Berbagai Alat Musik Serta Tarian Tradisional Asal Pamekasan Ikut Meriahkan Penutupan MTQ ke XXIX

- Admin

Selasa, 9 November 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PAMEKASAN, SUARABANGSA.co.id – Penutupan Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) ke-29 Jawa Timur yang digelar di halaman Mandhapa Agung Ronggosukowati, Jl Pamong Praja Nomor 1 Pamekasan, Rabu (10/11/2021) malam akan dimeriahkan dengan musik tradisional Pak Kopak.

Bupati Pamekasan, Badrut Tamam saat meninjau persiapan pesta penutupan mengatakan, alat musik ini bisa dipakai petani untuk mengusir burung yang mengganggu tanaman.

“Alat musik ini sebagai spirit kami untuk mengusir virus corona dari Jawa Timur dan Indonesia,” ujarnya.

Memainkan alat musik akan dilakukan serentak oleh Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa bersama dengan para tamu undangan, serta para kafilah-kafilah yang hadir pada acara penutupan MTQ yang XXIX.

Baca Juga:  Semua Anggota DPRD Pamekasan Dilaporkan ke KPK

“Kita harus yakin bahwa potensi Pamekasan ini sangat luar biasa. Dari Pamekasan kita suguhkan tidak hanya untuk Jawa Timur, tapi juga untuk Indonesia,” imbuhnya.

Selain itu, masyarakat dan undangan akan dihibur lagu-lagu tradisional Madura, seperti Ole Olang, Tandhu’ Majeng, Ngapote, Lir Sa Alir, Pajer Lagghu dan lainnya yang dibawakan oleh tim paduan suara dari SMAN 1 Kabupaten Pamekasan. Kemudian, tari-tarian tradisional dari Pamekasan.

“Untuk itu, konsep penutupan kami menampilkan parade lagu-lagu Madura. Kemudian juga tari-tarian tradisional yang menggambarkan bahwa orang Madura itu ramah-ramah dan melepas tamu dengan baik,” imbuhnya.

Baca Juga:  Subdenpom V/4-3 Pamekasan Laksanakan Ops Gaktib

Ia berharap, pelaksanaan MTQ Pamekasan bisa menjadi contoh dan inspirasi kabupaten/kota lainnya di Jawa Timur. Baik sukses membangkitkan ekonominya, maupun atmosfir Qur’aninya.

“Terimakasih pada semua pihak yang terlibat menyukseskan pelaksanaan MTQ di Pamekasan, terutama sukses dalam disiplin protokol kesehatan,” tambahnya.

Berita Terkait

Lindungi Lahan Pertanian dan Industri, Bojonegoro Godok Revisi RTRW
Perdami Jatim Gelar Baksos Operasi Katarak di RSUD Padangan, Tekan Angka Kebutaan di Bojonegoro
RSUD Padangan Gelar Baksos Operasi Katarak, Dinkes Bojonegoro Dorong Peningkatan Layanan dan Naik Kelas
Puncak Hari Jadi Bojonegoro ke-349, RSUD Padangan Bebaskan Biaya Operasi Katarak dan Obat-obatanya
DPMD Sumenep Mulai Proses Tahapan Pilkades Serentak 2027
Independensi PWI Dipertanyakan: Rangkap Jabatan BUMN Pengurus PWI Pusat Disorot Tajam
Wisata Sumber Grogolan Bojonegoro Diserbu Ribuan Pengunjung, UMKM Ikut Panen Berkah
Gantikan Night Carnival, Festival Sandur dan Pesta Rakyat Meriahkan HJB ke-349

Berita Terkait

Selasa, 3 November 2026 - 13:28 WIB

Lindungi Lahan Pertanian dan Industri, Bojonegoro Godok Revisi RTRW

Minggu, 1 November 2026 - 01:39 WIB

Perdami Jatim Gelar Baksos Operasi Katarak di RSUD Padangan, Tekan Angka Kebutaan di Bojonegoro

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 11:06 WIB

Puncak Hari Jadi Bojonegoro ke-349, RSUD Padangan Bebaskan Biaya Operasi Katarak dan Obat-obatanya

Senin, 26 Oktober 2026 - 19:01 WIB

DPMD Sumenep Mulai Proses Tahapan Pilkades Serentak 2027

Senin, 26 Oktober 2026 - 18:45 WIB

Independensi PWI Dipertanyakan: Rangkap Jabatan BUMN Pengurus PWI Pusat Disorot Tajam

Minggu, 25 Oktober 2026 - 12:51 WIB

Wisata Sumber Grogolan Bojonegoro Diserbu Ribuan Pengunjung, UMKM Ikut Panen Berkah

Minggu, 25 Oktober 2026 - 11:22 WIB

Gantikan Night Carnival, Festival Sandur dan Pesta Rakyat Meriahkan HJB ke-349

Jumat, 23 Oktober 2026 - 03:31 WIB

Plat ‘G 1812 AN’ Nyelonong di Pawai Api Abadi, Kapolres Bojonegoro Buka Suara

Berita Terbaru