Video Mesum Muda Mudi Hebohkan Warga Sumenep

- Admin

Selasa, 18 Januari 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMENEP, SUARABANGSA.co.id – Video mesum yang diduga diperankan oleh muda-mudi menghebohkan Kabupaten Sumenep.

Video tak senonoh yang viral di aplikasi perpesanan instan tersebut terdiri dari 2 versi. Video pertama berdurasi 0.05 detik, sementara video lain dengan durasi lebih panjang 0.12 detik.

Berdasarkan informasi dari sumber terpercaya, seperti dikutip dari wartazone.com menyebutkan jika 2 video mesum tersebut diduga kuat diperankan seorang perempuan dengan pria berbeda.

“Sudah banyak yang punya video itu, sudah bukan rahasia lagi mas, sudah viral,” tutur IM, seperti dikutip dari wartazone.com, Selasa (18/1/2021).

Baca Juga:  Kapolres Sumenep Acak-acak Gudang Beras Oplos

Sumber mengatakan, perempuan dalam video disebut-sebut berasal dari kepulauan terdekat yang kini tinggal di wilayah Kota Sumenep. Dia putri pengusaha ternama di Sumenep, yang pernah bekerja di bank.

Pemeran pria dalam video pertama diduga lulusan kesehatan, sementara pemeran kedua informasinya putra pengusaha di Sumenep.

“Teman-teman sudah banyak yang tahu kok,” singkatnya.

Merespon video mesum yang menyebar di tengah kehidupan warga, Sekretaris Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Sumenep, Musthafa mengajak semua pihak agar bersama-sama menjaga nama baik Sumenep.

“Sumenep menjadi tidak elok kalau seperti itu. Ayolah sama-sama menjaga ketentraman,” katanya.

Baca Juga:  Disangka Jadi Pemeran Video Mesum, Wanita Ini Ditempeleng Kades

Menurut Musthafa, menyebarnya video mesum seperti yang terjadi saat ini akan merusak mental kader bangsa. “Itu akan merusak mental orang dan agama juga sudah jelas melarang. Kan video itu akan terus menyebar,” ujarnya.

Karena itu, pihaknya mengajak warga Sumenep agar kembali pada ajaran agama untuk tidak melakukan perbuatan yang dilarang. Perilaku tidak baik, kata dia, diakui akibat banyak faktor.

“Bisa terjadi karena pengaruh lingkungan atau juga faktor ekonomi. Dan bisa saja karena didorong oleh sebuah keinginan sehingga ingin mengulangi lagi,” katanya. (*)

Baca Juga:  Gelar Workshop Review Kurikulum Merdeka, Kepsek SMK Al Karimiyyah Pastikan Cetak Peserta Didik Go Internasional

Berita Terkait

Pemkab Sampang Terus Distribusikan Air Bersih Bagi Warga Terdampak Kekeringan
Warga Batang-Batang Sumenep Ditemukan Meninggal Terbakar
Warga Bungur Bojonegoro Hantam Ibunya Pakai Paving, Lalu Menyerah Tanpa Busana
Jejak Sindikat Narkoba Terendus di Laut Kepri, 2,6 Ton Sabu Cair Digagalkan
Seorang Pria di Longos Sumenep Ditemukan Meninggal, Diduga Gantung Diri
DVI Polda Jatim Serahkan Seluruh Jenazah Korban KM Mutiara Sentosa II Kepada Keluarga
Dua Jenazah Korban KMP Mutiara Sentosa II Diserahkan ke Keluarga, Tim DVI Lanjutkan Identifikasi Korban Lain
Tim DVI Berhasil Ungkap Identitas Lima Korban KMP Mutiara Sentosa II

Berita Terkait

Kamis, 22 Oktober 2026 - 16:11 WIB

Pimpin Apel Hari Santri, Bupati Sumenep Ingatkan Pentingnya Peran Santri Menjaga Kerukunan Sosial dan Kebudayan

Kamis, 22 Oktober 2026 - 13:04 WIB

Fraksi Gerindra DPRD Bojonegoro Beri 5 Catatan APBD 2027

Kamis, 22 Oktober 2026 - 13:01 WIB

Sampaikan Nota Penjelasan Raperda APBD 2027, Bupati Bojonegoro Tekankan Beberapa Poin Ini

Kamis, 8 Oktober 2026 - 15:56 WIB

Pemkab Sampang Terus Distribusikan Air Bersih Bagi Warga Terdampak Kekeringan

Rabu, 7 Oktober 2026 - 14:36 WIB

DHL Express Perkuat Keamanan Logistik, Surabaya Gateway Kini Bersertifikat TAPA

Rabu, 7 Oktober 2026 - 10:14 WIB

Misteri Kurang Salur ADD : Kepala Bapenda Bojonegoro Ngaku Tak Punya Data 2015–2021

Selasa, 6 Oktober 2026 - 00:36 WIB

Lepas Ketergantungan Migas, Bojonegoro Bidik Agroindustri Lewat 5 Perda Baru

Kamis, 24 September 2026 - 00:38 WIB

DPRD Bojonegoro Bahas Perubahan 5 Raperda, FPPKN Tegaskan Catatan Penting

Berita Terbaru