Bersama PMI Jatim, Pemkab Probolinggo Terjunkan Kendaraan Bermuatan 5000 Liter Disinfektan

- Admin

Jumat, 30 Juli 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PROBOLINGGO, SUARABANGSA.co.id – Sebagai upaya percepatan penanganan pandemi Covid-19 di tengah masyarakat, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Probolinggo bersama Palang Merah Indonesia (PMI) Provinsi Jawa Timur menurunkan kendaraan khusus bermuatan 5.000 liter disinfektan (Gunner).

Kendaraan PMI yang sudah didesain secara khusus untuk melakukan penyemprotan disinfektan secara masif dengan metode pengkabutan ini akan beroperasi selama 2 (dua) hari di wilayah Kabupaten Probolinggo, Jum’at dan Sabtu ((30-31/7/2021).

Diutamakan disepanjang jalur pantura dan sekitar fasilitas publik yang ditengarai memiliki transmisi virus yang sangat banyak dengan aktifitas masyarakat yang sangat padat.

Untuk hari pertama Jum’at (30/7/2021), mobil Gunner tersebut akan beroperasi di wilayah Kota Kraksaan dan sekitarnya serta diupayakan juga sampai di wilayah Paiton dan sekitarnya.

Baca Juga:  DKPP Probolinggo Lakukan Pengendalian OPT

Sedangkan untuk hari kedua, Sabtu (31/7/2021) akan difokuskan di wilayah Kecamatan Dringu dan diharapkan juga bisa mengakses wilayah Kecamatan Gending sampai Sumberasih. Jadi utamanya di daerah Pantura yang memang transmisinya sangat banyak dan aktifitas penduduk yang sangat padat.

Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Probolinggo H Soeparwiyono saat memimpin kegiatan ini menyampaikan ucapan terimakasih kepada PMI yang memang selama ini telah beberapa kali menurunkan Gunner di wilayah Kabupaten Probolinggo. Diharapkan melalui kegiatan ini dapat membantu memutus mata rantai penyebaran Covid-19.

“Mewakili Ibu Bupati selaku Ketua Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Probolinggo kami sampaikan terima kasih kepada PMI Provinsi Jawa Timur yang telah membantu Pemkab Probolinggo selama dua hari ke depan dalam penanganan pandemi Covid-19 melalui penyemprotan disinfektan secara masif di tengah lingkungan masyarakat dan fasilitas umum, utamanya di wilayah zona merah penyebaran Covid-19,” katanya.

Baca Juga:  Sambut Hari Bumi, Mercure Surabaya Grand Mirama Usung ECO Ramadan Peduli Terhadap Lingkungan

Memperhatikan dinamika saat ini di Jawa dan Bali, Sekda Soeparwiyono menuturkan keprihatinannya atas lonjakan kasus terkonfirmasi Covid-19 dengan angka kematian yang cukup tinggi. Pihaknya berharap pandemi Covid-19 segera berakhir, sehingga tidak berdampak lebih serius pada segala lini sektor.

“Oleh karenanya kita membutuhkan kebersamaan dengan segenap elemen masyarakat untuk melaksanakan protokol kesehatan 5M dengan disiplin dan ketat. Karena kuncinya hanya itu, jika kita bisa melaksanakan dengan baik dengan disertai kekuatan doa maka pandemi akan segera berakhir,” tegasnya.

Baca Juga:  Akses Jalan Longsor di Perbatasan Talkandang - Pakuniran Segera Diperbaiki

Sementara Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Probolinggo selaku Ketua PMI Kabupaten Probolinggo dr Shodiq Tjahjono menghimbau kepada masyarakat bahwa virus yang saat ini sudah berada di tengah masyarakat ini adalah varian delta yang sangat berbeda karakternya dengan sebelumnya. Virus ini cenderung lebih mudah masuk dan menyerang sistem pernafasan bagian bawah, sehingga memang fatalitasnya lebih tinggi.

“Oleh karena itu tidak ada yang lebih baik selain mencegah diri dan keluarga serta lingkungan kita dari penularan dengan cara penerapan protokol kesehatan 5M secara ketat dan disiplin. Karena kalau sampai terpapar maka resikonya sangat tinggi baik biaya maupun nyawa,” katanya.

Berita Terkait

DPC Demokrat Bojonegoro Serap Aspirasi Warga dalam Reses dan Perayaan HUT ke-25
Reog hingga Kambing Meriahkan Malam Puncak Voli Antar-RT di Desa Ngampel Kapas Bojonegoro
Bahas Masalah Transportasi Laut, Bupati Sumenep Perjuangkan Masyarakat Kepulauan ke Kementerian Perhubungan
DPRD Sumenep Gelar Paripurna Penyampaian Nota Keuangan RAPBD Perubahan Tahun Anggaran 2026
Rayakan HUT RI ke-81, Pemkab Bojonegoro Beri Tali Asih untuk Veteran Kemerdekaan
Pembangunan KDKMP Meddelan Lenteng Sumenep Mendapat Sorotan, Tak Sesuai Spek?
INKADHA dan BAZNAS Sumenep Bersinergi, Perkuat Pendidikan dan Pemberdayaan Ekonomi Umat
Seorang Pria di Longos Sumenep Ditemukan Meninggal, Diduga Gantung Diri

Berita Terkait

Selasa, 18 Agustus 2026 - 20:39 WIB

DPRD Sumenep Gelar Paripurna Penyampaian Nota Keuangan RAPBD Perubahan Tahun Anggaran 2026

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 22:03 WIB

APBD Perubahan Bojonegoro 2026 Disepakati, Setyo Wahono Minta Perangkat Daerah Hindari Proyek Mangkrak

Kamis, 6 Agustus 2026 - 08:22 WIB

Banyak Kepala OPD Absen di Rapat Strategis KUA-PPAS, DPRD Sumenep Kecewa Berat

Kamis, 23 Juli 2026 - 05:18 WIB

Pembangunan Bendungan Karangnongko Deadlock, DPRD Bojonegoro Desak Pucuk Pimpinan dan APH Turun Tangan

Kamis, 23 Juli 2026 - 05:15 WIB

Bupati Setyo Wahono Ajak Media Gaungkan Layanan Unggulan RSUD dan Rencana Kampus UB di Bojonegoro

Rabu, 22 Juli 2026 - 16:47 WIB

Dukung Ketahanan Pangan, Pemkab Bojonegoro Salurkan Bantuan Sarana Prasarana Pertanian

Jumat, 17 Juli 2026 - 17:57 WIB

Bupati Bojonegoro: Koperasi Modern Harus Jadi Penyerap Utama Hasil Bumi, Bukan Sekadar Papan Nama

Rabu, 8 Juli 2026 - 10:51 WIB

Meski Pendapatan Lampaui Target, DPRD Bojonegoro Soroti DBH Migas hingga Program Gayatri

Berita Terbaru