:27 WIB