SUMENEP, SUARABANGSA.co.id – Puskesmas Legung, Kecamatan Batang-Batang, Kabupaten Sumenep terus akan melakukan inovasi baru setelah peresmian gedung yang megah.
Selain terus melakukan pembenahan di sektor pelayanan mutu kesehatan bagi masyarakat. Puskesmas Legung merencanakan menjadikan Puskesmas Pariwisata.
Kepala Puskesmas Legung, Hj Titik Nurhayati, SST mengatakan bahwa pihaknya akan menjadikan Puskesmas Legung sebagai ‘Puskesmas Pariwisata’ dengan membuka layanan kesehatan di lokasi wisata Pantai Lombang.
“Insyaallah cita-cita kami semua di sini, nanti secepatnya kami akan membuka layanan kesehatan di Pantai Lombang setiap hari kerja. Jadi, layanan ini dikhususkan bagi wisatawan,” tutur Titik.
Mantan Bidan Koordinator Puskesmas Dasuk menambahkan, pihaknya akan melakukan sejumlah upaya untuk mewujudkan cita-cita bersamanya itu.
“Kita akan bicarakan dulu dengan pak camat, sebagai kepala wilayah Batang-Batang, nanti kita juga akan bicarakan dengan UPT Wisata Lombang,” imbuhnya.
Nantinya, menurut Titik pihaknya akan membuka layanan kesehatan di lokasi Wisata Pantai Lombang setiap hari kerja.
“Tidak ada pengobatan di sana. Nanti untuk penanganan pertama ada di sana, misal ada kecelakaan,” sambungnya.
Ia memastikan, pihaknya akan secepatnya bergerak dalam mewujudkan Puskesmas Pariwisata tersebut.
Sebelumnya, pada Jumat (04/03/2022) Bupati Sumenep Achmad Fauzi meresmikan gedung baru Puskesmas Legung dan Puskesmas Masalembu.
Dua bangunan puskemas ini merupakan puskemas yang paling megah di Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur.
Sehingga dengan peresmian gedung baru tersebut, diharapkan keberadaannya bermanfaat untuk masyarakat di 7 desa yang masuk wilayah kerja Puskesmas Legung. Yakni Desa Lombang, Bilangan, Dapenda, Legung Barat, Legung Timur, Jangkong dan Nyabakan Barat.
Titik optimis dengan gedung baru yang memadai bersama pelayanan yang baik secara perlahan akan membuat masyarakat mencintai Puskesmas Legung yang selama ini dipandang sebelah mata.
Bahkan menurutnya, sejak pindah ke gedung baru yang megah tersebut persentase pasien sudah meningkat lebih dari 50 persen.
“Insyaallah perlahan-lahan kami berupaya bagaimana Puskesmas ini dicintai oleh masyarakat sekitar. Sejak pindah ke gedung baru, persentase pasien sudah meningkat 60 persen,” pungkas Titik.

















