Diduga Kurang Perawatan, Kamera CCTV di Sejumlah Lokasi di Sampang Tak Berfungsi Maksimal

- Admin

Jumat, 30 April 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SAMPANG, SUARABANGSA.co.id  — Masih banyak persoalan lalu lintas di Kabupaten Sampang, Madura, Jawa Timur yang belum tuntas. Mulai dari semrawutnya lalu lintas, hingga kamera Closed Circuit Television (CCTV) yang berada di lampu Alat Pemberi isyarat Lalu Lintas (APILL) di sejumlah titik tidak berfungsi. Hal tersebut diduga karena kurangnya perawatan.

Padahal, kamera CCTV dipasang untuk dinikmati oleh masyarakat. Termasuk jika ada yang memerlukan rekamannya. Namun, jika tidak berfungsi, maka hal itu tidak ada bedanya dengan pajangan semata.

Baca Juga:  Hantam Bus, Pengendara Motor asal Robatal Sampang Tewas di Lokasi Kejadian

Kepala Bidang (Kabid) Darat Dinas Perhubungan Kabupaten Sampang, Agus Alfian membantah jika CCTV di sejumlah titik itu tidak berfungsi maksimal. Menurutnya, kondisi itu hanya karena mengalami gangguan. Dia memastikan, gangguan tersebut sifatnya hanya sementara atau tidak permanen.

“Bukan tidak berfungsi, ini mungkin dari sinyal dan itu hanya mengalami gangguan saja kok,” kata Agus saat dikonfirmasi kontributor suarabangsa.co.id diruang kerjanya, Jumat (30/04/2021).

Adanya gangguan CCTV di sejumlah titik itu, menurut dia, disebabkan karena koneksinya itu menggunakan radio wireless. Sehingga, tidak terkoneksi dengan ruang pantau di dishub. Dia memastikan permasalahan itu hanya pada jaringan. Sementara untuk kondisi seluruh kamera CCTV baik-baik saja.

Baca Juga:  Siswa Positif Covid-19, Pembelajaran Tatap Muka Sekolah Dasar di Sampang Ini Dihentikan Sementara

“Bukan mati. Ini bukan CCTV-nya yang mati, tapi tampungan jaringan yang di sini mungkin overload, ini kan pakai jaringan udara tidak langsung kabel karena kita menyatu dengan Kominfo,” tandas Agus.

Berita Terkait

Kasus BSPS Sumenep Segera Masuk Tahap Tuntutan
Kasus Dugaan Korupsi Pengadaan Logistik KPU Sumenep 2024 Memasuki Tahapan Ekspose ke Kejati Jatim
Baru Dilantik, Isu Rangkap Jabatan Pedangkat Desa Menanti Peran Kepala DPMD Sumenep
Soroti Belanja Modal dan Bansos yang Mandek, Golkar Bojonegoro Desak Evaluasi Total APBD 2025
Realisasi Pendapatan APBD Bojonegoro 2025 Lampaui Target, Capai 110,51 Persen
Perkuat Layanan Kanker, Siloam Hospitals Surabaya Operasikan LINAC dan CT Simulator
Resmikan PT NPHI, Bupati Bojonegoro Lepas Pengiriman Perdana 7,5 Ton Chip Porang
EastFood dan AllPack Surabaya 2026, Momentum Penguatan Industri Pangan, Kemasan, dan UMKM Nasional

Berita Terkait

Sabtu, 13 Juni 2026 - 18:27 WIB

PPIH Bantah Tiga Jemaah Haji Kloter 77 asal Sumenep Terlantar di Madinah

Sabtu, 13 Juni 2026 - 18:20 WIB

Sejumlah Jemaah Haji Asal Sumenep Dikabarkan Terlantar di Madinah

Sabtu, 11 April 2026 - 17:34 WIB

BEM Malang Raya Turun Jalan, Tuntut Kasus Penyiraman Air Keras Harus Diproses Secara Adil Tanpa Kompromi

Kamis, 9 April 2026 - 18:17 WIB

Aliansi Mahasiswa Dan Masyarakat Sipil Datangi Istana Merdeka, Sampaikan 3 Tuntutan Kepada Presiden RI

Sabtu, 14 Februari 2026 - 19:00 WIB

Gandeng Komdigi, Wihadi Wiyanto Bawa Program Literasi Digital dan Biometrik ke Bojonegoro-Tuban untuk Perangi Scamming

Sabtu, 13 Desember 2025 - 11:39 WIB

Olimpiade Sains dan Matematika Tingkat Asia (ASMOPSS) ke-15 Diikuti 6 Negara, Diselengarakan di Bojonegoro

Sabtu, 13 Desember 2025 - 07:22 WIB

Anggaran Melambung Tinggi, Dana Pokir DPRD Bojonegoro Menjadi Sorotan KPK

Sabtu, 13 Desember 2025 - 07:21 WIB

Sembilan Kades di Bojonegoro Diperiksa KPK

Berita Terbaru

IlusIlustrasi Kasus BSPS Sumenep

Daerah

Kasus BSPS Sumenep Segera Masuk Tahap Tuntutan

Kamis, 25 Jun 2026 - 12:53 WIB