Dapat Kucuran DBHCHT, RSUD Moh Anwar Sumenep Lengkapi Sarana Kesehatan

DBHCHT Sumenep

SUMENEP, SUARABANGSA.co.id – Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr H Moh Anwar Sumenep mendapat kucuran Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT) Tahun 2021 sebasar Rp. 4.120 miliar.

Dengan dana tersebut, RSUD dr H Moh Anwar melengkapi sarana pelayanan kesehatan demi kenyamanan warga Sumenep.

“Dana Rp 4,1 miliar ini untuk penyediaan supporting daya berupa pengadaan UPS (Uninterruptible Power Supply,red) sebesar Rp 2 miliar, mobil ambulans Rp 980 juta, dan penyediaan media operasi atau peralatan operasi (alat kedokteran bedah) Rp 640 juta. Termasuk Rp 500 juta untuk pengadaan hepafilter,” terang Direktur RSUD dr Moh Anwar Sumenep, dr. Erliyati, M.Kes. Rabu (14/10/2021).

Baca Juga:  Kegiatan SLPTT Salah Satu Program DBHCHT yang Cerdaskan Masyarakat Dalam Bertani Tembakau

Ketersediaan UPS di rumah sakit, dinilai sangat penting pada situasi emergensi. Seperti di ruang operasi maupun ruang yang membutuhkan daya listrik stabil, maka ketersediaan UPS tidak bisa dihindari.

“UPS ini sangat penting, misal pun terjadi gangguan (mati) daya, akan disupport dengan UPS, jadi akan tetep stabil, karena bisa bertahan sekitar 30 menit,” urainya.

Sementara prihal penambahan mobil ambulans, dinilai tidak kalah pentingnya, karena sangat dibutuhkan manakala ada pasien yang butuh untuk rujukan.

“Saat ini kita ada 3 mobil ambulans, kemudian dari DBHCHT kita anggarkan 1 unit ambulans emergensi, di dalamnya terdapat peralatan lengkap emergensi untuk memastikan pasien yang dibawa terkontrol dengan baik,” sebutnya.

Baca Juga:  Wakapolda Jatim Tinjau Tiga Titik Posko Operasi Yustisi Semeru 2020

“Begitu juga mengenai pengadaan peralatan operasi, tentu untuk membantu kelancaran tindakan, termasuk ada meja tindakan kemo (kemoterapi,red). Kemudian pengadaan hepafilter, itu berfungsi untuk menyaring udara, penting di saat pandemi ini, udara di ruang perawatan disaring menggunakan alat itu,” imbuh dr. Erli.

Untuk rampungnya pengadaan sarana prasarana pelayanan kesehatan dari DBHCHT, dr Erli optimis sebelum tutup tahun 2021, semua peralatan tersebut sudah dapat dinikmati masyarakat ujung timur pulau garam.

Leave a Reply