Buntut Kasus Pembacokan, Keluarga Korban Ramai-ramai Datangi Polsek Robatal Sampang

- Admin

Sabtu, 31 Juli 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SAMPANG, SUARABANGSA.co.id Keluarga korban pembacokan, Suhud (43) asal Desa Tragih, Kecamatan Robatal, Kabupaten Sampang, Madura, Jawa Timur, beramai-ramai mendatangi Mapolsek setempat pada Sabtu (31/07/2021).

Informasi yang diterima kontributor suarabangsa.co.id, kedatangan mereka untuk melapor sekaligus meminta kepolisian menangkap pelaku pembacokan yang menyebabkan korban mengalami luka sabetan senjata tajam.

Kapolsek Robatal AKP Firman Widyaputra Lukman membenarkan kejadian yang dialami korban. Menurutnya, kedatangan sejumlah warga Desa Tragih itu untuk mengantar korban pembacokan.

“Iya benar, TKP di Desa Pandiyangan. Mereka itu ikut mengawal korban untuk melaporkan adanya kejadian pembacokan,” kata Firman saat dikonfirmasi via telepon selulernya.

Baca Juga:  Memanas! Organisasi Sayap Partai PPP Sampang Adukan Dedi Dores ke Polisi dengan Pasal Fitnah

Menurut Firman, peristiwa pembacokan itu berawal dengan adanya kasus pencurian hewan sapi. Saat itu, korban menelusuri hingga ke Desa Pandiyangan kemudian ada sekelompok warga di desa setempat yang merasa keberatan.

“Kelompok warga yang merasa keberatan itu tiba-tiba menghadang rombongan korban hingga terjadi pembacokan. Untuk luka korban tidak terlalu serius, hanya luka gores di kening sebelah kanan,” ungkapnya.

Saat ini, kata dia, Polsek Robatal masih memeriksa korban dan juga sejumlah saksi. Pihaknya berjanji akan berupaya melakukan penangkapan kepada pelaku pembacokan itu.

Baca Juga:  Sekretaris Komisi I DPRD Sampang: Jika Pilkades Serentak Ditunda Saya Orang Pertama yang Akan Turun Jalan

“Kasus ini masih kita selidiki sambil lalu menunggu tim dari Polres Sampang. Sudah ada beberapa saksi yang dimintai keterangan, termasuk korban,” tandasnya.

Berita Terkait

Tukang Sapu SPBU Glagahwangi Bojonegoro yang Pernah Viral Kena PHK, Dituduh Gelapkan Uang Perusahaan
Koperasi Desa Merah Putih Desa Ngampel, Utamakan Pengurus dan Pengelola Warga Lokal
Bupati Bojonegoro Dampingi Wakil Panglima TNI Tinjau Kesiapan Peluncuran KDMP
Sering Jadi Penyebab Laka, Polsek kota dan Damkar Bojonegoro Lakukan Ini
PT BPR Bojonegoro Bungkam Soal Anggaran Konser Rp1,1 Miliar
Warga Manfaatkan Gudang KDKMP Grebegan untuk Senam, Kades: Upaya Meramaikan KDMP ke Depan
Dukung BUMD Pangan Bojonegoro, Eko Wahyudi: Jadi Instrumen Percepatan Asta Cita di Daerah
Perkuat Ketahanan Pangan, Eko Wahyudi Tekankan Sinergi Penyuluh dan Petani di Bojonegoro

Berita Terkait

Rabu, 13 Mei 2026 - 19:05 WIB

Tukang Sapu SPBU Glagahwangi Bojonegoro yang Pernah Viral Kena PHK, Dituduh Gelapkan Uang Perusahaan

Rabu, 13 Mei 2026 - 09:39 WIB

Koperasi Desa Merah Putih Desa Ngampel, Utamakan Pengurus dan Pengelola Warga Lokal

Selasa, 12 Mei 2026 - 19:43 WIB

Bupati Bojonegoro Dampingi Wakil Panglima TNI Tinjau Kesiapan Peluncuran KDMP

Senin, 11 Mei 2026 - 17:50 WIB

Sering Jadi Penyebab Laka, Polsek kota dan Damkar Bojonegoro Lakukan Ini

Sabtu, 9 Mei 2026 - 17:22 WIB

Warga Manfaatkan Gudang KDKMP Grebegan untuk Senam, Kades: Upaya Meramaikan KDMP ke Depan

Sabtu, 9 Mei 2026 - 17:20 WIB

Dukung BUMD Pangan Bojonegoro, Eko Wahyudi: Jadi Instrumen Percepatan Asta Cita di Daerah

Sabtu, 9 Mei 2026 - 14:16 WIB

Perkuat Ketahanan Pangan, Eko Wahyudi Tekankan Sinergi Penyuluh dan Petani di Bojonegoro

Kamis, 7 Mei 2026 - 23:58 WIB

Menguak “Tanah Celengan” di Belun, dari Pengakuan Ahli Waris dan Sikap Kadin PMD “Buang Badan” terkait kasus Belun

Berita Terbaru

Politik

Menjelang Muscab PPP Bojonegoro, Suhu Politik Memanas

Senin, 11 Mei 2026 - 16:27 WIB