Sesosok Mayat Tanpa Identitas Ditemukan Nelayan di Sumenep

- Admin

Selasa, 22 Maret 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMENEP, SUARABANGSA.co.id – Sesosok mayat berjenis kelamin laki-laki ditemukan sudah tidak bernyawa dan sudah membusuk, mayat tersebut ditemukan di pinggir pantai tepatnya masuk wilayah Dusun Gilien Desa Tarebung Kecamatan Gayam Sumenep, Selasa (22/03/2022).

Pada saat ditemukan, mayat tanpa identitas tersebut masih lengkap menggunakan baju motif batik warna merah dan memakai celana pendek warna biru. Mayat tersebut pertama kali ditemukan oleh nelayan setempat sekitar pukul 12:00 WIB.

“Sebagai salah satu upaya pertolongan, nelayan yang saat itu menemukan korban, pada pukul 13:00 WIB langsung menginformasikan kepada petugas Dinas Perhubungan di pelabuhan Tarebung yang selanjutnya diteruskan ke Polsek Sapudi,” kata Kasi Humas Polres Sumenep AKP Widiarti, Selasa (22/03/2022).

Baca Juga:  Tim Relawan Merah Putih Minta Kepolisian Usut Pengrusak Benner Fauzi-Eva

Tidak lama kemudian, petugas gabungan dari Polsek dan Koramil serta tenaga medis mengecek ke tempat kejadian tersebut, dan melakukan evakuasi terhadap mayat tersebut.

“Kondisi mayat, tangan dan kaki sudah terlepas dari tubuhnya,” terangnya.

Selanjutnya petugas melakukan koordinasi dengan perangkat desa setempat, untuk memastikan tidak ada masyarakat atau nelayan yang hilang sebelum ditemukannya mayat tanpa identitas tersebut.

“Kepala Desa Tarebung dan masyarakat sekitar menyatakan, bahwa mayat yang ditemukan bukan berasal dari desa setempat,” lanjut Widiarti.

Dari keterangan medis, mayat yang ditemukan tersebut diperkirakan sudah meninggal satu bulan yang lalu sebelum ditemukan. Selanjutnya Kepala Desa dan masyarakat sepakat untuk menguburkan mayat tersebut di pemakaman umum dekat pantai Dusun Gilien Desa Tarebung.

Baca Juga:  Kurang Perhitungan, Dua Sepeda Motor di Sumenep Terlibat Laka Lantas

Berita Terkait

BEM Malang Raya Turun Jalan, Tuntut Kasus Penyiraman Air Keras Harus Diproses Secara Adil Tanpa Kompromi
Aliansi Mahasiswa Dan Masyarakat Sipil Datangi Istana Merdeka, Sampaikan 3 Tuntutan Kepada Presiden RI
Gara-gara Mercon, Warga Batuputih Gagal Rayakan Lebaran, Rumah Luluh Lantak
Dilaporkan Hilang, Seorang Anak di Bojonegoro Ditemukan Meninggal di Bekas Tambak
Soal Limbah di Persawahan, Kapolsek Dander Bojonegoro Turun Langsung Turun
Ironi Angka Kemiskinan Bojonegoro: Data Melandai, Tapi 122 Desa Masih Rentan
Petugasnya Dituding Tidak Sopan, DPRD Sampang Ingatkan Puskesmas Camplong Beri Pelayanan Maksimal
Pasien Mengeluh, Oknum Dokter di Puskesmas Camplong Tak Sopan

Berita Terkait

Rabu, 15 April 2026 - 20:32 WIB

Pemkot Blitar Disorot TKW Asal Tulungagung, Dugaan Ketidakharmonisan

Rabu, 15 April 2026 - 16:42 WIB

Terkendala Izin BBWS DPRD Bojonegoro dan Pihak Eksekutif Sidak Bengawan Solo

Rabu, 15 April 2026 - 15:26 WIB

Sinergi dan Inovasi Layanan Jadi Kunci Penyusunan Renja 2027 DKP Jatim

Selasa, 14 April 2026 - 10:50 WIB

Bojonegoro Borong Penghargaan TOP BUMD 2026, Sinyal Positif Tata Kelola Ekonomi Daerah

Selasa, 14 April 2026 - 00:55 WIB

Dugaan Penggelapan Pembelian Mesin Es Rp500 Juta, warga Tapelan Laporkan AB mantan menejer PT BAI ke Polisi

Sabtu, 11 April 2026 - 19:10 WIB

Delegasi DPC Bojonegoro Tiba di Malang, Siap Sukseskan Konferda Projo Jatim 2026

Sabtu, 11 April 2026 - 16:06 WIB

SMSI Bojonegoro Berganti Nahkoda, Kustaji Resmi Gantikan Sasmito Anggoro

Kamis, 9 April 2026 - 19:18 WIB

LPG 3 Kg Langka di Bojonegoro, Harga Tembus Rp40 Ribu: DPRD Desak Sanksi Pidana bagi Oknum

Berita Terbaru