Petugas PLN Pamekasan Kecelakaan, Ini Kata Manajer UPT3 PLN Pamekasan

- Admin

Selasa, 14 September 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PAMEKASAN, SUARABANGSA.co.id – PLH Manajer UPT3 PLN Pamekasan Eko Wusono Edi angkat bicara terkait kecelakaan kerja yang terjadi pada Ahadi Jazuli (27) warga Dusun Kwanyar, Desa Pademawu Timur, Kecamatan Pademawu, Kabupaten Pamekasan, Madura Jawa Timur pada Senin (13/09/2021) sore.

Wusono menerima informasi dari lapangan, bahwa Vendor CMP yang merupakan pihak ketiga, mengalami kecelakaan kerja.

“Kita sudah pakai pihak ketiga untuk pengerjaan dilapangan, di SOP kami, sebelum melakukan pekerjaan, listrik harus dipadamkan, kemudian kita pasang Grounding dari atas ke tanah, tujuannya untuk antisipasi, serta agar teman – teman yang bekerja itu aman,” katanya.

Baca Juga:  SDN Tanjungharjo IV Bojonegoro Padukan Konsep Modern dan Agamis, Kades Tegaskan Dukungan Pendidikan

Wusono juga meminta kepada pihak ketiga untuk mengobati secara tuntas, hingga korban benar-benar sembuh total, pihaknya meminta agar dilakukan perawatan khusus serta dilakukan rontgent untuk mengetahui keadaannya.

“Di kami (PLN red) sudah diimbau bahwasanya keselamatan diri itu lebih penting, karena anak istri (keluarga) kita di rumah sangat membutuhkan kita,” ujar Wusono.

Sementara Jazuli (korban) saat ditemui oleh Reporter Suarabangsa.co.id di rumahnya pada Senin (13/09/2021) malam mengatakan, dirinya mengatakan sangat bersyukur bisa selamat.

“Ini murni kecelakaan kerja yang disebabkan oleh faktor alam (kilatan petir) mbak, karena saya pas mau melakukan pekerjaan saya, cuaca pada saat kemarin sedang mendung disertai hujan rintik-rintik,” tuturnya.

Baca Juga:  Ada Fee untuk Guru, Begini Komentar Dua Lembaga yang Menaungi Pendidikan di Bojonegoro

Jazuli juga menerangkan bahwa dirinya keatas tiang listrik naik melalui tangga terlebih dahulu dari satu temannya, dikarenakan ia akan memasang Grounding terlebih dahulu, sebelum naik ke atas, Jazuli sudah mengecek dan memastikan bahwa aliran listrik itu memang benar-benar sudah padam (Short).

“Aliran listrik sudah padam, serta APD saya lengkap, kemudian saat sudah berada diatas, tepatnya ketika saya mau memasang Grounding, tiba-tiba saya merasa kesetrum dan akhirnya jatuh,” ucapnya.

Ditanya terkait rasa trauma Jazuli menjawab dengan enteng “sama sekali tidak” malah dirinya ingin cepat sembuh dan bisa kembali bekerja seperti sedia kala.

Baca Juga:  Pasien Covid-19 Sembuh Bertambah 1 Orang, dan 1 Orang Pasien Salah Informasi Data Lagi

“Saya berharap bisa kembali bekerja seperti semula dengan teman-teman di lapangan,” imbuhnya.

Berita Terkait

Dua Jenazah Korban KMP Mutiara Sentosa II Diserahkan ke Keluarga, Tim DVI Lanjutkan Identifikasi Korban Lain
KDKMP di Sumenep Disorot, DPRD Singgung Lelang, Kepala Desa Minta Dilibatkan
Amos Gelar FGD Bertajuk ‘Pembangunan KDKMP: Antara Bisnis atau Proyek?’, Soroti Tatakelola
Sahkan Perda Pariwisata dan Kabupaten Layak Anak, Bupati Bojonegoro: Bukti Sinergi Kuat Pemkab dan DPRD
Terima Penghargaan di Malang, Cantika Wahono Beberkan Kunci Sukses Inovasi PKK Bojonegoro
Peringati Harkopnas ke-79, Pasar Wisata Bojonegoro Dipadati Ribuan Peserta Jalan Sehat
Bupati Setyo Wahono Lepas Jalan Sehat Harkopnas: Koperasi Pilar Utama Ekonomi Bojonegoro
Lewat Program IVF Morula Surabaya, Pasutri Sumenep Akhirnya Miliki Bayi Kembar Setelah 22 Tahun

Berita Terkait

Selasa, 4 Agustus 2026 - 13:24 WIB

Dua Jenazah Korban KMP Mutiara Sentosa II Diserahkan ke Keluarga, Tim DVI Lanjutkan Identifikasi Korban Lain

Kamis, 2 Juli 2026 - 14:28 WIB

Ribuan Relawan MBG di Pamekasan Gelar Aksi, Dukung Keberlanjutan MBG

Senin, 22 Juni 2026 - 20:13 WIB

Demo Program MBG di Bojonegoro, Massa Desak KPK Turun Tangan, DPRD Ancam Tutup Dapur Nakal

Sabtu, 13 Juni 2026 - 18:27 WIB

PPIH Bantah Tiga Jemaah Haji Kloter 77 asal Sumenep Terlantar di Madinah

Sabtu, 13 Juni 2026 - 18:20 WIB

Sejumlah Jemaah Haji Asal Sumenep Dikabarkan Terlantar di Madinah

Sabtu, 11 April 2026 - 17:34 WIB

BEM Malang Raya Turun Jalan, Tuntut Kasus Penyiraman Air Keras Harus Diproses Secara Adil Tanpa Kompromi

Kamis, 9 April 2026 - 18:17 WIB

Aliansi Mahasiswa Dan Masyarakat Sipil Datangi Istana Merdeka, Sampaikan 3 Tuntutan Kepada Presiden RI

Sabtu, 14 Februari 2026 - 19:00 WIB

Gandeng Komdigi, Wihadi Wiyanto Bawa Program Literasi Digital dan Biometrik ke Bojonegoro-Tuban untuk Perangi Scamming

Berita Terbaru