Mafia Pupuk Diduga Terkena OTT APH, Komisi II: Pintu Masuk Polisi Ungkap Penyimpangan Pupuk Subsidi di Bondowoso

- Admin

Minggu, 27 Februari 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BONDOWOSO, SUARABANGSA.co.id Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Bondowoso mengapresiasi Aparat Penegak Hukum (APH) telah melakukan Operasi Tangkap Tangan (OTT) salah seorang sipir berinisial M Warga Desa Padasan diduga mafia pupuk dan mobilnya pickup pengangkut pupuk subsidi di wilayah Kecamatan Pujer.

Penangkapan 2 Ton pupuk subsidi jenis Phonska ini menjadi pintu masuk bagi polisi untuk mengungkap penyimpangan pupuk di Bondowoso.

Hal itu sebagaimana diutarakan oleh Ketua Komisi II DPRD Bondowoso, Andi Hermanto, pada media, Minggu (27/2/2022).

Lebih lanjut, Andi mengatakan, penangkapan ini merupakan sebuah prestasi di mata masyarakat petani, karena menjawab persoalan persoalan yang terang masalah pupuk subsidi di Kabupaten Bondowoso.

Baca Juga:  Momentum Idul Adha, Ponpes Salafiyah Syafi'iyah Az-Zahra Bondowoso Sembelih 3 Sapi dan 29 Kambing

“Atasnama Komisi II DPRD Bondowoso mengapresiasi, karena telah berhasil menangkap pelaku penyimpangan pupuk bersubsidi,” ujarnya.

Andi menuturkan, pada Tahun 2021 Bondowoso mendapatkan jatah dari PT. Petrokimia Gresik sebanyak 25 ribu ton. Namun, yang terealisasi kepada petani hanya sebanyak 19 ribu ton.

Dari jumlah yang tersalurkan itu, lanjut Andi, ada kelebihan 6 Ribu ton yang tidak jelas kemana lebihnya pupuk subsidi tersebut

“Mudah-mudahan Polres Bondowoso bisa mengungkap semuanya. kasus semacam ini sudah jadi sorotan masyarakat. Siapa yang bermain di balik raibnya pupuk subsidi itu, semoga polisi bisa mengungkap lebih jauh,” pungkasnya.

Baca Juga:  Hairul Anwar Resmikan Rumah Pemenangan Pilkada Sumenep, Dirinya Target 62 Persen Suara Saat Pilkada

Diberitakan sebelumnya, Aparat Penegak Hukum (APH) di Kabupaten Bondowoso melakukan operasi tangkap tangan (OTT) sopir berinisial M beserta mobil pickup yang mengangkut dua ton pupuk bersubsidi yang hendak diselewengkan di kawasan Kecamatan Pujer.

Saat ini mobil pengangkut pupuk Dua ton pupuk phonska subsidi sudah diamankan sebagai barang bukti di Polres Bondowoso.

Kabar itu tersiar dan viral setelah pemilik nomor 08525883xxxxx, yang diduga kuat anggo Polres Bondowoso menyampaikan informasi di grup WhatsApp distributor pupuk Bondowoso, Sabtu (26/2/2022).

“Selamat Siang rekan-rekan Distributor, diberitahukan bahwa penyalahgunaan pupuk subsidi di wilayah Bondowoso masih terjadi. Kami selaku APH melakukan tangkap tangan pagi ini sebanyak 2 ton pupuk subsidi yang disalahgunakan,” kata pemilik nomor 08525883xxxxx, yang diduga kuat anggo Polres Bondowoso.

Baca Juga:  Jual Sabu ke Pulau, Pemuda Legung Barat Diringkus Polisi

Lebih lanjut, dia menyatakan, secara administratif akan menyampaikan kepada Ketua KPPP.

“secara hukum akan kami proses sebagaimana ketentuan yang berlaku, sebagai informasi kepada rekan² distributor ke depan tidak terjadi lagi. Dum,” imbuhnya.

Sementara, AKP Agung Ari Wibowo Kasat Reskrim Polres Bondowoso, dalam grup Pokja Polres tidak menyangkal jika polisi telah melaporkan OTT.

Dia mengatakan, masih melakukan pendalam dan pengembangan terkait kasus tersebut.

“Masih pendalaman dan pengembangan cak, setelah selesai semua pasti dikabari,” tutupnya.

Berita Terkait

BEM Malang Raya Turun Jalan, Tuntut Kasus Penyiraman Air Keras Harus Diproses Secara Adil Tanpa Kompromi
Aliansi Mahasiswa Dan Masyarakat Sipil Datangi Istana Merdeka, Sampaikan 3 Tuntutan Kepada Presiden RI
Gara-gara Mercon, Warga Batuputih Gagal Rayakan Lebaran, Rumah Luluh Lantak
Dilaporkan Hilang, Seorang Anak di Bojonegoro Ditemukan Meninggal di Bekas Tambak
Soal Limbah di Persawahan, Kapolsek Dander Bojonegoro Turun Langsung Turun
Ironi Angka Kemiskinan Bojonegoro: Data Melandai, Tapi 122 Desa Masih Rentan
Petugasnya Dituding Tidak Sopan, DPRD Sampang Ingatkan Puskesmas Camplong Beri Pelayanan Maksimal
Pasien Mengeluh, Oknum Dokter di Puskesmas Camplong Tak Sopan

Berita Terkait

Rabu, 15 April 2026 - 20:32 WIB

Pemkot Blitar Disorot TKW Asal Tulungagung, Dugaan Ketidakharmonisan

Rabu, 15 April 2026 - 16:42 WIB

Terkendala Izin BBWS DPRD Bojonegoro dan Pihak Eksekutif Sidak Bengawan Solo

Rabu, 15 April 2026 - 15:26 WIB

Sinergi dan Inovasi Layanan Jadi Kunci Penyusunan Renja 2027 DKP Jatim

Selasa, 14 April 2026 - 10:50 WIB

Bojonegoro Borong Penghargaan TOP BUMD 2026, Sinyal Positif Tata Kelola Ekonomi Daerah

Selasa, 14 April 2026 - 00:55 WIB

Dugaan Penggelapan Pembelian Mesin Es Rp500 Juta, warga Tapelan Laporkan AB mantan menejer PT BAI ke Polisi

Sabtu, 11 April 2026 - 19:10 WIB

Delegasi DPC Bojonegoro Tiba di Malang, Siap Sukseskan Konferda Projo Jatim 2026

Sabtu, 11 April 2026 - 16:06 WIB

SMSI Bojonegoro Berganti Nahkoda, Kustaji Resmi Gantikan Sasmito Anggoro

Kamis, 9 April 2026 - 19:18 WIB

LPG 3 Kg Langka di Bojonegoro, Harga Tembus Rp40 Ribu: DPRD Desak Sanksi Pidana bagi Oknum

Berita Terbaru