Penggali Batu di Sumenep Tertimpa Reruntuhan, Kepalanya Pecah

- Admin

Senin, 22 November 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMENEP, SUARABANGSA.co.id – Penggali batu bata di Kecamatan Batuputih Kabupaten Sumenep Madura Jawa Timur mengalami tewas tertimpa reruntuhan batu, Minggu (21/11/2021) sekitar pukul 14.00 WIB.

Korban diketahui bernama Munasu warga Dusun Panjalin RT 06 RW 09 Desa Juruan Daya Kecamatan Batuputih.

Kasubag Humas Polres Sumenep, AKP Widiarti S mengatakan bahwa sekitar pukul 14.00 wib siang korban bersama saudara dan istrinya yang bernama Surenni (50) berangkat menuju Jurang galian batu bata di Dusun Panjalin Desa Juruan Daya Kecamatan Batuputih Kabupaten Sumenep.

Baca Juga:  Gelar Aksi di Kantor DPRD Sumenep, Pendemo Bawa Pocong

“Korban Munasu bersama keluarganya menggali batu, dan kondisi masih bekerja tiba-tiba ada Bulatan Batu yang longsor/jatuh ke arah korban,” terangnya.

Sehingga Korban kejepit oleh bulatan batu tersebut. Dan korban Munasu Meninggal di tempat.

“Korban mengalami luka pecah di tulang batok kepala sampai otaknya terhambur, dan di lengannya juga mengalami luka robek,” imbuhnya.

Selanjutnya korban oleh keluarganya dibantu oleh para warga diangkat dari jepitan bulatan batu tersebut dan dibawa pulang ke rumahnya.

Dan pihak keluarga korban tidak mau untuk dilakukan otopsi dan pihak keluarga korban membuat surat pernyataan penolakan untuk tidak dilakukan otopsi luar/dalam.

Baca Juga:  Truk Bermuatan Sayur Tabrak Suzuki Carry di Sumenep, Satu Orang Tewas

Berita Terkait

Lampu Sorot di Balik Panggung Konser: Menyoal Transparansi Dana Sponsor dan CSR BPR Bank Daerah Bojonegoro
Sengketa TKD Desa Belun Temui Jalan Buntu: Camat Temayang Bungkam, Dinas PMD Sebut Tak Bisa Bergerak Tanpa Dokumen
Wujudkan Asta Cita Melalui Otoda, Pemkab Bojonegoro Raih Prestasi Penyelenggaraan Pemerintahan Terbaik 2025
HUT BPR Bojonegoro Ke-30 Menuai Sorotan: Diduga Tabrak Perda KTR dan Regulasi Sponsor Rokok
Aset Desa Berubah Jadi Milik Pribadi Ahli Waris Pemdes Sebelumnya, Program Koperasi Merah Putih Terancam Layu Sebelum Berkembang
Warga Pamekasan Ini Butuh Uluran Tangan, Hidup Dalam Keterbatasan
Moch Mansur: IPSI Bojonegoro Harus Tegak Lurus pada Aturan, Jangan Terpancing Klaim Sepihak
KDMP di Desa Belun Bojonegoro terganjal dengan SHGB dan SHM, desa Belun terancam tidak punya KDMP

Berita Terkait

Rabu, 29 April 2026 - 19:47 WIB

Lampu Sorot di Balik Panggung Konser: Menyoal Transparansi Dana Sponsor dan CSR BPR Bank Daerah Bojonegoro

Selasa, 28 April 2026 - 12:11 WIB

Sengketa TKD Desa Belun Temui Jalan Buntu: Camat Temayang Bungkam, Dinas PMD Sebut Tak Bisa Bergerak Tanpa Dokumen

Senin, 27 April 2026 - 17:58 WIB

Wujudkan Asta Cita Melalui Otoda, Pemkab Bojonegoro Raih Prestasi Penyelenggaraan Pemerintahan Terbaik 2025

Minggu, 26 April 2026 - 11:45 WIB

HUT BPR Bojonegoro Ke-30 Menuai Sorotan: Diduga Tabrak Perda KTR dan Regulasi Sponsor Rokok

Sabtu, 25 April 2026 - 20:11 WIB

Aset Desa Berubah Jadi Milik Pribadi Ahli Waris Pemdes Sebelumnya, Program Koperasi Merah Putih Terancam Layu Sebelum Berkembang

Jumat, 24 April 2026 - 19:59 WIB

Moch Mansur: IPSI Bojonegoro Harus Tegak Lurus pada Aturan, Jangan Terpancing Klaim Sepihak

Jumat, 24 April 2026 - 08:15 WIB

KDMP di Desa Belun Bojonegoro terganjal dengan SHGB dan SHM, desa Belun terancam tidak punya KDMP

Jumat, 24 April 2026 - 08:10 WIB

Polemik Konser 3 Dekade BPR Bojonegoro: Antara Isu Anggaran Rp1,1 Miliar, Penjualan Tiket, dan Transparansi Aset Daerah

Berita Terbaru